Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden memang belum menunjuk secara definitif tokoh yang akan menggantikan Budi Gunawan.
08 Sep 2025 17:46 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto mengganti lima menteri Kabinet Merah Putih, salah satunya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan. Meski demikian, belum ada pengganti tetap Budi Gunawan. Presiden akan mengangkat pejabat ad interim.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas, pejabat ad interim Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan akan diduduki oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Menanggapi itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tidak membenarkan, tetapi juga tidak menampik.
Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden memang belum menunjuk secara definitif tokoh yang akan menggantikan Budi Gunawan dan akan mengangkat seorang pejabat ad interim. Akan tetapi, ia belum bersedia mengumumukan nama tokoh dimaksud karena keputusan belum ditandatangani oleh Presiden.
”Tunggu pengumuman,” ujarnya ditemui seusai pelantikan sejumlah menteri dan wakil menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025) sore.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/13/cf4cc07c8db93487ca05e4896856df15-IMG_20250313_145934_812.jpg)
Budi Gunawan adalah satu dari lima menteri yang diganti oleh Presiden. Keempat menteri lainnya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
Selain belum menentukan Menkopolkam yang baru, Presiden juga belum melantik Menteri Pemuda dan Olahraga yang menggantikan Dito Ariotedjo. Menurut Prasetyo, pengganti Dito sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan hari ini.
”Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan yang berikutnya,” kata Prasetyo Hadi.
Selain belum menentukan Menkopolkam yang baru, Presiden juga belum melantik Menteri Pemuda dan Olahraga yang menggantikan Dito Ariotedjo.
Sebelum pelantikan dimulai, Prasetyo Hadi menjelaskan, pelantikan menteri kali ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil revisi Undang-Undang Haji. Revisi undang-undang itu meningkatkan status Badan Penyelenggara Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/08/20f1ff11-d504-4032-842e-a32b7d50be8a_jpg.jpg)
Selain itu, dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan evaluasi, Presiden juga memutuskan untuk mengganti lima menteri Kabinet Merah Putih. Dari lima menteri yang diganti itu, terbatas tiga menteri baru yang dilantik, yakni Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Joko Yuliantono, dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Mukhtarudin. Selain itu, Presiden juga melantik Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.
Penulis:
Kurnia Yunita RahayuEditor:
Madina NusratPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto