Persib Bandung tidak hanya tampil dengan wajah baru. Juara bertahan ini memperagakan skema permainan anyar saat melawan Semen Padang.
09 Agt 2025 18:40 WIB · Olahraga
BANDUNG, KOMPAS — Persib Bandung tampil dengan wajah baru pada BRI Super League 2025-2026. Selain menurunkan deretan pemain anyar, Pelatih Persib Bojan Hodak mempraktikkan gaya baru saat laga perdana melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (9/8/2025).
Di akhir laga, Persib berhasil menang 2-0. Gol dicetak Uilliam Baros dan Febri Haryadi. Ini menjadi awal yang sempurna dalam upaya Persib mempertahankan gelarnya, sekaligus mencetak sejarah sebagai klub pertama yang meraih tiga gelar liga secara beruntun.
Pada tahun pertama musim kompetisi 2023-2024, Hodak cenderung mengikuti keunggulan pemain yang tersedia. Datang saat kompetisi sudah berjalan, ia mengeksploitasi kecepatan sisi sayap yang diisi Ciro Alves dan Beckham Putra.
Di depan, David da Silva dibiarkan bebas berkreasi. Hasilnya, David mencetak 27 gol atau terbanyak di liga. Di akhir musim, Persib keluar sebagai juara Liga 1.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/09/6c6b7149edf13ffa0c6a8b425370100f-large_beckham_sp_bar_09082025_9b998a4a5f.jpg)
Kemudian pada musim kompetisi 2024-2025, permainan Hodak bertumpu pada keseimbangan lini tengah. Gelandang serang Tyrone del Pino dan gelandang bertahan Dedi Kusnandar jadi pusat permainan. Saat itu, Da Silva mulai kerap cedera panjang dan Ciro termakan usia.
Hasilnya, Del Pino mencetak 18 gol atau terbanyak di Persib. Persib berhasil mempertahankan gelarnya.
Kali ini, pada pertandingan perdana Super League 2025-2026, Persib menampilkan skema permainan baru. Persib melepas Ciro, Da Silva, dan Del Pino. Menurunkan tujuh pemain asing anyarnya, Persib kini doyan bermain menyilang antarsayap.
Sayap kanan Berguinho kerap melempar umpan panjang ke sisi berlawanan. Sayap kiri Beckham Putra dan bek kiri Frans Putros juga kerap memindahkan serangan ke sisi berlawanan.
Kombinasi itu berulang kali terjadi dan berhasil membingungkan pemain lawan. Babak pertama belum berakhir, Semen Padang sudah mengantongi tiga kartu kuning.
Berulang kali dilakukan, skema itu membuahkan hasil. Bola panjang dari Beckham berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh penyerang tunggal Uilliam Baros pada menit ke-40.
Pada babak kedua, Semen Padang mencoba bermain lebih terbuka. Dari awalnya banyak bertahan, ”Kabau Sirah” nekat menyerang.
Penyerang sayap Armando Oropa masuk menambah daya gedor. Gelandang bertahan Ripal Wahyudi kebagian menyeimbangkan lini tengah.
Akan tetapi, pilihan Semen Padang keluar menyerang hanya membuat ”Maung Bandung” kian berbahaya. Serangan balik ala Hodak muncul dan leluasa diperagakan Persib pada babak kedua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/06/51c6e7587f7014334263d0944de5d628-persib_37b5f1fd41ea41e4b6fd701078ab4fed.jpg)
Pada menit ke-90, petaka terjadi. Pemain sayap anyar Saddil Ramdani bergerak dari kiri memberi bola kepada Febri Haryadi yang ada di kanan.
Minim penjagaan, Febri, yang musim lalu lama cedera, menendang bola dari luar kotak penalti dan menciptakan gol perdananya musim ini.
Tertinggal dua gol, pemain Semen Padang masih bernafsu menyerang lewat Ambrizal Umanailo dan Irsyad Maulana.
Akan tetapi, dua bek baru Persib, Patricio Matricardi dan Julio Cesar, sangat sulit ditembus. Hingga pertandingan usai, Persib menang 2-0.
Meski menang, Hodak mengatakan, laga ini tidak mudah. Lini pertahanan, katanya, sangat solid. Namun, Hodak meminta sisi penyerangan lebih agresif pada laga-laga selanjutnya.
”Baros luar biasa saat latihan dan saya bahagia dia mencetak gol kali ini. Febri juga pemain bagus. Dia lama cedera musim lalu. Febri hanya butuh menit bermain lebih banyak,” kata Hodak.
Bek Persib, Frans Putros, juga bersyukur tim bermain bagus. Diisi pemain baru, Persib bisa meraih kemenangan.
”Kali ini yang terpenting adalah tiga angka,” katanya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/19/089d73d4571dccbaa19ac1acedb4592f-DSC06173.JPG)
Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida mengakui timnya kesulitan membangun serangan. Persib unggul kualitas pemain dan mental bertanding.
Akan tetapi, dia tidak kecewa. Anak asuhnya tidak bermain buruk. Usaha yang diberikan pemain di lapangan terbilang baik dan menjadi modal berharga untuk laga selanjutnya.
Pemain Semen Padang, Irsyad Maulana, mengatakan, dia dan kawan-kawannya sudah bermain sangat maksimal pada pertandingan hari ini. Namun, kekalahan sulit dihindari.
”Kalah 0-1, 0-2 sama saja. Kami sudah berusaha menyamakan kedudukan, tetapi kebobolan juga. Kami akan mengevaluasi hasil laga ini,” katanya.
Penulis:
Cornelius Helmy HerlambangEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar