PIALA DUNIA 2026

Skenario Italia Gantikan Iran Tidak Masuk Rencana FIFA

Sejumlah spekulasi merebak seiring ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Terbaru, Italia diusulkan mengambil tiket Iran untuk berpartisipasi di Piala Dunia.

23 Apr 2026 21:17 WIB · Olahraga

AFP

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

WASHINGTON, KAMIS — Banyak rumor beredar mengenai keikutsertaan Iran pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Perang dengan AS membuat nasib Iran digantung ketidakpastian. Italia diusulkan menggantikan Iran yang belum mendapatkan jaminan keselamatan masuk wilayah AS. Namun, usul itu belum masuk dalam rencana FIFA.

Usulan itu diutarakan utusan khusus AS, Paolo Zampolli, dalam wawancaranya dengan Financial Times. Zampolli menilai Italia memiliki rekam jejak yang cukup mumpuni untuk menggantikan Iran di Piala Dunia yang akan dimulai kurang dari 50 hari lagi. Zampolli mengakui ada motif personal dalam usulannya mengajukan Italia.

”Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan (Presiden FIFA Gianni) Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya warga asli Italia dan akan menjadi mimpi untuk melihat ’Azzurri’ pada turnamen yang diselenggarakan di AS. Dengan empat gelar (juara dunia), mereka (Italia) memiliki rekam jejak yang cukup untuk memvalidasi keikutsertaan mereka,” kata Zampolli.

Saeid Ezatolahi dari Iran menangis di akhir pertandingan sepak bola grup B Piala Dunia antara Iran dan Amerika Serikat di Stadion Al Thumama di Doha, Qatar, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB. *** Local Caption *** Iran's Saeid Ezatolahi cries at the end of the World Cup group B soccer match between Iran and the United States at the Al Thumama Stadium in Doha, Qatar, Wednesday, Nov. 30, 2022. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

Italia gagal lolos ke babak utama Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah kalah dalam adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina pada final playoff kualifikasi zona Eropa.

Adapun kepastian keikutsertaan Iran memang masih abu-abu menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut mereka seharusnya tidak terlibat di Piala Dunia demi keselamatan. Spekulasi pengunduran diri Iran menguat pada Maret lalu ketika Menteri Olahraga dan Pemuda Iran Ahmad Donyamali mengatakan negaranya tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan setelah serangan udara AS dan Israel.

Imbasnya, negara pengganti Iran menjadi bahasan liar di sosial media. Berdasarkan regulasi, FIFA memang memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apa yang terjadi jika sebuah tim mengundurkan diri atau dikeluarkan dari kompetisi. Pasal enam dari peraturan Piala Dunia juga menyatakan FIFA dapat memutuskan untuk mengganti tim yang lolos dengan tim lainnya.

Jika pun Iran pada akhirnya gagal berpartisipasi, banyak pihak menilai jatah tersebut seharusnya diberikan kepada tim dari konfederasi yang sama (Asia). Usul Zampolli cukup unik mengingat Italia bukanlah anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Akan tetapi, ada pendapat yang menyebut Italia layak menggantikan Iran karena menjadi tim dengan peringkat FIFA tertinggi (12) yang gagal lolos dalam babak kualifikasi.

Italy players react during a penalty shootout during the World Cup qualifying playoff final soccer match between Bosnia and Italy in Zenica, Bosnia, Tuesday, March 31, 2026. (AP Photo/Armin Durgut)

Selain karena dirinya merupakan warga Italia, usulan Zampolli muncul untuk meredakan ketegangan antara AS dan Italia. Beberapa hari terakhir, Trump terlibat perselisihan dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni akibat mengkritik pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Leo XIV, atas sikapnya yang menentang perang AS-Iran.

Tetap datang

Dalam laporan BBC, sumber-sumber FIFA belum bersedia memberikan komentar resmi terkait usulan Zampolli. Namun, mereka menyoroti pernyataan yang dibuat oleh Infantino pada pekan lalu yang mengatakan Iran pasti akan datang. Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru (15 Juni) dan Belgia (21 Juni) di Los Angeles, AS. Pada laga pamungkas penyisihan grup, Iran bertemu Mesir di Seattle pada 26 Juni.

”Kami berharap pada saat itu situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu. Tetapi, Iran harus datang jika mereka ingin mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi dan mereka sebenarnya juga tim yang cukup bagus. Mereka benar-benar ingin bermain. Mereka harus bermain. Olahraga seharusnya berada di luar politik,” kata Infantino.

From l-r., FIFA President Gianni Infantino takes a selfie with President Donald Trump, Mexican President Claudia Sheinbaum, and Canadian Prime Minister Mark Carney during the draw for the 2026 soccer World Cup at the Kennedy Center in Washington, Friday, Dec. 5, 2025.(AP Photo/Evan Vucci)

Sebelumnya, beberapa langkah sempat ditempuh Iran untuk tetap tampil di Piala Dunia dengan jaminan mendapatkan keamanan serta kemudahan mengurus visa masuk. ”Tim Melli” tidak ketinggalan bernegosiasi dengan FIFA agar memindahkan pertandingan yang melibatkan mereka ke Meksiko.

Akan tetapi, Infantino telah mengonfirmasi bahwa pertandingan Iran akan tetap dimainkan di AS sesuai jadwal.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra