Soekarno Run 2026, PDI-P Gaungkan Semangat Kemandirian Pemuda

Soekarno Run 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI-P.  Lomba lari ini direncanakan diikuti oleh 10.000 pelari.

07 Feb 2026 07:05 WIB · Politik & Hukum

KOMPAS/MACHRADIN WAHYUDI RITONGA

Oleh Machradin Wahyudi Ritonga

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P menggelar lomba lari Soekarno Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (15/2/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI-P. Melalui ajang ini, PDI-P hendak menyuarakan semangat kemandirian di kalangan pemuda.

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan, Soekarno Run 2026 masuk dalam rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang mengusung semangat kemandirian pemuda. Hal tersebut, lanjutnya, ditekankan dalam semangat yang tergambar dalam jargon kegiatan ini, yakni ”berlari di atas kaki sendiri”.

Tak sebatas itu, penggerak dari acara lomba lari itu pun disebut Hasto dari kalangan anak muda. Sepuluh di antaranya pernah memimpin badan eksekutif mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus di Indonesia. Di antaranya, Syaeful Mujab dan Virdian Aurelio.

”Terima kasih atas gagasan dan prakarsa dari anak-anak muda kita dengan semangat ’berlari di atas kaki sendiri’, yang menggelorakan prinsip-prinsip pentingnya kemandirian dalam diri para pemuda Indonesia,” ujar Hasto dalam acara peluncuran Soekarno Run 2026, di area Patung Bung Karno, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Para peraga memamerkan jersei Soekarno Run 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Selain Hasto, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Ketua DPP PDI-P Darmadi Durianto, Ketua DPP PDI-P My Esti Wijayanti, Wakil Bendahara Umum PDI-P Yuke Yurike, dan Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Adian Napitupulu turut hadir.

Menurut Hasto, ajang lari kali ini tidak hanya aktivitas fisik untuk kesehatan jiwa dan raga, tetapi juga upaya membangun ikatan emosional dengan Sang Proklamator. Politisi asal Yogyakarta ini pun berharap para peserta dapat meresapi ide, pemikiran, dan gagasan Bung Karno, serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya.

Soekarno Run 2026 direncanakan diikuti hingga 10.000 pelari. Kategori yang diperlombakan terdiri dari 5 kilometer, 10 kilometer, dan kategori pelajar. Khusus untuk peserta pelajar, Soekarno Run 2026 akan memberikan beasiswa bagi yang berhasil meraih podium.

Menurut Ketua DPP PDI-P Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup My Esti Wijayanti, acara ini memberikan panggung kepada generasi muda. Pemuda, lanjutnya, adalah masa depan dan harapan bangsa yang harus diberi ruang untuk berkreasi dan berpendapat.

Sejumlah masyarakat yang sedang berolahraga di kawasan stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (16/10/2022). Salah satu aktivitas olahraga yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat adalah lari.

My Esti juga melihat pelibatan penuh para aktivis muda dalam kepanitiaan ini merupakan ujian sekaligus pembuktian kapasitas kepemimpinan mereka. Acara ini, lanjutnya, bisa menjadi ajang pembuktian kecerdasan dalam kepemimpinan di ruang-ruang yang telah diberikan.

”Soekarno Run menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan sepenuhnya melalui ide, gagasan, dan pemikiran untuk membuat hal baru. Kita lihat, apakah mereka mampu menunjukkan kecerdasannya di ruang yang kita berikan untuk melaksanakan Soekarno Run ini,” tuturnya. 

Pesan Bung Karno

Menurut Ketua Komite Soekarno Run Syaeful Mujab, acara tersebut merupakan manifestasi nyata dari pesan legendaris Bung Karno tentang kekuatan pemuda. Dia menukil kalimat legendaris Presiden pertama republik ini, yakni ”Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia”.

”Hari ini, Soekarno Run dipimpin oleh sepuluh mantan ketua pimpinan mahasiswa dari berbagai kampus. Ini menunjukkan energi pemuda adalah penggerak perubahan,” ujar Syaeful.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi Ketua DPP PDI P Prananda Prabowo dan Puan Maharani setelah menutup Rekernas I PDI Perjuangan sekaligus rangkaian HUT ke-53 PDI Perjuangan di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026). Rakernas I PDI P ini menghasilkan yang digelar selama 3 hari ini menghasilkan 21 poin rekomendasi eksternal, baik nasional maupun internasional. Beberapa poin rekomendasi eksternal untuk skala nasional termasuk tetap berpihak pada proses pilkada langsung, keberpihakan terhadap ekologi lingkungan, serta meminta TNI dan Polri tetap difungsikan secara profesional sebagaimana mestinya, bukan di ranah sipil. Untuk rekomendasi skala internasional, PDI P mendesak pemerintah RI bersikap atas pelanggaran kedaulatan negara pada kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat. Pada penutupan Rakernas ini juga dibagikan bibit pohon serta tas siaga bencana kepada para kader melalui penyerahan simbolis yang diterima para Ketua DPD PDI P seluruh Indonesia. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO12-1-2026

Semangat pelibatan generasi muda juga ditekankan oleh anggota komite acara, Virdian Aurelio Hartono. Dia berujar, Soekarno Run 2026 memberikan ruang khusus bagi kalangan pelajar untuk tidak hanya menjadi pengikut, tetapi juga aktor pelaksana.

”Perubahan bangsa selalu di tangan pelajar. Tahun ini menjadi spesial karena kami melibatkan pelajar sebagai bagian dari pelaksanaan. Kami ingin buktikan bahwa Gen Z tidak hanya bisa berteriak soal keadilan, tetapi juga bisa seru-seruan mengikuti tren culture sambil mengenang sejarah besar Bapak Bangsa,” kata Virdian.


Kerabat Kerja

Penulis:

Machradin Wahyudi Ritonga
 | 

Editor:

A. Ponco Anggoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra