PIALA DUNIA 2026

Spanyol, Perancis, dan Inggris: Tiga Kekuatan Eropa di Piala Dunia 2026

Raksasa Eropa, Spanyol dan Perancis, diunggulkan melaju hingga babak final Piala Dunia 2026. Namun, Inggris dan Argentina siap menantang dominasi mereka.

16 Jun 2026 06:00 WIB · Olahraga

AP Photo/Alexander Zemlianichenko

Oleh A.Yoga Prasetyo

Tim nasional Spanyol berlaga di Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan tinggi. Timnas Spanyol merupakan juara Piala Eropa 2024. Spanyol juga merupakan tim elite dunia, berada di peringkat kedua Federasi Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA) per 11 Juni 2026.

Tren data FIFA juga menunjukkan, sejak Juli 2024, Spanyol selalu berada di tiga besar peringkat atas FIFA. Spanyol bahkan pernah memuncaki ranking FIFA pada periode September 2025 hingga Januari 2026.

Timnas Spanyol memiliki catatan kemenangan saat menjadi juara Piala Eropa 2024. Mereka menang di tujuh pertandingan sepanjang Piala Eropa 2024, termasuk saat mengalahkan Inggris di partai final dengan skor 2-1. Tren kemenangan Spanyol terus berlanjut hingga 2026.

Sejak 5 September 2024 hingga 8 Juni 2026, Spanyol telah memainkan 20 pertandingan di Liga Nasional Eropa, kualifikasi Piala Dunia, dan laga persahabatan. Dari laga-laga tersebut, Spanyol mencatatkan 14 kemenangan, lima imbang, dan sekali kalah. Spanyol kalah adu penalti saat melawan Portugal pada final Liga Nasional Eropa 2024/2025.

Spanyol juga memiliki pemain-pemain berkelas. Data Transfermarkt menujukkan, skuad timnas Spanyol merupakan yang termahal ketiga di dunia setelah Perancis dan Inggris. Nilai pasar para pemain timnas Spanyol mencapai 1,22 miliar dolar AS atau setara Rp 21,2 triliun. Dua pemain Spanyol juga masuk daftar lima pemain termahal di dunia, yakni Lamine Yamal dan Pedri, duo wonderkids Barcelona.

Spain's forward #19 Lamine Yamal (L) vies for the ball with Egypt's forward #18 Islam Issa during the international friendly football match between Spain and Egypt at�RCDE Stadium in Cornella de Llobregat, near Barcelona, on March 31, 2026. (Photo by Lluis GENE / AFP)

Performa timnas Spanyol juga didukung Pelatih Luis De la Fuente. Dalam karier kepelatihannya bersama timnas junior, De la Fuente telah mempersembahkan gelar juara Piala Eropa U-19 (2015) dan juara Piala Eropa U-21 (2019). Adapun bersama timnas senior, ia berhasil membawa Spanyol menjadi juara Liga Nasional Eropa 2023, Piala Eropa 2024, dan runner-up Liga Nasional Eropa 2025.

Pada Piala Dunia 2026 ini, De la Fuente membawa 16 pemain yang ikut membawa Spanyol meraih juara Piala Eropa. Beberapa di antaranya ialah penjaga gawang Unai Simon (Athletic Bilbao) dan David Raya (Arsenal), pemain belakang Marc Cucurella (Chelsea), Aymeric Laporte (Bilbao), pemain tengah Dani Olmo (Barcelona), Rodri (Manchester City), Fabian Ruiz (PSG), serta gelandang sayap Nico Williams (Bilbao) dan Lamine Yamal (Barcelona).

Rodri menjadi kapten timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Gelandang Manchester City peraih Ballon d’Or 2024 ini bersama City meraih juara Liga Inggris empat kali beruntun pada 2021 hingga 2024. Rodri juga membantu Manchester City menjadi juara Liga Champions 2023. Gol tunggal Rodri ke gawang Inter Milan membawa Manchester City meraih gelar Liga Champions 2023.

Rodri akan bahu-membahu bersama para pemain tengah Spanyol lainnya, seperti Dani Olmo, Fabian Ruiz, Pedri (Barcelona), serta dua gelandang Arsenal, Mikel Merino dan Martin Zubimendi. Kekuatan lini tengah Spanyol juga memiliki daya gedor dari gelandang sayap Lamine Yamal dan Nico Williams. Lini tengah Spanyol saat ini disebut-sebut memiliki kualitas yang setara dengan era Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Cesc Fabregas, dan Xabi Alonso saat menjadi juara Piala Dunia 2010.

Pemain timnas Jerman Jamal Musiala (kiri) berebut bola dengan pemain timnas Spanyol Rodri pada laga penyisihan Grup E Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Al Bayt Stadium, Al Khor, Qatar, Minggu (27/11/2022). Laga berakhir imbang 1-1. *** Local Caption *** Germany's Jamal Musiala, left, challenges for the ball with Spain's Rodri during the World Cup group E soccer match between Spain and Germany, at the Al Bayt Stadium in Al Khor , Qatar, Sunday, Nov. 27, 2022. (AP Photo/Julio Cortez)

Peluang juara Spanyol dan Perancis

Dengan kekuatan pemain-pemain kelas champion dunia ini, Spanyol menjadi salah satu tim unggulan di Piala Dunia 2026. Dari 48 negara peserta Piala Dunia 2026, superkomputer Opta mengalkulasi tim nasional Spanyol berpeluang masuk final Piala Dunia 2026.

Kalkulasi ini berdasarkan simulasi yang dilakukan Opta terhadap 25.000 pertandingan sebelum turnamen Piala Dunia digelar. Analisis Opta dilakukan dengan melihat data jejak pertandingan, statistik tim, pola permainan, performa para pemain, hingga peta kekuatan para pesaingnya di babak penyisihan.

Berdasarkan simulasi 25.000 pertandingan tersebut, peluang timnas Spanyol melangkah hingga babak final Piala Dunia 2026 mencapai 25,06 persen. Probabilitas timnas Spanyol ini merupakan yang terbesar dibandingkan 47 tim lainnya.

Simulasi peluang Spanyol yang dilakukan superkomputer Opta ini sejalan dengan kalkulasi sejumlah mesin kecedasan buatan (AI) seperti Opus 4.8 Max dan GPT 5.5 serta perusahaan gim EA Sports yang juga mengunggulkan ”tim Matador”.

Setelah Spanyol, superkomputer Opta juga mengalkulasi peluang timnas lain yang lolos ke babak final, yakni Perancis, Inggris, dan Argentina. Perancis tampil cukup mengesankan di dua Piala Dunia terakhir. Perancis lolos hingga babak final Piala Dunia 2022, tetapi harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Argentina. Adapun pada Piala Dunia 2018, Perancis tampil sebagai juara.

Sebagaimana Spanyol, Perancis juga merupakan tim elite dunia dan diperkuat pemain-pemain berkelas. Perancis yang berada di peringkat ketiga FIFA melalui enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 206 dengan kemenangan di semua laga.

Pemain Perancis Kylian Mbappe merayakan gola yang dicetak ke gawang Argentina dalam partai final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Senin (19/12/2022) dini hari WIB. Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Perancis lewat adu tendangan penalti 7-5 (3-3) Kompas/Yuniadhi Agung (MYE) 19-12-2022

Timnas Perancis diperkuat penyerang Kylian Mbappe (Real Madrid), kreator serangan Ousmane Dembele (PSG), dan gelandang Aurelien Tchouameni (Real Madrid). Dembele merupakan peraih penghargaan Ballon d’Or 2025. Pemain andalan lain ialah gelandang N’Golo Kante (Saudi Al-Ittihad), pemain belakang William Saliba (Arsenal), dan penjaja gawang Mike Maignan (AC Milan).

Sebagaimana Spanyol, Perancis juga memiliki pelatih berkualitas Didier Deschamps yang mengantarkan Perancis juara Piala Dunia 2018 dan runner-up Piala Dunia 2022. Deschamps juga membawa Perancis sebagai runner-up Piala Eropa 2016 dan juara Liga Nasional Eropa 2021.

Setelah Spanyol dan Perancis, superkomputer Opta mengunggulkan Inggris mampu lolos hingga babak final Piala Dunia 2026. Timnas yang menempati peringkat keempat FIFA ini berada dalam jalur tren prestasi dunia. Inggris mampu menembus hingga babak semifinal Piala Dunia 2018, runner-up Piala Eropa 2020, runner-up Piala Eropa 2024, dan lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022.

Pemain Inggris (kiri ke kanan) Phil Foden, Harry Maguire, Jude Bellingham, dan Harry Kane merayakan kemenangan setelah pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia Qatar 2022 antara Wales dan Inggris di Ahmad Stadion Bin Ali di Al-Rayyan, sebelah barat Doha, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB. Kemenangan 3-0 atas Wales menjadikan Inggris keluar sebagai juara Grup B. *** Local Caption *** (From L) England's forward #20 Phil Foden, England's defender #06 Harry Maguire, England's midfielder #22 Jude Bellingham and England's forward #09 Harry Kane celebrate after winning the Qatar 2022 World Cup Group B football match between Wales and England at the Ahmad Bin Ali Stadium in Al-Rayyan, west of Doha on November 29, 2022. (Photo by Ina Fassbender / AFP)

Inggris saat ini punya pemain-pemain kunci di berbagai lini permainan. Di barisan pertahanan, Inggris memiliki bek tangguh John Stones (Manchester City). Di lini tengah ada Declan Rice (Arsenal), gelandang jangkar yang jago mengatur tempo permainan. Duo penyerang  sayap Bukayo Saka (Arsenal) dan Marcus Rashford (Barcelona) serta  striker Harry Kane (Bayern Muenchen) yang menjadi mesin gol utama timnas Inggris.

Inggris memiliki pelatih kelas dunia, Thomas Tuchel. Pelatih Terbaik FIFA 2021 ini mengantarkan Chelsea menjadi juara Liga Champions Eropa 2021 dan juara Piala Dunia Antarklub FIFA 2021. Tuchel juga pernah mengantarkan PSG meraih gelar juara Ligue 1 Perancis pada 2019 dan 2020. Ia juga melatih Bayern Muenchen saat menjadi juara Bundesliga Jerman 2023.

Infografik Prediksi Final dan Juara Piala Dunia 2026

Argentina di Piala Dunia 2026

Spanyol, Perancis, dan Inggris menjadi tiga kekuatan sepak bola Eropa yang diunggulkan melaju hingga babak final di Piala Dunia 2026. Tiga negara ini menjadi simbol penerus kualitas sepak bola Eropa di kancah dunia.

Dari 22 penyelenggaraan Piala Dunia sejak 1930 hingga 2022, wakil Eropa berhasil lolos di 20 pertandingan final. Bahkan, dalam beberapa penyelenggaraan terjadi final sesama negara Eropa, seperti yang terjadi pada Piala Dunia 1974, 1982, 2006, 2010, dan 2018.

Tak hanya dominan mengirimkan wakilnya di final, negara-negara Eropa juga lebih banyak tampil sebagai juara dunia. Dari 22 penyelenggaraan Piala Dunia, 12 juaranya berasal dari Eropa.

Spanyol bertekad mengulang kesuksesan mereka seusai meraih Piala Eropa 2008. Mereka kemudian berhasil menjadi juara Piala Dunia 2010. Meski demikian, tekad juara Spanyol ini akan menemui rintangan yang tak mudah ditaklukkan.

Selain Spanyol, Perancis, dan Inggris, superkomputer Opta juga mengunggulkan Argentina dapat melaju hingga babak final. Sang juara bertahan Piala Dunia 2022 ini merupakan negara pemuncak peringkat dunia FIFA.

Kapten tim Argentina Lionel Messi mengangkat trofi juara Piala Dunia dalam acara penyerahan trofi setelah Argentina mengalahkan Perancis dalam pertandingan final di Stadion Lusail, Lusail, Minggu (18/12/2022). ***Argentina's captain and forward #10 Lionel Messi (C) lifts the FIFA World Cup Trophy as he celebrate with teammates winning the Qatar 2022 World Cup final football match between Argentina and France at Lusail Stadium in Lusail, north of Doha on December 18, 2022. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Namun, status juara bertahan akan menjadi beban tersendiri bagi Argentina mengingat sejak 1962 sulit bagi sang juara bertahan untuk mengulang keberhasilan di turnamen sepak bola terbesar di dunia ini. Terlebih, sang bintang Lionel Messi mulai menapaki masa senjanya di usia 38 tahun.

Meski tidak terlalu diunggulkan, Argentina tetaplah tim yang berbahaya. ”Tim Tango” masih memiliki duet penyerang tajam Lautaro Martinez (Inter Milan) dan Julian Alvarez (Atletico Madrid) yang dapat mengancam berbagai prediksi yang bersandar pada data dan angka. (LITBANG KOMPAS)


Kerabat Kerja

Penulis:

A.Yoga Prasetyo
 | 

Editor:

Yohanes Mega Hendarto
 | 

Infografik:

Ismawadi .
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji