Tahun 2025, Jemaah Haji yang Terbang dari Bandara Kertajati Bakal Naik Dua Kali Lipat

Jemaah haji yang berangkat dari Bandara Kertajati pada 2025 diperkirakan mencapai 60 kloter. Mereka berasal dari Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

03 Jan 2025 15:24 WIB · Nusantara

Oleh Cornelius Helmy Herlambang

BANDUNG, KOMPAS — Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati akan tetap menjadi bandara keberangkatan dan kepulangan jemaah haji pada 2025. Dibandingkan tahun lalu, jemaah haji yang berangkat dari Bandara Kertajati bakal naik dua kali lipat.

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka mulai menerbangkan calon jemaah haji pada 2023. Saat itu, tercatat 25 kloter dengan jumlah jemaah 9.268 orang. Mereka berasal dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, serta Sumedang.

Setahun kemudian, jumlahnya meningkat menjadi 30 kloter dengan total 13.050 calon jemaah haji. Mereka dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Sumedang, serta Kota dan Kabupaten Bandung.

Adapun total kuota Jabar dalam musim haji 2024 sebanyak 93 kloter dengan 38.260 jemaah.

Penjabat Gubernur Jawa Barat  Bey Machmudin

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin di Bandung, Jumat (3/1/2025), mengatakan, selain haji, tahun ini Bandara Kertajati akan dipakai untuk jemaah umrah. Diperkirakan, perjalanan umrah akan dimulai pada Januari 2025.

Tidak hanya dari berbagai daerah di Jabar, Kerjatati juga akan memberangkatkan jemaah dari beberapa daerah di Jawa Tengah.

Untuk menyambut momen ini, Bey berharap sarana pendukung haji dan umrah dibenahi. Salah satunya optimalisasi pelayanan di asrama haji. Secara spesifik, Bey meminta fasilitas di Asrama Haji Indramayu ditingkatkan. Bandara Kertajati berjarak sekitar 50 kilometer dari Indramayu.

”Kami ingin (asrama) dirapikan, termasuk jalan, masjid, supaya jemaah nyaman. Nantinya, asrama itu tidak hanya untuk jemaah haji saja, tetapi untuk kegiatan-kegiatan lainnya,” tutur Bey.

Seorang calon jemaah haji menyapa kerabatnya dari dalam bus saat pelepasan jemaah haji di Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (31/5/2023). Sebanyak 366 calon jemaah haji dan 8 petugas pendamping yang tergabung dalam kloter 4 akan terbang ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Jabar Kertajati.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jabar Ajam Mustajam mengatakan, Bandara Kertajati akan tetap berstatus internasional. Salah satu indikatornya, bandara akan tetap dijadikan titik keberangkatan dan kepulangan jemaah haji.

”Insya Allah tahun 2025 Asrama Haji dan Bandara Kertajati akan memberangkatkan seluruh jemaah haji Jawa Barat melalui Bandara Kertajati dengan jumlah 60 kloter,” kata Ajam. Dibandingkan dengan data sebelumnya, ada peningkatan dua kali lipat jumlah kloter ketimbang setahun sebelumnya.

Ajam juga menjanjikan bakal ada pembenahan di Asrama Haji Indramayu. Setelah membangun menara 3 asrama pada 2024, tahun ini akan dibuat menara 4 asrama, dapur, serta klinik kesehatan. Sebagian dananya akan menggunakan hibah dari Pemprov Jabar sebesar Rp 18 miliar.


Kerabat Kerja

Penulis:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Editor:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra