Indonesia menargetkan tembus 16 besar yang dianggap realistis di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 di Surabaya.
07 Agt 2025 10:19 WIB · Olahraga
SURABAYA, KOMPAS — Indonesia menargetkan tembus 16 besar di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 di Surabaya, Jawa Timur, pada 7-17 Agustus 2025.
Target ini dianggap realistis bagi Indonesia yang baru pertama kali mengikuti kejuaraan sejak edisi perdana 1977 dari kelompok usia U-20 menjadi U-21. Keikutsertaan dalam kejuaraan bienial atau setiap dua tahun sejak 1985 pun sebagai tuan rumah.
”Jam terbang tim U-21 di kejuaraan internasional juga sangat sedikit sehingga target tembus 16 besar saya rasa realistis,” ujar legenda bola voli nasional Loudry Maspaitella sekaligus Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) di sela latihan tim di Jawa Pos Arena, Rabu (6/8/2025) malam.
Loudry berharap tim menikmati setiap pertandingan dan pengalaman di kejuaraan dunia. Antara lain, menghadapi para pemain berpostur tubuh tinggi menjulang, terutama tim-tim Eropa.
Meskipun kompetisi seperti Proliga 2025 juga diisi pemain dunia, rata-rata postur pevoli putri Indonesia tak menjulang. ”Menghadapi pemain yang jauh lebih tinggi jelas berat, tetapi ambil dan nikmati pengalaman,” kata Loudry yang juga manajer tim U-21.
Kejuaraan diikuti oleh 24 tim. Format 24 tim berlaku sejak edisi lalu di Meksiko yang menghasilkan China sebagai kampiun. Sebanyak 24 tim di Surabaya dibagi dalam empat grup (pool) yang masing-masing berisi enam tim. Kejuaraan berlangsung di Jawa Pos Arena, Gelora Pancasila, dan Samator Healthphoria.
Putri ”Merah Putih” berada di Pool A bersama tim Argentina, Puerto Riko, Kanada, Serbia, dan Vietnam. Di laga hari pertama, Indonesia akan menghadapi Vietnam di Jawa Pos Arena nanti malam pukul 19.00 WIB yang turut disiarkan oleh Moji TV dan Vidio.
Target 16 besar merupakan kesempatan bagi Afra Hasna Nurhaliza (kapten) dan rekan untuk menunjukkan kualitas. Untuk lolos ke 16 besar, mereka harus tembus di urutan keempat. Melawan Vietnam menjadi cobaan awal.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/07/4cf84316ff2281b29624001018659637-IMG_20250806_184431.jpg)
Menurut pelatih tim U-21, Marcos Sugiyama, pertandingan pertama melawan Vietnam akan berjalan berat. Indonesia memang cukup mengetahui kekuatan Vietnam, tetapi lawan adalah tim kuat di Asia (AVC). Laga melawan Vietnam akan menguras fisik tim putri.
”Namun, kami dalam kondisi prima,” ujar Marcos yang merupakan warga negara Jepang. Hampir semua pemain siap bertarung kecuali Waode Ardiana. Sang pemain cedera engkel di laga uji coba melawan Jepang.
Kehilangan Waode memang berpengaruh. Namun, di tim ada pemain terbaik Proliga 2015, yakni Junaida Santi. Dalam latihan, tim terlihat baik dan kompak.
Selain itu, dalam beberapa uji coba, hasilnya lumayan. Indonesia menang 4-1 atas Chile lima hari lalu, menang 2-1 atas Korea Selatan empat hari lalu, tetapi kalah 1-3 dari Jepang tiga hari lalu.
”Dari saya tidak ada target khusus. Setiap laga, day by day, tampilkan yang terbaik, tidak gentar dengan lawan,’’ kata Marcos, pelatih kelahiran Brasil.
Setelah menghadapi Vietnam, putri Indonesia akan menghadapi Kanada besok atau Jumat, melawan Puerto Riko lusa atau Sabtu, menghadapi Serbia pada Senin, dan melawan Argentina pada Selasa.
Selaku kapten, Afra menambahkan, persiapan tim telah berlangsung dengan baik selama tiga bulan terakhir. Target yang dibebankan tidak muluk, tetapi tim wajib memberikan permainan sebaik-baiknya.
”Persiapan sudah matang dan kami siap menghadapi pertandingan-pertandingan. Kami mohon doa dan dukungan,” ujar Afra, setter yang dalam Proliga 2025 membela Bandung BJB Tandamata.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/07/2b35bc16060d5d8039d745ef050b790d-IMG_20250806_165408.jpg)
Adapun jadwal pertandingan hari ini sebagai berikut. Di Jawa Pos Arena, berhadapan Argentina vs Kanada pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, Puerto Riko vs Serbia pukul 13.00 WIB. Berikutnya, tim tertangguh Brasil vs Bulgaria pukul 16.00 WIB. Indonesia vs Vietnam pukul 19.00 WIB.
Di Gelora Pancasila atau lapangan dua, berhadapan China vs Kroasia pukul 10.00 WIB, Amerika Serikat vs Korea Selatan pukul 13.00 WIB, Meksiko vs Dominika pukul 16.00 WIB, dan Tunisia vs Thailand pukul 19.00 WIB.
Di Samator Healthphoria atau lapangan tiga, Italia vs Ceko pukul 10.00 WIB, Turki vs Aljazair pukul 13.00 WIB, Mesir vs Polandia pukul 16.00 WIB, dan Jepang vs Turki pukul 19.00 WIB.
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Siwi Yunita CahyaningrumPenyelaras Bahasa:
Priskilia Bintang Cornelia Sitompul