Presiden PKS berharap mereka dapat eksis sebagai partai parlemen dan menambah perolehan kursi pada Pemilu 2029.
05 Jun 2025 23:01 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Presiden Partai Keadilan Sejahtera Almuzzammil Yusuf berkomitmen untuk melibatkan lebih banyak lagi kader muda dalam kepengurusan partai selama lima tahun ke depan. Selain memperlancar kaderisasi dan regenerasi, strategi ini diyakini dapat mengerek raihan suara PKS sekaligus menambah perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Sehari setelah ditunjuk sebagai Presiden PKS 2025-2030, Kamis (5/6/2025), Almuzzammil Yusuf mengumumkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS yang akan berkhidmat hingga lima tahun ke depan. Almuzzammil menunjuk Muhammad Kholid sebagai Sekretaris Jenderal PKS. Meski masih berusia 39 tahun, Kholid yang juga pernah menjadi juru bicara partai dikenal mempunyai kemampuan personal yang mumpuni.
Almuzzammil juga mengumumkan Noerhadi sebagai Bendahara Umum PKS. Selain itu, diumumkan pula struktur baru dalam kepengurusan DPTP PKS, yakni Kantor Staf Presiden PKS. Struktur baru itu dibentuk untuk mendukung efektivitas kerja kepemimpinan partai.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/05/b4741a7a547523c8d14e0538f20d8c7a-cropped_image.jpg)
”Dalam rangka memperkuat kinerja Presiden Partai, kami membentuk Kantor Staf Presiden (KSP) PKS dan telah menetapkan Saudara Pipin Sopian sebagai Kepala KSP PKS,” tuturnya.
Pembentukan kepengurusan partai di tingkat pusat akan diikuti dengan pembentukan pengurus baru di tingkat wilayah (provinsi) dan daerah (kabupaten/kota). Pengurus ditetapkan setelah melalui musyawarah wilayah (muswil) dan musyawarah daerah (musda).
Almuzzammil menegaskan, pihaknya akan melibatkan lebih banyak lagi kader-kader muda dalam kepengurusan, baik di pusat, wilayah, maupun daerah. ”Kepengurusan di tingkat DPP, DPW, dan DPD atau di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota akan memberikan ruang yang signifikan untuk anak-anak muda PKS sebagai wujud keberpihakan pada kaderisasi dan regenerasi,” ujar Almuzzammil saat konferensi pers, Kamis.
Ia optimistis kombinasi semangat kader muda dan pengalaman kader senior dapat membawa PKS untuk meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029. Komposisi kepengurusan baru yang melibatkan lebih banyak kader muda juga diyakini dapat memenuhi target penambahkan raihan kursi DPR pada Pemilu 2029.
”Alhamdulillah PKS berhasil meningkatkan suara dan kursi di Pemilu 2024. Di pusat (DPR) saja kami dari 50 kursi naik menjadi 53 kursi. Tentu PKS akan berjuang pada kepengurusan kami ini,” kata Almuzzammil.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/05/3d497d666cfb996000b53a6229c3e377-20250605ron05.jpg)
PKS, kata Almuzzammil, juga akan menguatkan komitmen pada nilai bersih, peduli, dan profesional serta membangun tata kelola partai yang baik yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan sistem meritokrasi.
Dalam kesempatan itu, Almuzzammil juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis Syura PKS 2020-2025 Habib Salim Segaf Aljufri. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota majelis syura yang telah menuntaskan khidmat atau masa baktinya selama lima tahun terakhir.
”Terima kasih kami pula kepada Presiden PKS masa bakti 2020-2025 Haji Ahmad Syaikhu dengan sekjennya, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Bendahara Umum Haji Mahfudz Abdurrahman. Beserta seluruh jajaran pengurus DPP PKS yang telah menorehkan berbagai capaian politik dan meletakkan batu bata transformasi organisasi di periode mereka," tambahnya.
Setelah melengkapi bidang dan badan di struktural partai, mereka juga akan melaporkan struktur organisasi baru itu kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU). Baru setelah itu, PKS akan rapat membuka program di masa lalu dan masa depan untuk mengevaluasi program jangka panjang dan jangka pendek.
Almuzzammil terpilih sebagai Presiden PKS dalam Musyawarah I Majelis Syura PKS pada 3-4 Mei di Jakarta. Salah satu deklarator PKS itu terpilih untuk menggantikan Ahmad Syaikhu. Dalam Musyawarah I Majelis Syura itu juga terpilih Sohibul Iman sebagai Ketua Majelis Syura menggantikan Salim Segaf Aljufri.
Di bawah kepemimpinan baru, PKS menegaskan komitmen sebagai mitra pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Almuzzammil menyatakan bahwa PKS akan memainkan peran aktif dalam menyukseskan agenda-agenda pembangunan nasional yang berpihak pada rakyat, dengan pendekatan yang konstruktif, dan solutif.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2018/05/13/1e6d9b75-2799-41e6-8039-6262d259c225.jpeg)
”PKS berkomitmen untuk menjadi mitra koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang konstruktif dan solutif. Setiap program yang berpihak pada keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, dan kesejahteraan rakyat akan kami dukung sepenuh hati,” ujarnya
Bagi PKS, keberhasilan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia yang bisa diharapkan bersama.
Menurut rencana, PKS akan meminta jadwal untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu agendanya adalah mengenalkan kepengurusan DPTP PKS baru periode 2025-2030.
Sementara itu, secara terpisah, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, jajaran pengurus PKS periode 2025-2030 cukup memberikan angin segar bagi regenerasi partai. Komposisi pengurus merupakan kombinasi dari tokoh-tokoh senior dipadu dengan generasi muda PKS yang cukup dikenal publik.
Meskipun demikian, kepengurusan baru itu tidak menjamin elektabilitas PKS akan meningkat di Pemilu 2029. Kerja-kerja nyata untuk memperluas basis pemilih mutlak dibutuhkan agar perolehan suara dapat meningkat. Apalagi, persaingan di pileg dan pilpres sangat ketat karena setiap parpol menghadirkan tokoh-tokoh muda dan populer untuk menjadi vote getter.
Penulis:
Dian Dewi Purnamasari, Iqbal BasyariEditor:
Anita YossiharaPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan