Tegang dan Gugup Menyelimuti Liverpool Menuju Garis Finis

Rekor tak kalah di laga tandang liga Liverpool berakhir di markas Fulham. Tiga blunder menyebabkan ”Si Merah” gagal memperlebar keunggulan poin atas Arsenal.

06 Apr 2025 23:28 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LONDON, MINGGU — Tanpa disangka-sangka sebelumnya, catatan nirkalah Liverpool dalam 26 pertandingan di Liga Inggris bisa akhiri oleh Fulham. Dalam laga pekan ke-31, Minggu (6/4/2025), di Stadion Craven Cottage, ”Si Merah” menderita kekalahan 2-3, sehingga gagal memperlebar jarak di puncak klasemen.

Sempat unggul lebih dulu melalui sepakan keras gelandang, Alexis Mac Allister, dari luar kotak penalti di menit ke-14, Liverpool dibalas tiga gol oleh tim tuan rumah. Ryan Sessegnon (23’), Alex Iwobi (32’), dan Rodrigo Muniz (37’) membalikkan ketertinggalan Fulham.

Satu gol dari penyerang pengganti, Luis Diaz, pada menit ke-72 tidak cukup bagi Liverpool untuk membawa pulang poin. Itu menjadi kekalahan kedua anak asuhan Arne Slot di Liga Inggris. Juga, rekor tak terkalahkan Liverpool di gim tandang liga akhirnya luruh.

Meskipun pertandingan sempat berjalan baik pada 15 menit awal, ketegangan dan perasaan gugup terlihat dari performa skuad Si Merah, terutama dalam situasi bertahan. Tiga gol yang bersarang ke gawang Caoimhin Kelleher diawali kesalahan pemain belakang.

Gol penyama kedudukan Fulham diawali kesalahan sapuan bek sayap kanan, Curtis Jones, yang justru memberikan bola kepada Sessegnon. Kemudian, bek sayap kiri, Andrew Robertson, ikut-ikutan melakukan buangan bola yang menguntungkan Fulham.

Para pemain Fulham merayakan gol ke gawang Liverpool pada laga Liga Inggris di London, Minggu (6/4/2025). Fulham menang 3-2.

Iwobi mampu menguasai bola di kotak penalti Liverpool. Sepakannya mengenai kaki Jones, sehingga bola melintir dan sulit diantisipasi Kelleher.

Pada gol ketiga Fulham, giliran Virgil van Dijk kalah dalam situasi perebutan bola dengan Muniz. Setelah gagal mengambil bola, Van Dijk juga terlalu lemah untuk melakukan tekanan kepada Muniz. Kondisi itu dimanfaatkan Muniz untuk mencetak gol kedelapan di Liga Inggris musim ini.

Menurut Slot, timnya mendapat alarm dari Fulham. Kekalahan dari Fulham, katanya, menunjukkan kewajiban Liverpool untuk bermain tanpa cela pada tujuh gim tersisa agar gelar juara tidak lepas dari genggaman.

”(Blunder) Ini bisa terjadi, terutama ketika Anda menghadapi tim bagus seperti Fulham. Jika membuat kesalahan, mereka memiliki kualitas untuk menghukum Anda. Kami mengkreasikan banyak peluang di babak kedua, tetapi kami kekurangan waktu (cetak gol tambahan),” tutur Slot kepada Sky Sports.

Ia menambahkan, parade kesalahan yang tersaji di Craven Cottage bukan disebabkan faktor kelelahan setelah jalani derbi Merseyside kontra Everton, Kamis (3/4/2025) WIB.

Gelandang Fulham Alex Iwobi (kiri) berebut bola dengan gelandang Liverpool Ryan Gravenberch pada laga Liga Inggris di London, Minggu (6/4/2025).

”Kami memiliki empat hari jeda dan telah menunjukkan dalam banyak kesempatan bisa mengatasi (kepadatan jadwal laga) itu. Saya tidak berpikir blunder yang kami lakukan berkaitan dengan kelelahan,” kata juru taktik asal Belanda itu.

Laga menghadapi Everton adalah gim terakhir yang dimainkan Mohamed Salah dan kawan-kawan pada tengah pekan di musim ini. Pada tujuh laga tersisa kampanye kompetisi 2024-2025, Liverpool hanya menjalani pertandingan pada akhir pekan.

Sedikit terkikis

Liverpool gagal memanfaatkan bantuan tetangga, Everton, yang menahan Arsenal 1-1, Sabtu (5/4/2025) kemarin. Justru sebaliknya, Fulham yang membantu tim sesama London, Arsenal, untuk menambah nafas kans juara Liga Inggris.

Selisih Liverpool dengan Arsenal terkikis satu poin di pekan ke-31. Si Merah tetap memiliki 73 poin, sedangkan ”Si Meriam” mengumpulkan 62 poin.

Pelatih Liverpool Arne Slot usai laga Liverpool lawan Fulham di London, Minggu (6/4/2025).

Jika tidak ingin menyesali kegagalan juara pada musim ini, Liverpool tidak boleh kehilangan poin lagi. Mereka akan menghadapi tiga gim selanjutnya, yang bisa menghadirkan petaka apabila lengah, kontra West Ham United, Leicester City, dan Tottenham Hotspur.

Setelah itu, Liverpool akan menantang dua tim terbaik London musim ini. Mereka bertandang ke markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge, kemudian menjamu Arsenal di Stadion Anfield pada pekan ke-36. Dua laga itu bisa menjadi penentu untuk memastikan nasib Liverpool sebagai juara Liga Inggris musim ini atau menyia-nyiakan peluang kampiun di depan mata.

”Kami tidak pertama kali menjalani babak pertama yang sulit. Secara normal, kami bisa mengatasi itu karena mentalitas kami dan kebugaran pemain yang dipengaruhi pemain pengganti. Hari ini perjuangan kami tidak cukup,” kata Slot.

”Semua pemain harus menyadari bahwa satu-satunya cara kami bisa memenangkan pertandingan adalah upaya yang konstan. Kami memiliki waktu satu pekan untuk bersiap menghadapi West Ham. Hanya kerja keras setiap saat yang bisa membantu kami menang musim ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Fulham menjaga harapan untuk bertarung memperebutkan tiket kompetisi antarklub Eropa. Mereka Menggusur Brighton & Hove Albion di peringkat kedelapan.

Britain Soccer Premier League

Tidak hanya Liga Konferensi Eropa atau Liga Europa, Fulham pun masih bisa menjangkau zona empat besar untuk tampil di Liga Champions.

Manajer Fulham Marco Silva memuji reaksi pemainnya yang mampu membalas gol awal Liverpool dengan tiga gol. Bagi Silva, Fulham layak meraih tiga poin karena tampil lebih baik dari pemuncak klasemen.

”Seluruh energi yang saya minta sebelum laga ditunjukkan pemain. Kami bermain dengan energi besar, tempo tinggi, dan tekanan kami sangat bagus. Dua bek tengah mereka dalam tekanan pada mayoritas masa laga,” ujar Silva dilansir BBC.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .