Terbang ke Timur Tengah demi Operasi Kecantikan

Banyak perempuan Timur Tengah menjalani operasi plastik agar lebih cantik. Ada standar kecantikan mau dipenuhi, seperti mata berbentuk kacang almon.

10 Jan 2025 18:09 WIB · Internasional

Oleh Elsa Emiria Leba

Wisata operasi untuk kecantikan terus tumbuh subur di Timur Tengah. Banyak negara Arab, khususnya Uni Emirat Arab, mengukuhkan diri sebagai tujuan baru bagi pencari layanan permak tubuh. Ada juga pasien dari Indonesia.

Belakangan, pasiennya tidak hanya perempuan yang ingin tampil menarik. Banyak juga laki-laki.

Dalam sejarahnya, operasi plastik sudah ada sejak 3.000 tahun sebelum Masehi di Persia. Kini, Teheran tak cuma dikenal sebagai ibu kota Iran. Teheran juga terkenal sebagai ”ibu kota operasi hidung dunia”. Tidaklah aneh jika popularitas praktik bedah kecantikan awet di Timur Tengah.

Dokter Aiza Jamil, konsultan dermatologi di Mubadala Healthcare, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), mengatakan, Timur Tengah telah menjadi tujuan utama untuk perawatan kecantikan, estetika, dan kesehatan. Lokasinya memang strategis, seperti pintu gerbang antara Asia dan Eropa.

”Saya yakin banyak orang berbondong-bondong ke sini untuk mendapatkan penawaran kosmetik medis yang canggih dan pengalaman mewah, perpaduan yang tidak selalu dapat Anda temukan di tempat lain,” kata Jamil kepada Forbes, Oktober 2024.

UEA disebut pusat bedah plastik estetika di Timur Tengah. Dubai memiliki infrastruktur mapan, mengadopsi teknologi canggih, serta mempunyai pekerja profesional terampil. Mereka datang berkat keringanan pajak, ketersediaan pekerjaan, dan kualitas hidup yang baik. 

A woman walks past a mural painted on the outer walls of the former US embassy in the Iranian capital Tehran on September 20, 2020. – Iran called on the rest of the world to unite against the United States, after Washington unilaterally declared UN sanctions against the Islamic republic were back in force. Washington has said it will “impose consequences” on any country not complying with the sanctions, although the US is one of the only nations that believes they are in force. (Photo by ATTA KENARE / AFP)

Menurut Otoritas Kesehatan Dubai (DHA), UEA punya dokter bedah kosmetik per kapita tertinggi di kawasan, 50 dokter untuk satu juta orang. Tahun lalu, prosedur kosmetik yang paling populer adalah filler bibir, sedot lemak, microneedling, dan suntik botoks.

Mengutip kantor berita UEA, Emirates News Agency (WAM), Dubai menerima lebih dari 691.000 orang untuk wisata medis pada 2023. Dubai juga merupakan kota yang paling multikultural di dunia karena ditinggali masyarakat dari sejumlah negara.

Quote

Pasien laki-laki sekarang meningkat 30 persen. Mereka biasanya mencari transplantasi rambut, operasi hidung, sedot lemak, dan operasi ginekomastia.

Dokter Derrick Phillips, konsultan dermatologi dari Biolite Clinic, menambahkan, Dubai menerima beragam pasien dengan masalah klinis yang lebih luas. ”Kota ini menjadi tujuan yang bagus untuk masalah kulit yang spesifik di wilayah tersebut serta negara-negara lain dengan kondisi atmosfer yang sama,” ucapnya.

BeautyMatter dalam laporan bertajuk 2024: Middle East Beauty Market Report menyebutkan, pasar prosedur kosmetik di Timur Tengah dan Afrika diproyeksikan melejit. Dari 656,04 juta dollar AS pada 2021 menjadi 1,29 miliar dollar AS pada 2028. Pertumbuhan yang signifikan ini terjadi akibat perubahan ekonomi dan gaya hidup.

Studi 2021 di The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology mendapati, 63 persen melihat prosedur kosmetik perlahan mulai diterima masyarakat UEA. Sedangkan 20 persen tidak suka pada prosedur itu. Studi ini dilakukan terhadap 178 partisipan yang mayoritas adalah perempuan.

Selain UEA, sebetulnya pasar prosedur kosmetik di Arab Saudi tengah berkembang pesat. Fenomena ini didorong oleh tren kecantikan yang terus berkembang, pendapatan tinggi, dan pengaruh medsos. Menurut Astute Analytica, pasar bedah kosmetik Saudi mencapai valuasi 789,9 juta dollar AS pada 2023.

A handout picture released by the Press Service of Jordanian Queen Rania, shows her (C) holding a dinner party in Amman on May 22, 2023 in celebration of Crown Prince Hussein and Saudi fiancée Rajwa al-Saif's upcoming wedding. (Photo by Office of Her Majesty Queen Rania Al Abdullah / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / Office of Her Majesty Queen Rania Al Abdullah " - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Standar kecantikan

Standar kecantikan di Timur Tengah umumnya adalah mata berbentuk almon, bibir penuh, alis tebal, fitur wajah tajam, dan garis rambut yang kuat. Kecantikan Timur Tengah telah menjadi inspirasi bagi perempuan dan laki-laki di seluruh dunia.

Dokter Mohamed Khater, Direktur Medis Global untuk perusahaan perawatan kulit Swedia Galderma Uppsala, pernah melakukan studi pada 17 ahli bedah plastik dan dokter kulit di Timur Tengah pada 2019. Ia menemukan, perempuan Timur Tengah yang mencari operasi plastik estetika biasanya menginginkan bibir penuh, rahang tegas, hidung kecil, dan dagu menonjol.

Ada beberapa tokoh masa lalu yang kerap menjadi referensi. Sebutlah Ratu Mesir kuno Nefertiti, aktris Mesir Soad Hosny, dan Ratu Iran Soraya Esfandiary-Bakhtiary.

Nama pesohor zaman sekarang juga kerap muncul, contohnya Angelina Jolie, Nadine Njeim, Ameera Al-Taweel, dan Ratu Rania dari Jordania. ”Bahkan di setiap subwilayah memiliki karakteristik khusus mereka sendiri dalam hal kecantikan. Hal ini karena perbedaan antropometri wajah dan genetik,” tambah Khater.

Hal yang menarik, standar kecantikan masa kini meniru ciri-ciri perempuan Timur Tengah. Standar kecantikan di Timur Tengah pernah terpengaruh faktor luar.

Di Lebanon yang juga beken sebagai destinasi operasi plastik, standar kecantikan berubah gara-gara internet, kapitalisme, agama, dan westernisasi. Alhasil, ekspektasi terhadap kecantikan menjadi agak ekstrem bahkan tidak realistis, seperti pembesaran pada bagian tubuh tertentu.

A handout picture released by the Press Service of Jordanian Queen Rania, shows her(C) dancing during a pre-wedding dinner party in Amman on May 22, 2023 in celebration of Crown Prince Hussein and Saudi fiancée Rajwa al-Saif's upcoming wedding. (Photo by Office of Her Majesty Queen Rania Al Abdullah / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / Office of Her Majesty Queen Rania Al Abdullah " - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Namun, menambahkan, generasi Z mulai ingin mempertahankan kecantikan alami. Dua tahun terakhir ini, Bibi Ghalaie, pendiri Doctor Bibi Clinic di Inggris, menjelaskan, pasien beranjak ke prosedur kecantikan yang noninvasif, seperti perawatan kulit dan suntik botoks. Mereka hanya ingin terlihat muda dan segar.

”Saya percaya ini sebagian karena perempuan Timur Tengah mengalami masa pemberdayaan dan mulai mendapat rasa hormat dan pertimbangan terkait peran mereka di masyarakat, tetapi juga karena sikap konservatif terhadap ekspresi diri fisik mulai menjadi bagian dari masa lalu, perlahan tapi pasti,” ujar Ghalaie.

Pasien pria

Mengutip Dubai One, Dr Adel Quttainah dari Quttainah Specialized Hospital, Dubai, menyebutkan, laki-laki juga semakin tertarik menjalani prosedur operasi plastik estetika. Selama 10 atau 15 tahun terakhir, dari 10 pasien yang datang ke kliniknya, rasio pasien terdiri atas 9 perempuan dan 1 laki-laki.

”Jumlah pasien laki-laki sekarang meningkat 30 persen. Mereka biasanya mencari transplantasi rambut, operasi hidung, sedot lemak, dan operasi ginekomastia,” ujar Quttainah, Desember lalu.

Turki menjadi pusat restorasi rambut dunia. Pasiennya berasal dari sejumlah negara, sebutlah Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan Swiss. Dari Indonesia juga ada beberapa pesohor pernah terbang ke sana untuk penanganan masalah kebotakan.

<p>A young Iranian woman walks in Tehran on June 14, 2021, ahead of the June 18 presidential elections. &#8211; Iran is gearing up for a presidential election on June 18 but many young people are more focussed on the daily struggle to survive and their dreams for the future. Jobs are scarce in a recession-hit economy battered by sanctions, a crisis exacerbated by the region&#8217;s worst outbreak of the Covid pandemic. (Photo by ATTA KENARE / AFP)</p>

Karena itu, di Bandara Istanbul lumrah ada orang mondar-mandir dalam kondisi kepala diperban. Media USA Today mencatat, sejuta lebih orang pergi ke Turki untuk transplantasi rambut pada 2022. Layanan itu menghasilkan pendapatan 2 miliar dollar AS—setengah dari total pendapatan pariwisata medis negara ini.

Keunggulan Turki terletak pada kombinasi perawatan tingkat tinggi dan harga hemat. Klinik-klinik di negara ini biasanya mengenakan biaya 2.000-4.500 dollar AS (sekitar Rp 32,4 juta-Rp 72,9 juta). Tersedia pula paket perawatan yang mencakup akomodasi dan transportasi sehingga perawatan di sana mirip dengan jalan-jalan singkat.

Turki juga semakin menarik untuk operasi pemanjangan kaki. Prosedur ini sangat populer di kalangan laki-laki negara Barat yang ingin lebih tinggi. Ash (31), bukan nama sebenarnya, terbang dari Amerika Serikat ke Turki. Sebab, ia tidak puas dengan proporsi tubuhnya.

Setelah operasi, tinggi badannya bertambah 12 sentimeter menjadi total 184 cm. ”Itu adalah prosedur yang sangat menyakitkan dan fase pemulihannya memakan waktu yang sangat lama,” tutur Ash yang mengaku puas karena merasa lebih percaya diri.

Seorang perempuan Iran memperlihatkan jari telunjuknya yang sudah dicelup tinta setelah ia menggunakan hak pilihnya dalam pemilu Iran di sebuah tempat pemungutan suara di Teheran, Iran, Jumat (5/7/2024). An Iranian woman shows her ink-stained finger after casting her ballot at a polling station, in Tehran on July 5, 2024. Polls opened on July 5 for Iran's runoff presidential election, the interior ministry said, pitting reformist candidate Masoud Pezeshkian against ultraconservative Saeed Jalili in the race to succeed Ebrahim Raisi, who died in a May helicopter crash. (Photo by RAHEB HOMAVANDI / AFP)

Ada konsekuensi

Yunus Oc, ahli bedah ortopedi Istanbul, Turki, sudah melakukan lebih dari 200 operasi pemanjangan kaki dalam dua tahun terakhir. ”Saya dulu melakukan prosedur ini terutama untuk alasan medis setelah kecelakaan atau karena gangguan pertumbuhan atau perawakan pendek,” katanya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang mendatanginya untuk alasan kosmetik daripada medis. Oc memperingatkan, prosedur pemanjangan kaki mempunyai konsekuensi serius, tidak seperti operasi hidung atau payudara.

Media beberapa kali memberitakan kegagalan operasi di Timur Tengah. Di Turki, contohnya, seorang perempuan Inggris meninggal karena serangan jantung saat menjalani operasi plastik.

Kepada DW, dokter Susanne Punsmann, ahli di North Rhine-Westphalia Consumer Advice Center, Jerman, mengatakan, ada fasilitas pelayanan kesehatan yang baik dan buruk di Turki, sama seperti di tempat lain. Karena itu, penting bagi calon pasien untuk mengecek apakah dokter atau klinik tersebut sudah sesuai standar Eropa.

Quttainah di Dubai menambahkan, dokter juga perlu memiliki kesadaran dalam memberi layanan medis. Setelah praktik bertahun-tahun, dia belajar untuk mengatakan tidak jika ia menilai kondisi mental pasien tersebut tidak baik.

”Saya tidak akan menyentuh pasien yang punya ekspektasi terlalu tinggi atau tidak realistis, atau pasien yang ingin operasi karena reaksi terhadap kondisi tertentu semacam pelampiasan. Kita harus tahu kapan untuk tidak mengoperasi dan itu yang membuat seseorang menjadi dokter yang baik,” ujar Quttainah.


Kerabat Kerja

Penulis:

Elsa Emiria Leba
 | 

Editor:

Kris Mada