Menyambut kedatangan Presiden Prabowo, jalanan di Abu Dhabi dimeriahkan dengan kehadiran umbul-umbul bendera Indonesia dan bendera UEA.
23 Nov 2024 19:02 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Seusai melakukan lawatan dari London, Inggris, Presiden Prabowo Subianto tiba di Presidential Flight, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Sabtu (23/11/ 2024), sekitar pukul 08.40 waktu setempat. Penerbangan Presiden Prabowo menuju Abu Dhabi terasa sangat istimewa. Saat memasuki langit UEA, pesawat Presiden Prabowo langsung dikawal empat pesawat tempur angkatan udara UEA.
Kunjungan ke Abu Dhabi ini merupakan penutup dari perjalanan kenegaraan perdana Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia. Setelah menutup rangkaian lawatan luar negeri ke UEA, Prabowo akan pulang ke Indonesia pada Minggu (24/11/2024). ”Langsung pulang, 24 (November) saya sudah di Jakarta,” kata Prabowo, Jumat (22/11/2024), saat memberikan keterangan pers di London.
Kedatangan Presiden Prabowo di Abu Dhabi disambut Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei, Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia Brigjen TNI Muhammad Irawadi.
Di London, Presiden Prabowo mengatakan, terdapat beberapa hal strategis yang akan dibahas bersama Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). ”Ya, antara dua negara sahabat yang sangat dekat, ya, pasti, banyak yang dibahas,” kata Presiden Prabowo.
Dari Presidential Flight, Presiden Prabowo bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju salah satu hotel di Abu Dhabi. Sepanjang perjalanan dari bandara menuju hotel, jalanan Abu Dhabi dimeriahkan dengan kehadiran umbul-umbul bendera Indonesia dan bendera UEA. Bendera merah putih tampak berjejer di tepi jalan bersanding dengan bendera UEA.
Di Abu Dhabi, Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan kenegaraan dengan bertemu Presiden MBZ. Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden MBZ digelar di Qasr al Watn, Abu Dhabi, Sabtu (23/11/2024). Kunjungan ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga tiba di Abu Dhabi untuk mendampingi Presiden Prabowo. Para menteri tersebut, antara lain, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga tiba di Abu Dhabi untuk mendampingi Presiden Prabowo.
Pada akhir Oktober lalu, KBRI Abu Dhabi sempat menyelenggarakan Resepsi Diplomatik di Rixos Marina Abu Dhabi yang dihadiri Menteri Energi dan Infrasturktur UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei sebagai tamu kehormatan. Dalam sambutannya, Dubes RI Husin Bagis menjelaskan hubungan Republik Indonesia dan Uni Emirat Arab sangat baik dan erat.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/22/64310d68-2891-48a9-80da-fdbd2dde6e00_jpg.jpg)
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan UEA telah menandatangani berbagai macam kesepakatan kerja sama bilateral di politik, ekonomi, pendidikan, serta sosial budaya. Di bidang ekonomi, UEA menjadi negara pertama di kawasan Timur Tengah yang memiliki perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif dengan Indonesia melalui UEA-Indonesia CEPA. Di bidang sosial, Indonesia telah mengirimkan 130 imam untuk bekerja di masjid-masjid di berbagai daerah di UEA.
Dubes RI juga menyampaikan terima kasihnya terhadap Pemerintah UEA atas berbagai dukungan terhadap Indonesia termasuk pemberian bantuan untuk pembangunan gedung KBRI Abu Dhabi, Masjid Sheikh Zayed di Surakarta, pembangunan Emirates-Indonesia Cardiology Hospital di Surakarta, serta pembangunan gedung MBZ School for Future Studies (SFS) bersama Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Yogyakarta.
Memasuki era kepemimpinan Presiden Prabowo, hubungan RI-UEA dinyatakan akan tetap erat. Dalam kunjungannya ke UEA pada Mei 2024 saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Presiden Prabowo menerima penghargaan Order of Zayed dari Presiden Mohamed bin Zayed.
Penulis:
Mawar Kusuma WulanEditor:
Madina Nusrat