Tim bulu tangkis putri Indonesia akan melawan Kanada pada penyisihan Grup C Piala Uber. Ini menjadi laga penting, apalagi kedua tim memiliki kekuatan seimbang.
24 Apr 2026 21:26 WIB · Olahraga
Humas PP PBSI
HORSENS, JUMAT — Bukan tanpa alasan jika Putri Kusuma Wardani mengatakan bahwa tim bulu tangkis putri Indonesia harus mewaspadai Kanada sebagai lawan pertama dalam kejuaraan Piala Thomas dan Uber. Meski bukan negara kuat dalam persaingan bulu tangkis dunia, Kanada punya kekuatan yang sama merata dengan Indonesia.
Indonesia akan berhadapan dengan Kanada pada Piala Uber penyisihan Grup C di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026) pada sesi kedua mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB. Dengan adanya dua tim lain dalam grup ini, yaitu Taiwan dan Australia, pertandingan melawan Kanada bisa menjadi kunci perjalanan Indonesia dalam kejuaraan beregu putra dan putri dua tahunan ini.
Di antara keempat tim di Grup C, Taiwan ditempatkan di pot 1 untuk undian dengan status sebagai unggulan ketiga. Indonesia, Kanada, dan Australia masing-masing berada di pot 2, 3, dan 4. Posisi tersebut bisa menjadi salah satu indikator untuk melihat bahwa kekuatan Indonesia dan Kanada tak berbeda jauh.
Indonesia memiliki catatan sejarah yang lebih baik dibandingkan Kanada di arena bulu tangkis dunia, termasuk dalam kejuaraan Piala Uber. Namun, ini tidak bisa dijadikan patokan, apalagi jika melihat materi pemain yang memperkuat masing-masing negara di Horsens.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/20/3858d169b026441bd903a0e04584fc52-20260415_ARS_Tim_Uber_mumed.png)
Kanada akan mengandalkan tiga laga nomor tunggal, sementara Indonesia berpeluang mendapat kemenangan dari dua pertandingan ganda sehingga harus mencuri setidaknya satu laga tunggal. Kemenangan dari sektor tunggal ini salah satunya menjadi tanggung jawab Putri yang kemungkinan besar akan diturunkan mengingat Kanada memiliki Michelle Li sebagai atlet berperingkat kesepuluh dunia.
Li menjadi satu-satunya atlet Kanada yang memilki gelar juara dari turnamen BWF World Tour meski gelar tersebut didapat pada 2018 dan 2019. Atlet berusia 34 tahun ini mencapai masa terbaiknya pada 2019 dengan menjuarai Makau Terbuka Super 300 serta mencapai semifinal Jepang Terbuka dan China Masters yang berlevel Super 750. Sementara prestasi tertinggi Wen Yu Zhang dan Rachel Chan, sebagai tunggal kedua dan ketiga, adalah dengan menjuarai turnamen International Series/Challenge yang levelnya berada di bawah BWF World Tour.
Putri unggul 2-0 atas Li, tetapi kemenangannya selalu didapat dalam tiga gim. Dia menang pada semifinal Australia Terbuka, November 2025, dengan skor 17-21, 21-16, 21-18, lalu memenangi babak pertama India Terbuka, Januari 2026, 21-12, 20-22, 21-15.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/24/2f291ba07f855fc73bbc27be7ef309a4-WhatsApp_Image_2026_04_22_at_20.10.31.jpeg)
Persaingan seimbang juga berpeluang terjadi pada tunggal kedua dan ketiga mengingat Indonesia akan mengandalkan atlet-atlet muda. Di antara tiga pemain tunggal lainnya, dua di antaranya baru kali ini menjadi bagian dari tim Piala Uber. Mereka adalah Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal kedua) dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (tunggal ketiga). Pilihan lain adalah Ester Nurumi Tri Wardoyo yang bermain di Piala Uber 2020 dan 2024, tetapi dia tak banyak bertanding selama 2025 karena cedera kaki.
Adapun pada nomor ganda, angka bagi Indonesia bisa didapat dua dari tiga pasangan yang dibawa karena setiap pasangan memiliki kekuatan yang sama. Mereka adalah Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
”Menurut saya, kekuatan Kanada merata, pada tunggal ataupun ganda. Mereka juga masih punya Michelle Li yang konsisten di level atas,” kata Putri seusai latihan di Horsens, Jumat (24/4/2026).
Atlet yang juga menjadi kapten tim Piala Uber Indonesia tersebut berharap setiap atlet yang diturunkan berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan. ”Juga, harus menikmati pertandingan. Tidak perlu memikirkan menang atau kalah. Tim pasti mendukung setiap atlet yang bermain, jadi tidak perlu khawatir atau takut,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/24/22ee8f07010a5b742f8b5ce0c8fd1c8f-WhatsApp_Image_2026_04_22_at_20.10.35.jpeg)
Hal lain yang diingatkan tunggal putri ranking keenam dunia itu adalah mengerahkan semua fokus untuk melawan Kanada sebagai pertandingan pertama. Dia mengingatkan agar atlet mengesampingkan pertandingan lain, yaitu melawan Australia dan Kanada, meski memiliki target menjadi juara Grup C.
Dari pertandingan pada hari pembuka, China sebagai juara bertahan Piala Thomas dan Piala Uber mengawali penampilan dengan kemenangan 5-0 dalam persaingan Grup A. Tim putra mengalahkan Australia, sementara tim putri menang atas Ukraina.
Meski kalah dalam lima pertandingan, salah satu tunggal putra Australia, Shrey Dhand, membuat kejutan dengan memaksa Li Shi Feng bermain tiga gim. Li, atlet ranking ketujuh dunia, harus bermain satu jam sembilan menit untuk mengalahkan Dhand (ranking ke-246) dengan skor 21-15, 17-21, 21-16.
”Ini seperti mimpi menjadi kenyataan. Li adalah salah satu idola saya dan saya senang kami bisa bermain dalam pertandingan menarik seperti tadi,” komentar Dhand dalam akun media sosial resmi BWF.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/23/72706a045e22e1c83fd4ef1908f0a287-WhatsApp_Image_2026_04_22_at_20.10.52.jpeg)
Perlawanan ketat diberikan tim putra Kanada terhadap juara Piala Thomas 2022, India, juga dalam penyisihan Grup A. Kanada merebut partai pertama melalui kemenangan Victor Lai atas Lakhsya Sen, 18-21, 21-19, 21-10, sebelum kehilangan empat laga berikutnya.
Sementara tim putra Indonesia mengawali penampilan dengan melawan Aljazair di Grup D pada sesi ketiga, mulai pukul 18.30 waktu setempat atau pukul 23.30 WIB. Dalam daftar pertandingan yang dirilis BWF, tiga jam sebelum pertandingan, Indonesia menurunkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting pada tiga partai pertama. Adapun kemenangan dari sektor ganda diharapkan datang dari Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Dari lima wakil tersebut, Raymond/Nikolaus akan menjalani debut di Piala Thomas.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar