Sebagai juara bertahan, timnas basket putri Indonesia menjalani persiapan lebih awal. Sebanyak 20 pemain telah mengikuti pemusatan latihan.
08 Nov 2024 14:33 WIB · Olahraga
Oleh Rebiyyah Salasah - [email protected]
SURABAYA, JUMAT — Timnas basket putri Indonesia memulai tahapan awal persiapan SEA Games Thailand 2025 dengan pembenahan kondisi fisik pemain. Sebanyak 20 pemain telah dipanggil dan menjalani pemusatan latihan sejak 17 Oktober 2024.
Ini adalah tahap awal dari persiapan menatap SEA Games 2025 Thailand.
Tahapan awal persiapan itu digelar di GOR Cahaya Lestari Surabaya, Surabaya, Jawa Timur. Para pemain yang dipanggil mengawalinya dengan tes untuk mengetahui kondisi fisik mereka.
Terdapat dua tes yang dijalani oleh para pemain, yakni fitness test atau tes kebugaran jasmani dan agility test atau tes kelincahan. Hasil tes akan menjadi landasan untuk pembenahan kondisi fisik pemain.
”Ini adalah tahap awal dari persiapan menatap SEA Games 2025 Thailand. Tim lebih memfokuskan diri kepada pembenahan kondisi fisik dari setiap pemain,” jelas manajer timnas basket putri, Christopher Tanuwidjaja, Jumat (8/11/2024).
Dari 20 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan, 11 di antaranya merupakan pemain yang menjadi bagian dari tim peraih medali emas di SEA Games Kamboja 2023. Mereka, antara lain, Priscilla Annabel Karen, Agustin Gradita Retong, Clarita Antonio, Yuni Anggraeni, Henny Sutjiono, dan Adelaide Callista Wongsohardjo.
Sementara itu, pemain-pemain di luar skuad SEA Games Kamboja 2023 yang dipanggil, seperti Faizzatus Shoimah, Jesslyn Angelique Aritonang, dan Lea Elvensia Wolobubo Kahol. Meski tak masuk ke dalam skuad peraih emas di SEA Games, ketiga pemain itu pernah memperkuat tim saat tampil di Asian Games Hangzhou 2022.
Mereka berlatih di bawah arahan pelatih Marlina Herawan serta asisten pelatih Andrie Ekayana dan Alfa Hari Kusumanegara. Adapun pelatih fisik tim, yaitu Trisna Gamaputri.
SEA Games Thailand 2025 direncanakan digelar pada 7 Desember-19 Desember 2025. Ajang multicabang dua tahunan se-Asia Tenggara ini bakal dilaksanakan di tiga kota tuan rumah utama, yakni Bangkok, Chonburi, dan Songkhla.
Ke Thailand, timnas basket putri Indonesia akan datang sebagai juara bertahan. Agustin Gradita Retong dan kawan-kawan mengukir sukses meraih meraih medali emas di SEA Games Kamboja 2023, prestasi perdana sejak partisipasi pertama mereka pada SEA Games Malaysia 1977.
Kesuksesan itu juga diwarnai dengan sapu bersih enam kemenangan dalam enam laga. Tren tersebut berlanjut saat tampil di Piala Asia FIBA 2023 Divisi B. Agustin Gradita Retong dan kawan-kawan mengukir rekor lima kemenangan dari lima pertandingan untuk meneguhkan mereka sebagai juara.
Artinya, mereka total meraih 11 kemenangan dengan selang waktu tiga bulan. Permainan Indonesia juga terlihat masih konsisten kendati saat tampil dan menjuarai Piala Asia FIBA 2023 Divisi B tak diperkuat dua pemain andalan saat di SEA Games, guard Adelaide Callista Wongsohardjo dan forward naturalisasi Peyton Whitted.
Dengan menjuarai Piala Asia FIBA 2023 Divisi B, timnas putri kembali menciptakan sejarah karena berhak promosi untuk pertama kalinya ke Divisi A sejak format dua divisi diterapkan mulai 1994.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/05/14/fb587bed-0a88-49ca-9d05-a4385cd1ced9_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/08/20/69bfbb43-c130-4fba-90d6-ea952f0c76ce_jpg.jpg)
”Senang dan bangga kembali bisa menciptakan sejarah. Semua ini berkat kerja keras semua pihak. Hasil ini menambah kepercayaan diri untuk bisa bersaing di level Asia,” ujar forward timnas putri, Henny Sutjiono, saat itu.
”Namun, kami memang di awal turnamen ini tujuannya untuk Asian Games. Kami mau berusaha sebaik mungkin dan mencari pengalaman dengan baik. Siapa tahu bisa mendapat peringkat lebih baik daripada Asian Games sebelumnya,” tutur pemain klub Surabaya Fever ini.
Dari Asian Games Hangzhou 2022, Indonesia pulang sebagai peringkat ke-8 dengan hanya satu kemenangan atas Mongolia. Peringkat ini setingkat di bawah posisi Indonesia saat tampil di Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Di hadapan publik sendiri, Indonesia finis pada posisi ketujuh dengan mencatat dua kemenangan sepanjang turnamen, yakni ketika melawan Mongolia dan India.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji Dewabrata