Timnas Bola Voli Putri Gagal Penuhi Target di AVC Nations Cup 2025

Setelah gagal memenuhi target menembus empat besar, timnas bola voli putri Indonesia mengalihkan fokus ke perebutan peringkat kelima AVC Nations Cup 2025.

13 Jun 2025 16:49 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

HANOI, JUMAT — Dengan hanya meraih dua kemenangan dari total lima laga fase grup, timnas bola voli putri Indonesia dipastikan tidak bisa melaju ke babak semifinal di AVC (Konfederasi Bola Voli Asia) Women’s Volleyball Nations Cup 2025. Perubahan skuad dan jadwal pertandingan yang beruntun ditengarai sebagai penyebab timnas putri gagal memenuhi target menembus empat besar.

Indonesia mengakhiri fase grup dengan kemenangan 3-0 (25-14, 25-15, 25-19) atas Selandia Baru, Kamis (12/6/2025). Bagi Yolla Yuliana dan kawan-kawan, laga ini merupakan kemenangan kedua beruntun mereka setelah sehari sebelumnya mengalahkan Mongolia dengan skor serupa, 3-0 (25-18, 25-21, 25-23).

Meski meraih dua kemenangan, hasil positif itu belum cukup membawa timnas putri melaju ke semifinal. Sebab, Indonesia tumbang pada tiga laga awal melawan Iran (2-3), Filipina (1-3), dan Kazakhstan (0-3).

Alhasil, Indonesia hanya bisa finis di posisi keempat klasemen akhir Pul B. Hanya dua tim terbaik dari Pul A dan Pul B yang berhak melaju ke babak semifinal.

Pebola voli putri Indonesia, Mediol Yoku, menerima bola saat menghadapi Selandia Baru pada laga terakhir fase grup AVC Women's Volleyball Nations Cup 2025. Indonesia menang 3-0 (25-14, 25-15, 25-19) dalam laga yang digelar di Gimnasium Dong Anh, Hanoi, Vietnam. Kamis (12/6/2025).

Padahal, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo sebelumnya menargetkan timnas putri minimal lolos ke empat besar AVC Nations Cup. Target tersebut, menurut Imam, akan menjadi modal berharga mencapai untuk ajang internasional berikutnya.

Ada beberapa faktor ditengarai jadi penyebab timnas putri gagal memenuhi target tersebut. Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus PP PBVSI Loudry Maspaitella mengatakan, perubahan skuad timnas putri turut memengaruhi kekuatan tim di AVC Nations Cup 2025. Timnas putri Indonesia memang tidak tampil dengan kekuatan terbaik.

Quote

Bermain tiga kali berturut-turut dengan jeda kurang dari 24 jam jelas bukan hal mudah. Loudry Maspaitella

Setelah sempat memanggil 15 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan AVC Nations Cup pada 15 Mei lalu, 10 hari berselang, ada perubahan skuad. Tiga pemain yang sebelumnya dipanggil terpaksa harus absen. Sebagai gantinya, ada dua pemain baru yang dipanggil ke pelatnas.

Pemain-pemain yang absen itu, antara lain, outside hitter Megawati Hangestri dan Aulia Suci Nurfadila serta opposite Arsela Nuari Purnama. Mereka meminta izin absen untuk keperluan personal dan menjalani pemulihan cedera.

Pebola voli putri Indonesia, Ersandrina Devega Salsabilah, melepaskan pukulan saat menghadapi Selandia Baru pada laga terakhir fase grup AVC Women's Volleyball Nations Cup 2025. Indonesia menang 3-0 (25-14, 25-15, 25-19) dalam laga yang digelar di Gimnasium Dong Anh, Hanoi, Vietnam. Kamis (12/6/2025).

PP PBVSI lantas memanggil middle blocker Dinda Syifa Amalia dan outside hitter Ajeng Viona Adelia. Keputusan ini mendapatkan respons negatif, terutama dari warganet. Mereka mempertanyakan keseriusan federasi dalam menyiapkan tim dan komitmen pemain yang dipanggil.

”Ditambah lagi, jadwal pertandingan yang padat membuat pemain sulit mendapatkan waktu pemulihan yang ideal. Bermain tiga kali berturut-turut dengan jeda kurang dari 24 jam jelas bukan hal mudah,” tutur Loudry.

Perebutan peringkat kelima

Dengan kegagalan menembus empat besar, timnas putri Indonesia mengalihkan fokus untuk perebutan peringkat kelima. Pada laga semifinal perebutan peringkat kelima hingga kedelapan, Indonesia menumbangkan Hong Kong 3-1 (25-21, 25-20, 23-25, 25-15), Jumat (13/6/2025) siang.

Indonesia akan menghadapi pemenang laga Australia dan Iran untuk memperebutkan peringkat kelima, Sabtu (14/6/2025). ”Kami harus memulihkan diri lebih dahulu karena laga melawan Hong Kong sangat melelahkan bagi kami. Kami berharap laga selanjutnya kami bisa lebih segar,” kata kapten tim Indonesia, Yolla, selepas pertandingan.

”Laga besok bisa jadi big match karena kami akan melawan Iran lagi atau Australia. Ini pertandingan yang penting. Saya akan mengajak teman-teman lain untuk tetap menikmati pertandingan, tetapi tetap fokus,” ujarnya kemudian.

Parap emain timnas bola voli putri Indonesia berdoa sebelum menghadapi Selandia Baru pada laga terakhir fase grup AVC Women's Volleyball Nations Cup 2025. Indonesia menang 3-0 (25-14, 25-15, 25-19) dalam laga yang digelar di Gimnasium Dong Anh, Hanoi, Vietnam. Kamis (12/6/2025).

Baik Iran maupun Australia adalah lawan yang patut diwaspadai Indonesia. Jika menilik dari peringkat dunia, Indonesia sebenarnya lebih unggul dari Iran. Berdasarkan peringkat dunia per 27 Mei 2025 atau sebelum AVC Nations Cup, Indonesia menempati peringkat ke-54. Sementara Iran berada di posisi ke-57.

Namun, Indonesia justru kalah dari Iran pada laga pertama fase grup AVC Nations Cup. Tim asuhan pelatih Octavian ini takluk 2-3 (25-23, 23-25, 25-16, 19-25, 12-15).

Adapun Indonesia punya pengalaman mengalahkan Australia dengan skor 3-0 (25-13, 25-17, 25-16). Namun, pertemuan tersebut telah berlalu dua tahun ketika AVC Challenge Cup 2023 di Gresik, Jawa Timur. Saat itu, Indonesia berkekuatan penuh dan keluar sebagai runner-up.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Rosdiana Sitompul