Indonesia datang ke Australia dengan misi membawa pulang poin. Pemenang duel di Sydney berpeluang besar mendampingi Jepang ke Piala Dunia 2026.
19 Mar 2025 18:48 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Tim nasional Indonesia haram pulang dengan tangan hampa ketika menantang Australia, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB, di Stadion Sepak Bola Sydney pada laga ketujuh Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona AFC. Ada tiga bekal penting bagi skuad ”Garuda” untuk mengakhiri rekor selalu kalah saat menjalani laga tandang ke Australia sejak 1973.
Indonesia melanjutkan persaingan kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan tambahan empat wajah anyar. Ole Romeny (Oxford United/penyerang), Emil Audero (Palermo/kiper), Dean James (Go Ahead Eagles/bek sayap kiri), dan Joey Pelupessy (Lommel/gelandang) menambah kualitas sekaligus kedalaman skuad.
Kehadiran empat pemain baru itu melejitkan nilai pasar akumulasi timnas Indonesia. Merujuk data Transfermarkt, 29 pemain yang dibawa Pelatih Indonesia Patrick Kluivert ke Sydney menghasilkan nilai pasar Rp 634,86 miliar.
Tak ayal, itu adalah nilai pasar tertinggi dalam sejarah timnas Indonesia. Indonesia pun berada di posisi keenam sebagai tim dengan nilai pasar tertinggi di Asia saat ini.
Peringkat nilai pasar skuad Garuda hanya kalah dari Jepang (Rp 5,3 triliun), Korea Selatan (Rp 2,1 triliun), Uzbekistan (Rp 1,2 triliun), Iran (Rp 804,7 miliar), serta Uni Emirat Arab (Rp 770,8 miliar). Indonesia merupakan tim termahal di Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/19/da2db224c5a5533238f684858584fa70-wires_photo_91_.jpg)
Nilai skuad Indonesia sudah melampaui dua tim langganan Piala Dunia asal Asia, seperti Arab Saudi (Rp 532,7 miliar), dan lawan Indonesia di gim ketujuh, Australia (Rp 412,8 miliar). Tingginya nilai pasar itu didasari penilaian performa pemain terkini dan kualitas individu setiap pemain sehingga sudah sepatutnya Indonesia membuktikan harga mahal mereka di atas rumput Stadion Sepak Bola Sydney.
”Saya pikir tim sudah siap. Mereka tahu apa yang diharapkan dari laga besok (Kamis). Jadi, kami sangat menantikan untuk memainkan pertandingan,” kata Kluivert dalam konferensi pers jelang laga, Rabu (19/3/2025), di Stadion Sepak Bola Sydney. Dalam kesempatan itu, Kluivert didampingi bek tengah dan kapten tim Jay Idzes.
Selain itu, Indonesia juga telah dibekali ”gerbong” staf kepelatihan baru di bawah komando Kluivert. Mantan penyerang timnas Belanda itu didukung oleh 10 pembantu, di antaranya tiga asisten, yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg. Belum lagi, Kluivert juga dibimbing oleh penasihat teknis berpengalaman Jordi Cruyff.
Kluivert bersama tim pelatih sejatinya lebih baik dari staf kepelatihan Australia yang dipimpin Tony Popovic. Jumlah staf inti Popovic pun setengah lebih sedikit dari Kluivert atau hanya berjumlah lima orang, yang terdiri dari dua asisten pelatih, seorang pelatih kiper, seorang tim analis, dan seorang pakar gizi.
Dari sisi pengalaman sebagai juru taktik, Popovic lebih banyak menghabiskan waktu di Australia dengan memberikan gelar domestik kepada Western Sydney Wanderers, Perth Glory, dan Melbourne Victory. Adapun Kluivert, walaupun baru menjabat pelatih kepala di timnas Curacao dan Adana Demirspor, pernah mengemban tugas sebagai asisten Louis van Gaal di Piala Dunia 2014. Kluivert juga pernah menjabat sebagai Direktur Akademi Barcelona pada 2019-2021.
Alhasil, berbekal kualitas pemain dan pelatih yang sejatinya lebih baik, Indonesia memiliki peluang untuk mengakhiri rekor selalu kalah di kandang Australia. Sejak menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 1974 pada 13 Maret 1973, yang berakhir dengan kekalahan 1-2, Indonesia juga tumbang pada empat kunjungan selanjutnya hingga kualifikasi Piala Asia 2011 pada Maret 2010. Rekor laga Indonesia di markas Australia adalah mencetak satu gol dan kemasukan 14 gol.
”Saya sangat senang dengan kualitas yang kami miliki di dalam tim. Segalanya bisa lebih baik. Memang kami tidak memiliki banyak waktu untuk persiapan, tetapi saya memiliki perasaan sangat baik terhadap seluruh pemain secara individu,” tambah Kluivert.
Jay Idzes pun tidak ingin memberikan kekecewaan kepada bangsa Indonesia. Ia bertekad untuk membalas dukungan suporter, baik yang hadir di stadion maupun jutaan warga Indonesia yang menyaksikan skuad Garuda dari Tanah Air.
”Kami sudah berbicara antarpemain tentang makna gim nanti. Sangat penting bahwa semua pemain memahami kami berjuang dan mewakili negara kami, 280 juta orang di belakang kami,” tutur Jay, yang membela Venezia di Serie A Italia.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/19/df2b06b5-b81c-4bad-bbfd-5fb3a53c0c99_png.png)
Satu keuntungan lain untuk Indonesia adalah absennya sejumlah pemain utama Australia, di antaranya Harry Souttar, Alessandro Circati, Jordan Bos, Riley McGree, Massimo Luongo, Connor Metcalfe, serta Mitch Duke, akibat masalah kebugaran.
Meskipun kehilangan sejumlah pemain andalan, Popovic yakin kualitas penampilan timnya tidak akan mengalami penurunan. Sejak ditangani Popovic, ”Socceroos” baru meraih kemenangan atas China serta ditahan imbang oleh Jepang, Arab Saudi, dan Bahrain.
”Kami memperhatikan dengan saksama susunan pemain di belakang dan tengah. Kemungkinan ada pemain yang menempati posisi berbeda. Saya yakin kami memiliki kualitas yang cukup untuk menghadapi berbagai situasi di pertandingan nanti,” ujar Popovic dalam konferensi pers jelang laga.
Ia menambahkan, kehadiran Kluivert membuat skuad Indonesia masih sulit ditebak. Pasalnya, Australia tidak memiliki data dan gaya permainan Kluivert yang bakal menjalani debut di Sydney.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/19/33a4ee7fd1ca762b0f5f6b39f228e19d-wires_photo_93_.jpg)
”Tujuan utama kami adalah fokus pada diri sendiri. Kami percaya diri bisa memainkan sepak bola yang kami inginkan,” ucapnya.
Indonesia dan Australia memburu poin di Sydney. Pemenang pada laga itu dipastikan akan berada di peringkat kedua sekaligus membuka harapan mendampingi Jepang menyabet tiket ke Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, tim yang menderita kekalahan berpeluang mengalami penurunan peringkat. Pada dua gim lain Grup C, Arab Saudi akan bertemu dengan China, lalu Jepang menghadapi Bahrain. Jika mengalahkan Bahrain di Saitama, Jepang bisa menjadi tim pertama yang memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 dari babak kualifikasi.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti