BINA DAMAI AS-IRAN

Trump Ancam Musnahkan, Iran Pertegas Syarat untuk Akhiri Perang

Pembicaraan langsung pejabat AS dan Iran selama tiga jam disebut berlangsung baik. Sebelumnya, di Sidang Majelis Umum PBB, Trump mengancam akan memusnahkan Iran.

23 Sep 2026 10:15 WIB · Internasional

AP Photo/Julia Demaree Nikhinson

Oleh Irene Sarwindaningrum

NEW YORK, RABU — Pejabat Amerika Serikat dan Iran bertemu setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan Iran dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. Pertemuan selama tiga jam itu membahas syarat Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz, menurut media Pemerintah Iran.

”Pertemuan itu sangat baik,” kata Trump kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).

Trump mengatakan, dua utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, bertemu pejabat Iran di sela-sela sidang di New York. Namun, ia tidak merinci hasil pembicaraan.

Pasar dunia merespons positif kabar pertemuan AS–Iran dan harapan akan berlanjutnya perundingan kedua negara. Harga minyak Brent ditutup turun 1,1 persen menjadi 99,25 dolar AS per barel pada Rabu (23/9/2026). Adapun harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 1,2 persen menjadi 94,59 dolar AS per barel.

Sebelum pertemuan itu, dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Trump mengancam akan memusnahkan Iran jika kesepakatan untuk mengakhiri perang tidak segera tercapai.

”Saya harus mengambil keputusan besar. Akankah tercapai kesepakatan dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya, mungkin salah satu yang terhebat di Timur Tengah atau bahkan dunia? Atau saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat, tanpa pernah memberi mereka kesempatan untuk kembali membunuh dan menghancurkan rakyat serta negara-negara?” katanya.

President Donald Trump speaks to the United Nations General Assembly, Tuesday, Sept. 22, 2026, at the UN headquarters. (AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

Sebagian besar delegasi Iran meninggalkan ruang sidang ketika Trump mengecam negara mereka.

Dalam pidato 37 menit itu, Trump membela keputusannya memulai perang dengan Iran. Ia mendesak Iran membuka sepenuhnya Selat Hormuz dan kembali ke meja perundingan. Ia juga menuduh Teheran mengulur kesepakatan hingga pemilu sela AS selesai.

Trump juga bertemu para pemimpin dan pejabat senior negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), serta Irak dan Jordania, di sela-sela sidang. Pertemuan itu membahas langkah selanjutnya terkait perang Iran. Negara-negara GCC yang hadir meliputi Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Dalam itu, Trump menyebut pembicaraan utusannya dengan pihak Iran sangat produktif. Ia mengisyaratkan adanya peluang mencapai kesepakatan damai.

US President Donald Trump speaks alongside (L/R) Iraqi Prime Minister Ali al-Zaid, Turkey's President Recep Tayyip Erdogan and Jordan's King Abdullah II during a Gulf Cooperation Council (GCC) multilateral meeting on the sidelines of the 81st United Nations General Assembly in New York on September 22, 2026. (Photo by Brendan SMIALOWSKI / AFP)
NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 22: Iran Foreign Minister Abbas Araghchi (L) along with other delegates attends the 81st session of the United Nations (U.N.) General Assembly at U.N. Headquarters on September 22, 2026 in New York City. World leaders have gathered in New York for the annual session of the United Nations General Assembly, with this year's global issues ranging from the threat of artificial intelligence to the continued wars in Ukraine and Gaza.   Spencer Platt/Getty Images/AFP (Photo by SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Dikutip dari media Pemerintah Iran, IRIB, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan tuntutan untuk mengakhiri perang saat bertemu Witkoff. Tuntutan itu berupa pencabutan segera blokade laut, pencairan segera seluruh aset Iran yang dibekukan, serta penghentian perang di seluruh front perlawanan.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya mengatakan, Trump terbuka untuk bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian selama berada di New York. Namun, belum ada kepastian pertemuan kedua presiden.

Perberat syarat

Di Teheran, pada hari yang sama, Garda Revolusi Iran menyatakan Iran memperberat syarat penghentian perang setelah kesepakatan Juni kandas. Juru bicara Garda Revolusi Iran, Hossein Mohebi, mengatakan, tuntutan itu mencakup pencairan sekaligus aset yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS sebelum perundingan.

Pada tuntutan sebelumnya, pencairan direncanakan berlangsung bertahap. Iran juga menambah tuntutan pencabutan blokade terhadap Yaman. ”Mereka melanggar kesepakatan dan melakukan tindakan keji lainnya. Karena itu, kami memperberat persyaratan kami,” kata Mohebi.

Hossein Mohebbi, spokesperson of Iran's Islamic Revolution Guard Corps (IRGC), speaks during an exclusive interview with AFP in Tehran on September 22, 2026. Iran's Revolutionary Guards on September 21 warned they would attack new targets and deploy new weapons if the US launches further attacks on the country. Almost seven months into their war, Tehran and Washington remain locked in a stalemate, though neither side appears willing to return to full-scale war. (Photo by AFP) / - Israel OUT / NO Access Israel Media/Persian Language TV Stations Outside Iran / Strictly No Access BBC Persian / VOA Persian/Manoto TV / Iran International
/ Radio Farda --

Attention editors: AFP covers the war in the Middle East through its extensive regional network, including bureaus in Tehran, Jerusalem, and several neighboring countries. Since the start of the conflict, journalists have been working under increasingly restrictive conditions. Authorities in several countries have limited reporters' movements, photo and live video coverage from sensitive locations. Some governments and armed groups have banned images of missile or drone strikes and other security-related sites. /
Women draped in Iranian flags march during the state-organized "Janfada," or "Sacrifice for Iran," military-style parade in Tehran, Iran, Friday, Sept. 18, 2026. (AP Photo/Vahid Salemi)

AS dan Iran telah menyepakati nota kesepahaman menuju penyelesaian permanen konflik pada pertengahan Juni. Belum sebulan berlaku, kesepakatan itu kandas pada awal Juli setelah kedua pihak saling menuduh melakukan pelanggaran.

Nota kesepahaman Juni mencakup tuntutan Iran agar AS mencabut sanksi minyak, mengakhiri blokade laut terhadap pelabuhan Iran, mencairkan aset Iran di luar negeri, serta menghentikan perang di semua front, termasuk Lebanon.

”Masalah Yaman tidak masuk agenda kesepakatan sebelumnya. Sekarang kami menuntut agar pencabutan blokade terhadap Yaman dimasukkan dalam kesepakatan,” ujar Mohebi.

Tuntutan itu merujuk pada pembatasan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap pelabuhan dan bandara yang dikuasai kelompok Houthi, sekutu Iran di Yaman. Blokade itu telah berlangsung sejak 2015.

Quote

Masalah Yaman tidak masuk agenda kesepakatan sebelumnya. Sekarang kami menuntut agar pencabutan blokade terhadap Yaman dimasukkan dalam kesepakatan.

Belakangan, Houthi merebut sejumlah wilayah di sekitar Selat Bab al-Mandab. Kelompok itu juga telah mengumumkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi. Langkah tersebut mengancam pelayaran di Laut Merah dan berpotensi memperparah gangguan pengiriman minyak global akibat pembatasan pelayaran di Selat Hormuz.

Dalam beberapa pekan terakhir, AS juga meningkatkan tekanan ekonomi ke Teheran. Tekanan dilakukan dengan menyasar bank-bank asing yang dituduh memiliki hubungan dengan Teheran serta memperketat sanksi terhadap maskapai Iran.

”Amerika Serikat tidak akan mencapai tujuannya melalui blokade ekonomi. Meskipun itu merugikan kami dan kami pasti akan membalas,” kata Mohebi.

People sit in a fishing boat sailing the Bab el-Mandeb Strait off of Yemen's southern Taiz province on July 25, 2026. A spokesman for Yemen's Houthis had said on July 24 that the rebels were not blocking traffic through the strategic Bab al-Mandeb Strait, after they declared a maritime embargo this week on their foe Saudi Arabia. The Iran-backed group attacked a Saudi ship in the nearby Red Sea after announcing the blockade, which threatens the top oil exporter's ability to get its supplies to the world following Iran's parallel blockade of the Strait of Hormuz, the kingdom's only other maritime route. (Photo by Khaled ZIAD / AFP) /
Pulau Perim alias Mayyun di Selat Bab el-Mandeb.  Selat itu akses dari dan ke Laut Merah

Meski menyatakan Teheran tidak berupaya memperluas perang, ia mengancam akan meningkatkan serangan apabila AS kembali menyerang. ”Kali ini, kami tidak akan sekadar membalas, kami akan mengambil sikap ofensif, dan Amerika akan menyesali tindakannya, mengalami penghinaan yang lebih besar daripada sebelumnya,” ujarnya.

Mohebi juga mengklaim AS telah mencoba menghubungi Garda Revolusi, tetapi upaya itu ditolak. ”Amerika telah mencoba menghubungi kami, tetapi kami menolak kontak semacam itu. Urusan kami dengan musuh, selama mereka tetap bermusuhan, hanya dilakukan melalui senjata,” katanya.

Kritik pada AS soal Gaza

Dalam pidatonya, Trump juga membanggakan rencana perdamaian Gaza sebagai keberhasilan diplomasi. Beberapa jam kemudian, di podium yang sama, Presiden Perancis Emmanuel Macron mempertanyakan klaim tersebut.

Menurut Macron, perdamaian yang dibanggakan itu belum membuka kembali akses kemanusiaan ke Gaza. ”Sebagian orang membanggakan apa yang disebut sebagai perdamaian. Namun, perdamaian itu tidak membuka kembali akses kemanusiaan, bahkan sedetik pun. Apakah kita hanya akan berdiam diri menyaksikan tontonan yang seharusnya membuat kita semua malu ini?” kata Macron.

France's President Emmanuel Macron speaks during the 81st session of the United Nations General Assembly at United Nations headquarters, Tuesday, Sept. 22, 2026. (AP Photo/Seth Wenig)
Qatar's Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani speaks during the 81st session of the United Nations General Assembly at United Nations headquarters, Tuesday, Sept. 22, 2026. (AP Photo/Seth Wenig)

Macron juga mengecam pelanggaran terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Menurut dia, tindakan itu terus menggerus kemungkinan terwujudnya negara Palestina.

Perancis telah menjatuhkan sejumlah sanksi terkait kekerasan pemukim terhadap warga Palestina. Paris juga memulai proses pelarangan produk dari permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Macron memperingatkan bahwa pelanggaran terhadap kedaulatan negara-negara tetangga Israel justru melemahkan keamanan Israel, baik saat ini maupun pada masa depan.

Menanggapi kritik tersebut, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan, Trump telah mengakhiri perang Israel-Hamas, membebaskan seluruh sandera yang masih hidup, dan mengembalikan jenazah sandera kepada keluarga mereka. Menurut Kelly, Trump kini memimpin pelaksanaan rencana perdamaian Gaza yang terdiri atas 20 poin.

”Tidak ada yang berbuat lebih banyak untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan itu,” kata Kelly.

Seruan terkait Gaza juga disampaikan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Dalam pidatonya di PBB, ia mendesak Israel memenuhi komitmennya untuk menghentikan operasi, menarik diri dari Gaza, dan mencabut blokade.

Qatar bersama Mesir dan AS menjadi mediator gencatan senjata Gaza serta mendorong pelaksanaan kesepakatan tersebut. Terkait Iran, Tamim menegaskan keyakinannya bahwa konflik masih dapat diselesaikan melalui diplomasi. Qatar juga berperan sebagai mediator AS-Iran. (AFP/AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Irene Sarwindaningrum
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase