Trump Umumkan Kemenangan atas Harris di Pilpres AS

Penghitungan suara di sejumlah negara bagian belum selesai, tetapi perolehan suara elektoral Trump sudah mengungguli Harris.

06 Nov 2024 17:17 WIB · Internasional

Oleh Fransisca Romana Ninik W - [email protected]

WASHINGTON, RABU — Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, mengumumkan telah memenangi pemilihan presiden Amerika Serikat 2024. Dalam pidato pada Rabu (6/11/2024) dini hari di Florida atau Rabu sore WIB, Trump menyebut kemenangannya sebagai gerakan politik terbesar sepanjang masa. ”Belum pernah ada yang seperti ini di negara ini,” ujarnya.

Penghitungan suara di sejumlah negara bagian belum selesai, tetapi perolehan suara elektoral (electoral vote) Trump sudah mencapai 266 suara, sebagaimana dilaporkan CNN. Penghitungan oleh kantor berita Associated Press (AP) menunjukkan Trump mengantongi 267 suara elektoral. Diperlukan minimal 270 suara elektoral untuk memenangi pilpres AS.

Adapun kandidat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, menurut penghitungan CNN mendapat 219 suara elektoral. Sementara penghitungan oleh AP, Harris mendapatkan 224 suara elektoral. Foxnews menyebut Trump telah meraih 270 dari 538 suara dewan elektoral. Sementara laman pemantau pemilu AS, 270towin, menyebut Trump 286 suara elektoral.

Perolehan suara elektoral sementara pemilihan presiden AS 2024.

Kemenangan Trump salah satunya berkat perolehan suara di negara-negara bagian mengambang. Di tujuh negara bagian, yakni Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin inilah pertarungan berlangsung sengit antara Trump dan Harris.

Pennsylvania merupakan ”hadiah” terbesar bagi Trump. Pennsylvania dikenal sebagai basis Demokrat. Negara bagian ini bersama dengan Michigan dan Wisconsin dikenal sebagai ”tembok biru”  dan menjadi andalan Partai Demokrat. Di Pennsylvania, Trump meraup 50,9 persen suara, sementara pesaingnya, Kamala Harris, memperoleh 48,2 persen suara. Kemenangan di Pennsylvania itu memberikan arti lebih bagi Trump.

Trump juga mendominasi perolehan suara di Georgia yang telah memilih Demokrat dalam pemilihan empat tahun lalu. Trump juga berhasil mempertahankan suara di Negara Bagian North Carolina yang diperebutkan ketat dengan Harris.

Perolehan suara Trump secara tajam tersebut mempersempit jalan Harris menuju kemenangan. Satu kemenangan lagi di Alaska atau di negara bagian swing yang tersisa, seperti Michigan, Wisconsin, Arizona, atau Nevada, akan mengirim mantan presiden dari Partai Republik itu kembali ke Gedung Oval. 

Sejumlah pemimpin dunia langsung memberi selamat kepada Trump. Ucapan selamat kepada Trump, antara lain, disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Netanyahu menyebut kemenangan Trump sebagai cara kembali yang bersejarah.

A supporter of US Vice President and Democratic presidential candidate Kamala Harris reacts during an election night event at Howard University in Washington, DC, on November 5, 2024. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

”Kedatangan kembali ke Gedung Putih secara bersejarah menawarkan awal baru bagi Amerika dan komitmen ulang yang kuat bagi aliansi bersa antara Israel dan Amerika,” tulis Netanyahu di media sosial.

Sementara itu, Zelenskyy hanya mengomentari singkat. Ia menyebut kemenangan Trump mengesankan.

Ucapan singkat juga disampaikan PM Inggris Keir Starmer dan Presiden Perancis Emmanuel Macron. Mereka hanya menyatakan siap bekerja sama dengan Trump.

Adapun China melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri menyatakan akan terus bekerja sama dengan AS berdasarkan saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan prinsip menang-menang. China memperkirakan akan bergelut dalam ”perang dagang” seperti yang telah dideklarasikan Trump pada periode pertama.

Di Moskwa, Rusia menyatakan, Kremlin akan menilai Trump berdasarkan tindakannya. ”Kami akan menarik kesimpulan berdasarkan langkah dan kata-kata konkret,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. (AP/AFP/REUTERS)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Fransisca Romana Ninik W
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H