Ungguli Cong An Ha Noi, Modal Berharga PSM Makassar dari Parepare

PSM Makassar memanfaatkan keuntungan bermain di Parepare. Gaya pragmatis ”Juku Eja” bertuah di ajang Kejuaraan Klub ASEAN.

02 Apr 2025 22:46 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

JAKARTA, KOMPAS — Penantian Pulau Sulawesi selama dua dekade untuk menggelar laga sepak bola internasional berbuah manis. PSM Makassar mengemas kemenangan penting 1-0 atas Cong An Ha Noi (CAHN) pada gim pertama semifinal Kejuaraan Klub ASEAN, Rabu (2/4/2025) malam, di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan.

Gol tunggal bek tengah dan kapten PSM, Yuran Fernandes, memberikan keuntungan bagi duta Indonesia itu untuk menghadapi laga kedua semifinal, 30 April mendatang, di Hanoi, Vietnam. Fernandes mencetak gol melalui sundulan di menit ke-80, memanfaatkan peluang sepak pojok ketiga tim berjuluk ”Juku Eja” pada laga itu.

Pelatih PSM Bernardo Tavares, yang menyaksikan timnya dari tribune naratama akibat hukuman kartu merah pada laga terakhir fase grup, mampu mengantisipasi dengan baik gaya menyerang CAHN yang diasuh Alexandre ”Mano” Polking, eks pelatih timnas Thailand.

Juru taktik asal Portugal itu menerapkan formasi baku 4-3-3. Dalam praktiknya di atas lapangan, formasi itu bisa bertransformasi menjadi 5-4-1 pada proses bertahan, terutama pada 10 menit akhir babak kedua.

Meskipun menerapkan pertahanan blok rendah, pemain-pemain tidak anti melakukan pressing yang dilengkapi benturan-benturan fisik kepada pemain tim asal Vietnam itu. Permainan disiplin empat bek PSM, yaitu Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz, dan Syahrul Lasinari, membuat frustrasi pemain Hanoi selama lebih dari 90 menit.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memberikan instruksi dari sisi lapangan pada laga BRI Liga 1 2022-2023 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (1/3/2023). PSM mengemas kemenangan ketujuh beruntun.

Performa pertahanan apik PSM juga dibantu aksi heroik kiper, Reza Pratama, di babak pertama. Ia melakukan tiga penyelamatan, termasuk satu sepakan penalti.

Pada awal babak kedua, Reza diganti oleh Hilman Syah akibat cedera di pengujung babak pertama. Kerja Hilman lebih mudah karena tidak ada sepakan tepat sasaran yang dihasilkan CAHN setelah turun minum.

Selama 90 menit, PSM mengandalkan fast-break atau serangan balik cepat. Mereka hanya catatkan 41 persen penguasaan bola, sedangkan CAHN mengoleksi 59 persen penguasaan bola.

Dalam urusan kreasi peluang, PSM juga lebih inferior dari CAHN. Juku Eja hanya melakukan lima tembakan. Di sisi lain, CAHN mengkreasikan 11 tembakan.

Meski begitu, PSM menunjukkan serangan nan efektif karena dua dari lima tembakan adalah tendangan mengarah ke gawang CAHN yang dikawal kiper tim nasional Vietnam, Nguyen Filip.

Dua tembakan tepat sasaran itu tersaji pada tiap-tiap paruh laga. CAHN hanya menciptakan tiga tembakan tepat sasaran yang tercipta pada babak pertama.

Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kiri) dan pesepak bola Persija Jakarta Ryo Matsumura (kanan) adu cepat bola mengejar boa dalam pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (23/2/2025). PSM Makassar mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/tom.

Keunggulan PSM itu sekaligus mengakhiri dahaga kemenangan pada ajang internasional publik di Pulau Sulawesi. Terakhir kali PSM, tim terbaik Sulawesi, menjalankan gim kandang internasional tercipta pada babak penyisihan Liga Champions Asia 2004.

Kala itu, PSM unggul 3-0 atas tim Vietnam lainnya, Hoang Anh Gia Lai, di Stadion Mattoanging yang sudah dihancurkan. Gol-gol PSM diciptakan oleh Ponaryo Astaman (16’), Andi Oddang (86’), dan Syamsul Chaeruddin (89’).

Sementara itu, pada semifinal lain yang menyajikan derbi Thailand antara Buriram United dan BG Pathum di Stadion Kota Buriram dimenangi tuan rumah, 3-1. Kemenangan Buriram disumbangkan oleh gol dari Supachai Cahided (24’), Pansa Hemviboon (58’), dan Guilherme Bissoli (74’). Gol hiburan Pathum dicetak penyerang Ikhsan Fandi pada menit ke-54.

Tetap tenang

Identitas PSM yang mengandalkan kekokohan pertahanan tersaji sejak awal babak pertama. Pemain Juku Eja tetap tenang walaupun mendapat tekanan intens dari CAHN selama lebih dari 90 menit.

Serangan CANH bertumpu dari dua bintang timnas Vietnam, yaitu Le van Do di sisi kiri serta gelandang serang sekaligus kapten Nguyen Quang Hai. Van Do sudah melepaskan tembakan pada menit kedua, lalu disusul tendangan tepat sasaran perdana di menit kedelapan.

Serangan Hanoi mencapai titik klimaks pada babak pertama ketika mendapat penalti di menit ke-15. Wasit menunjuk titik putih setelah Quang Hai ditekel Fernandes.

PSM Makassar kalahkan Madura United

Namun, eksekusi penalti penyerang impor, Alan Grafite, mampu ditepis kiper PSM, Reza, yang terbang ke sisi kiri gawangnya. Aksi penyelamatan Reza selama babak pertama meruntuhkan kepercayaan diri pemain-pemain depan CAHN.

Sebaliknya, tim tuan rumah perlu menunggu selama 33 menit untuk dapat melepaskan tembakan di zona pertahanan Hanoi. Tembakan Victor Dethan masih melenceng ke sisi kiri gawang tim tamu. 

Kiper CAHN melakukan penyelamatan penting ketika menepis sepakan penyerang sayap PSM, Rizky Eka, pada menit 45+3. Peluang emas pertama itu diciptakan melalui gaya serangan balik khas PSM di bawah kendali Tavares.

Selain mencetak gol melalui sundulan Yuran, PSM juga sempat mendapatkan satu lagi peluang emas di menit ke-85. Lagi-lagi, melalui pola serangan balik yang diawali aksi individu penyerang sayap pengganti, Ricky Pratama, menciptakan peluang emas untuk pemain pengganti lainnya, Abdul Rahman.

Namun, Rahman kurang tenang di muka gawang CAHN. Sepakannya melebar ke sisi kanan gawang tim tamu. Situasi itu membuat mayoritas pendukung PSM serta asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, yang mengawal skuad Juku Eja dari sisi lapangan memegang dan menggelengkan kepala.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata