Setelah pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden, hari ini, publik menyematkan setumpuk harapan.
20 Okt 2024 06:30 WIB · Politik & Hukum
Oleh Hidayat Salam, Nikson Sinaga, N. Arya Dwiangga M., Iqbal Basyari, Kurnia Yunita Rahayu, FX Laksana Agung Saputra, Riana Afifah, Denty Piawai Nastitie
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/9feba984aefa336ff8df255d1c31233f-2182b335_9e21_4839_b7d1_692d7337ae1e_jpg.jpg)
Hari ini, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bakal mengucapkan sumpah janji dan jabatan sebagai presiden-wakil presiden terpilih. Mengacu hasil survei Kompas periode September 2024, besar keyakinan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran untuk bisa mengatasi sejumlah persoalan bangsa.
Di bidang politik dan keamanan, misalnya, 76,4 persen responden yakin pemerintahan Prabowo-Gibran akan mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan. Dalam bidang hukum, sebagian besar responden (74,5 persen) juga yakin pemerintahan baru hasil Pemilihan Presiden 2024 ini akan mampu menegakkan hukum. Tingkat keyakinan senada terlihat dalam peningkatan kesejahteraan sosial (73,1 persen) dan pertumbuhan ekonomi (72,6 persen).
Tingginya tingkat keyakinan tentu disertai dengan ekspektasi yang besar kepada pemerintahan baru untuk bisa mewujudkan visi, misi, dan program-program yang disampaikan selama masa kampanye. Beragam harapan itu setidaknya tergambar dari sejumlah figur pemuka agama, pengusaha, kalangan masyarakat sipil, hingga masyarakat biasa yang diwawancarai Kompas pada Jumat-Sabtu (18-19/10/2024).
Berikut figur-figur yang diwawancarai beserta harapan mereka:
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2021/12/23/ffedbd8b-d4e8-4187-8161-50ed7c8345c1.jpg)
KH Yahya Cholil Staquf
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Visi yang Prabowo sampaikan telah secara rinci, jelas, dan tegas menampilkan dalam benak semua orang gambaran masa depan Indonesia yang lebih maju, bermartabat, kuat, adil, dan makmur. Bangsa Indonesia ingin menyaksikan visi itu terwujud nyata. Saya, atas nama PBNU dan jam’iyah Nahdlatul Ulama, mengajak seluruh rakyat, warga bangsa, untuk mendukung, membantu, dan ikut bekerja keras bersama-sama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperjuangkan masa depan yang lebih baik dan lebih mulia bagi bangsa dan negara tercinta, Indonesia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/071b157c5fa63099d21c1af02675bae8-WhatsApp_Image_2024_10_19_at_18.17.41.jpeg)
Salmah Orbayinah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah
Aisyiyah menyampaikan selamat atas pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Aisyiyah berharap semoga amanah dalam menjalankan tugas, adil, selalu berpihak kepada rakyat, dan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Janji-janji selama kampanye diharapkan pula bisa terlaksana. Dari menurunkan angka kemiskinan, membuka 19 juta lapangan kerja, meningkatkan rasio ekonomi 6-7 persen, hingga makan bergizi gratis agar bisa meningkatkan gizi anak-anak. Pemerintahan baru diharapkan menegakkan hukum secara adil, terutama dalam memberantas korupsi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/fc673fd295d353fb23314fba8fed40d4-948e371e_12d4_45af_ac20_98ea64a7c239_jpg.jpg)
Gomar Gultom, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu-padu mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Kami meyakini Prabowo dapat membawa Indonesia yang majemuk dengan tetap menghargai dan menjunjung tinggi keberagaman budaya, suku, dan agama. Semua visi dan misi serta program yang dijanjikan kami harap bisa terlaksana selama lima tahun pemerintahan. Pemerintah Indonesia ke depan kami harapkan juga dapat menggunakan pendekatan penyelesaian masalah Papua yang lebih memperhatikan harkat dan martabat warga Papua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/cee747b11f448620f3c97d6110f9a70f-322834f5_c528_426c_902d_a6ad4a5c8750_jpg.jpg)
Nenden Sekar Arum Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network
Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan menjadikan hak-hak digital sebagai prioritas demi menjaga kebebasan berekspresi, hak atas privasi, dan keamanan warganet di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Hak-hak digital masyarakat juga harus dipenuhi dengan memastikan akses internet yang terjangkau, mudah diakses, dan bermakna di seluruh penjuru Indonesia. Pemerintah semestinya juga melibatkan masyarakat sipil secara bermakna dalam perumusan kebijakan digital yang transparan, akuntabel, demokratis, dan selaras dengan standar HAM internasional.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2019/09/10/7c32b504-b988-4d56-a2f9-60fe3a72fe6d.jpg)
Laode M Syarif, Direktur Eksekutif Kemitraan
Sebagai presiden, Prabowo Subianto diharapkan menjadi panglima pemberantasan korupsi di tubuh aparat penegak hukum dan militer serta menjadi panglima perlindungan lingkungan dan HAM. Prabowo harus bisa menghentikan kerusakan lingkungan dan melakukan penegakan hukum, khususnya pada perusak lingkungan akibat proyek tambang dan smelter yang merusak kehidupan masyarakat dan satwa. Di samping itu, Prabowo kiranya juga berani merevisi pembagian hasil sumber daya alam yang tidak adil bagi daerah penghasil atas kerusakan lingkungan yang terjadi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/91e2c2d55d4392280b1b81ec320f2d74-20b51eb8_2605_462a_a8d3_60332e86a585_jpg.jpg)
Delima Silalahi, Direktur Eksekutif Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)
Masyarakat Sumatera Utara menaruh harapan pembangunan yang mengedepankan lingkungan hidup kepada Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan ke depan harus mempertimbangkan krisis iklim yang menjadi ancaman global. Pemerintahan baru perlu memperbaiki relasi manusia dengan alam sehingga kehidupan kita bisa lebih baik ke depan. Akhiri perampasan tanah masyarakat adat dan konflik agraria. Lindungi pejuang hak asasi manusia, masyarakat adat, dan lingkungan hidup. Hentikan kriminalisasi aktivis masyarakat adat.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2022/12/13/f8f8ef9a-9ae7-48ed-898b-e62c27749c81.jpg)
Antonius J Supit Komisaris Utama PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
Tantangan perekonomian kompleks, maka kabinet harus zaken, bukan akomodatif. Hukum harus jadi komando, bukan politik. Bagi dunia usaha, tidak ada pilihan lain selain mendukung pemerintah yang baru di bawah kepemimpinan Pak Prabowo. Pada dasarnya daya saing adalah B to B, pelaku usaha kita bersaing dengan pelaku negara kompetitor. Daya saing tersebut akan sangat ditentukan kebijakan para menteri. Kita membutuhkan kabinet yang mempunyai integritas, kapasitas, dan niat tulus untuk membangun negara agar Indonesia bisa disegani bangsa lain.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2018/11/22/19f6ab18-f27f-47a9-a6b7-4ac4dc14f084.jpg)
Mohamad Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE
Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tentu diharapkan bisa melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo sejak 2014. Pembangunan infrastruktur yang masif selama dua periode pemerintahan Jokowi, misalnya, diharapkan bisa dilanjutkan. Selain itu, pemerintahan Prabowo juga diharapkan bisa mengkaji semua kebijakan yang berpotensi membuat pertumbuhan ekonomi melambat. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan ke depan diharapkan dapat terus mendorong agar iklim bisnis semakin baik.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/18/0a06b381-310d-47aa-87d9-86a2251b16c5.jpg)
Kunto Aji, Musisi/Penyanyi
Harapan kami sebagai warga negara kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah jelas dan pasti sesuai dengan dasar negara. Bahwa kami, rakyat Indonesia, harus dimanusiakan secara adil dan beradab. Selain itu, sebagai pemimpin Indonesia, Prabowo juga mesti menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Berikutnya adalah harapan agar Prabowo memimpin dengan kebijaksanaan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Perjuangan yang dilakukan bukan untuk golongan tertentu, bukan pula dengan memprioritaskan mana yang lebih dulu. Semua harus merata. Sejahtera.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/10/19/b9f58e6a693e6915366ecd64640d4a4c-WhatsApp_Image_2024_10_19_at_15.23.13.jpeg)
Kaharuddin (25), Mantan aktivis mahasiswa dari Riau
Harapan besar pada pemerintahan Prabowo-Gibran adalah agar lebih memperhatikan sektor pendidikan karena masih banyak orangtua yang khawatir tak bisa menyekolahkan anaknya, khususnya hingga ke jenjang tingkat perguruan tinggi. Pemerintahan baru diharapkan bisa memanfaatkan bonus demografi sehingga sangat penting untuk memastikan terbukanya lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Kebijakan pun diharapkan prorakyat. Pembangunan mesti merata, jangan hanya di kota-kota besar, tetapi juga di daerah kepulauan ataupun terpencil.
Penulis:
Hidayat Salam, Nikson Sinaga, N. Arya Dwiangga M., Iqbal Basyari, Kurnia Yunita Rahayu, FX Laksana Agung Saputra, Riana Afifah, Denty Piawai NastitieEditor:
Antonius Ponco Anggoro