BerandaUtamaUTBK untuk Melihat Kemamp...

UTBK untuk Melihat Kemampuan Calon Mahasiswa

02 Mei 2019 04:55 WIB · Utama

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO

 Peserta sedang mengerjakan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk memasuki perguruan tinggi, di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (13/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Ujian Tulis Berbasis Komputer dibuat untuk melihat kemampuan siswa sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri. Di dalam ujian ini tersaji soal keterampilan berpikir tingkat tinggi dan materi di perguruan tinggi. Hasil ujian tersebut digunakan untuk memilih program studi di perguruan tinggi negeri yang dikehendaki.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Ravik Karsidi mengatakan, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa seperti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Perbedaannya ada  pada proses seleksi.

“Jika sebelumnya calon mahasiswa memilih jurusan dan perguruan tinggi yang dikehendaki, kali ini mereka tes terlebih dahulu baru memilih jurusan serta perguruan tinggi yang sesuai dengan hasil tes UTBK,” ujar Ravik saat dihubungi Kompas di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Quote

Mereka tes terlebih dahulu baru memilih jurusan serta perguruan tinggi yang sesuai dengan hasil tes UTBK

 Rektor UNS Ravik Karsidi

UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian. TPS mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis

Adapun TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Sebagai contoh, seseorang yang ingin masuk jurusan teknik sipil, maka ia harus memperoleh nilai tinggi pada TKA Fisika dan Matematika. Begitu juga dengan calon mahasiswa kedokteran, ia harus memperoleh nilai yang tinggi pada TKA Biologi dan Kimia.

Standar nilai berbeda

Nilai pada TKA dan TPS berpengaruh pada saat ingin masuk ke jurusan dan perguruan tinggi yang dikehendaki. Setiap perguruan tinggi memiliki standar nilai yang berbeda-beda. Jika TKA dan TPS tidak memenuhi standar perguruan tinggi yang dikehendaki dan kalah dengan peserta lain maka ia harus mencari ke perguruan tinggi lainnya.

Quote

Nilai pada TKA dan TPS berpengaruh pada saat ingin masuk ke jurusan dan perguruan tinggi yang dikehendaki.

UTBK telah dilaksanakan pada 13 dan 14 April 2019. Jumlah peserta UTBK gelombang pertama (13 April sampai 4 Mei) sebanyak 698.505 peserta. Adapun jumlah total peserta UTBK 2019 gelombang kedua (11 Mei sampai 26 Mei) sebanyak 597.115 peserta.

Dari hasil sementera UTBK gelombang pertama yang dapat dilihat di laman LTMPT, Ravik tidak dapat menyatakan hasilnya rendah atau tinggi. Setelah akhir Mei akan diumumkan hasil TPS dan TKA. Selanjutnya, perguruan tinggi akan menentukan standar nilai dan kuota mahasiswa yang diterima.

Staf Ahli di Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (Paska) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Dosen Universitas Multimedia Nusantara Doni Koesoema A mengatakan, hasil dari UTBK akan digunakan untuk masuk perguruan tinggi. Masing-masing perguruan tinggi memiliki kriteria sendiri.

 Pemerhati pendidikan Doni Koesoema (kanan)

Hasil dari UTBK tidak dapat digunakan untuk menggambarkan hasil belajar dari siswa sebab di dalam UTBK terdapat soal-soal yang memuat materi di perguruan tinggi. Alhasil, tingkat kesulitan di UTBK cukup tinggi untuk menyaring calon mahasiswa terbaik.


Kerabat Kerja

Penulis:

PRAYOGI DWI SULISTYO
 | 

Editor:

yovitaarika