Reza Rasenda, desainer grafis asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, terpilih sebagai pemenang sayembara cipta logo Kementerian Kebudayaan.
14 Des 2024 06:00 WIB · Nasional
JAKARTA, KOMPAS — Desainer grafis, Reza Rasenda, memenangi sayembara cipta logo Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian baru. Logo miliknya menggantikan logo lama, yakni logo ”Tut Wuri Handayani” yang dulu bersama dengan Kementerian Pendidikan.
Reza menjelaskan, logonya terinspirasi dari beragam bentuk motif kain tradisional Indonesia, lalu dileburnya menjadi satu bentuk logo yang unik, mudah diingat, mudah diaplikasikan, dan tidak termakan zaman. Dia mengeksekusi logo ini dengan teknik negative space agar setiap bagian logo memiliki makna yang tersirat dan mendalam.
Kami dan kita harus kerja lebih keras lagi untuk pemajuan kebudayaan kita.
Warna yang dipilih pada bagian logo adalah warna emas yang melambangkan kekayaan dan kesejahteraan. Sementara pada bagian tulisan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) berwarna coklat yang berarti tradisi, kekuatan, budaya, dan warisan.
”Tantangannya di waktu singkat ini bagaimana saya menggambarkan logo agar orang tidak cemburu karena terlalu Jawasentris atau Sundasentris. Kementerian Kebudayaan harus menggambar Nusantara secara umum dan detail,” kata Reza seusai peluncuran logo baru Kemenbud di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2023) malam.
Pria 30 tahun asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, ini mengungkapkan, dirinya mendesain logo ini dengan aplikasi Corel Draw, lalu disempurnakan dengan aplikasi Adobe Ilustrator. Pengerjaannya tujuh hari sesuai dengan tenggat yang ditetapkan Kemenbud.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan, sayembara cipta logo ini bukan sekadar kompetisi memperebutkan hadiah semata, melainkan juga menunjukkan bahwa banyak talenta para desainer grafis Indonesia yang berpotensi membawa budaya Indonesia lebih maju.
”Cukup mengejutkan bahwa para pemenang ini tidak berasal dari Jawa. Artinya, ini bukti bahwa sekarang sumber daya manusia kita di bidang budaya kreatif untuk industri kreatif sudah makin tersebar,” kata Fadli.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menambahkan, logo baru ini akan menjadi semangat dan harapan bagi kementerian yang baru dibentuk di era Presiden Prabowo Subianto ini. Dia meminta semua pihak untuk terlibat dalam upaya-upaya pemajuan kebudayaan.
”Tahun 2025 nanti kami dan kita harus kerja lebih keras lagi untuk pemajuan kebudayaan kita,” ucap Giring.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/13/f8684b63-1779-41a2-8fa4-5505bcc37c9c_jpg.jpg)
Logo Ini merupakan hasil dari sayembara yang digelar Kemenbud pada 16-24 November 2024. Total ada 3.201 peserta dari seluruh Indonesia yang mengikutinya. Ada pun tema yang diusung adalah ”Merajut Budaya, Membangun Bangsa”.
Acara ini menandai identitas baru dari kementerian baru ini. Peluncuran logo Kemenbud di MNI dimeriahkan oleh penampilan Indonesian National Orchestra yang menampilkan Satya Cipta (penyanyi/aktor) dalam bentuk opera multimedia.
Tak ketinggalan, busana kebaya, pertunjukan reog ponorogo, dan musik Kolintang yang baru tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO pun ditampilkan.
Sejumlah pejabat lain yang hadir adalah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, serta beberapa duta besar negara sahabat.
Penulis:
Stephanus AranditioEditor:
Evy RachmawatiPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra