Woltemade Pulihkan Kerinduan Jerman akan ”Nomor 9”

Di dua laga terakhir, Nick Woltemade keluar sebagai pahlawan kemenangan Jerman. Sang penyerang 23 tahun mulai mengambil tongkat estafet di lini depan ”Si Panser”.

15 Nov 2025 13:03 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Kelvin Hianusa

LUKSEMBURG, JUMAT — Kerinduan publik Jerman terhadap sosok penyerang murni mulai terobati. Setelah menanti suksesor striker legendaris Miroslav Klose selama satu dekade lebih, penyerang berbakat Nick Woltemade datang dengan segudang harapan. Woltemade mampu membawa penampilan impresifnya keluar dari Liga Inggris.

Woltemade kembali menjadi pahlawan tim nasional Jerman dalam laga babak grup kualifikasi Piala Dunia 2026. Terbaru, penyerang asal klub Newcastle United itu mencetak sepasang gol dalam kemenangan 2-0 atas tuan rumah Luksemburg di Stadion Luksemburg, Sabtu (15/11/2025) dini hari WIB.

Striker 23 tahun itu menjawab dengan tegas panggilan dari Pelatih Julian Nagelsmann. Sehari jelang laga, Nagelsmann sempat mengutarakan harapan besar terhadap Woltemade. Sebab, Jerman sedang mengalami krisis penyerang. Banyak pemain depan yang absen karena cedera, seperti Jamal Musiala, Kai Havertz, dan Nicklas Fuellkrug.

Woltemade muncul sebagai pembeda di tengah penampilan pasif ”Si Panser”. ”Di paruh pertama, kami tidak bermain baik. Terlalu minim intensitas dan kurang dominan. Kami bermain lebih baik di paruh kedua dan mencetak gol di waktu yang tepat. Namun, hal terpenting adalah kami menang,” ujar sang penyerang.

Saat babak kedua baru berlangsung empat menit, Woltemade langsung membuat tim tamu unggul lewat umpan silang dari penyerang sayap Leroy Sane. Penyerang jangkung setinggi 198 sentimeter itu menutup perlawanan Luksemburg lewat gol dengan skema yang hampir mirip di menit ke-69.

Alhasil Woltemade sudah mencetak tiga gol dalam tujuh penampilan bersama Jerman. Gol pertamanya diciptakan pada laga terakhir di jeda internasional sebelumnya, Oktober 2025, saat Jerman menaklukkan Irlandia Utara, 1-0. Adapun sebelum itu, dia sempat diragukan karena belum mampu berkontribusi di level internasional.

Germany's forward #11 Nick Woltemade (L) scores his team's second goal during the 2026 World Cup qualifiers Europe zone group A football match between Luxembourg and Germany at the Luxembourg Stadium in Luxembourg on November 14, 2025. (Photo by JOHN THYS / AFP)

Pengaruh Woltemade saat ini sudah tidak terbantahkan. Dia merupakan pencetak seluruh gol Jerman dalam dua laga terakhir. Berkat itu, Jerman meraup enam poin dan masih berada di puncak klasemen Grup A dengan 12 poin. Mereka hanya butuh hasil imbang versus Slowakia, Selasa depan, untuk lolos langsung ke Piala Dunia.

”Saat ini dia sangat penting untuk kami. Dia pemain yang sangat bagus dan kebetulan ada beberapa pemain cedera juga di posisi itu. Dia juga populer di kalangan penggemar. Dia sangat diminati karena performa yang bagus, serta punya kemampuan menekan, menguasai bola, dan mencetak gol,” puji Nagelsmann.

Nagelsmann sangat senang dengan perkembangan Woltemade di timnas. Sebab, sang striker sudah membuktikan diri terlebih dulu bersama Newcastle. Dalam musim debutnya, dia sudah menghasilkan empat gol di Liga Inggris. Woltemade merupakan salah satu debutan paling bersinar di liga paling kompetitif sedunia itu.

Menariknya, prospek Woltemade masih panjang dengan usia yang sangat muda. Dia memberikan harapan Si Panser untuk kembali memiliki penyerang murni kelas dunia. Setelah Klose pensiun dari timnas pada 2014, mereka tidak pernah memiliki pemain ”nomor 9” yang bisa jadi pembeda di lini depan.

Di dua edisi Piala Dunia terakhir, Qatar 2022 dan Rusia 2018, Jerman bahkan bermain tanpa striker murni. Mereka mengandalkan Havertz dan Timo Werner yang memainkan peran ”penyerang palsu”. Adapun Jerman gagal total di dua edisi tersebut dengan tidak lolos dari babak grup.

Asa terhadap Woltemade bertambah besar jika melihat golnya di Stadion Luksemburg. Sepasang gol itu memperlihatkan insting dan ketajaman dari seorang penyerang nomor 9. Dalam gol pertama, dia mampu mencari celah di antara dua pemain bertahan lawan. Dia juga menjaga posisi agar tidak terjebak perangkap offside.

Germany's forward #11 Nick Woltemade (L) shakes hands with Luxembourg's midfielder #21 Sebastien Thill at the end of the 2026 World Cup qualifiers Europe zone group A football match between Luxembourg and Germany at the Luxembourg Stadium in Luxembourg on November 14, 2025. (Photo by JOHN THYS / AFP)

Sane berhasil menemukannya dengan umpan silang di tiang jauh. Woltemade mengeksekusi bola hanya dengan satu sentuhan lewat tembakan kaki kiri. Penyelesaian akhir itu sangat presisi walaupun dihasilkan bukan dengan kaki terkuatnya. Kaki jenjang Woltemade turut membantu dalam menggapai umpan tersebut.

Gol kedua juga berasal dari pergerakan di kotak penalti. Bedanya, Woltemade berlari tanpa bola ke arah tiang dekat. Dia berhasil mencari lubang di antara tiga pemain bertahan lawan. Bek sayap Jerman, Ridle Baku, menyadari pergerakan itu, lalu memberikan umpan terobosan. Woltemade mengakhiri dengan tembakan kaki kanan.

Adapun gol pertama Woltemade untuk timnas diciptakan lewat sundulan dari skema tendangan sudut. Artinya, dia sudah menghasilkan gol dengan kedua kaki dan kepala. Layaknya nomor 9 kelas dunia, Woltemade bisa mencetak gol dengan berbagai cara. ”Saat ini situasinya bagus untuk Nick dan bagus bagi kami juga,” ucap Nagelsmann. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul