Selain Ketua Umum FPTI Yenny Wahid terpilih jadi Wakil Presiden IFSC Asia, kabar baik datang dari Veddriq Leonardo.
12 Jan 2025 10:49 WIB · Olahraga
JEDDAH, SABTU — Kabar baik datang dari panjat tebing Indonesia pada awal 2025. Selain Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia atau FPTI Yenny Wahid resmi terpilih sebagai Wakil Presiden Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) Asia periode 2025-2029, pemanjat Veddriq Leonardo juga terpilih masuk nominasi Athlete of the Year 2024 versi International World Games Association (IWGA).
Yenny Wahid resmi terpilih dalam IFSC Asia Plenary Assembly yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (11/1/2025). IFSC Asia Plenary Assembly adalah agenda tahunan yang mempertemukan perwakilan federasi panjat tebing se-Asia untuk membahas program kerja dan kebijakan strategis.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pemilihan jajaran pengurus baru IFSC Asia untuk periode mendatang. Selain itu, dibahas pula rencana kegiatan dan anggaran pada 2025.
Terpilihnya Yenny Wahid sebagai Wakil Presiden IFSC Asia menjadi pencapaian penting bagi FPTI dan Indonesia di dunia olahraga panjat tebing internasional. Jabatan ini mencerminkan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi FPTI dalam memajukan olahraga panjat tebing, baik di tingkat nasional maupun kawasan Asia.
”Ini menjadi bukti bahwa FPTI telah banyak berkontribusi dalam pengembangan olahraga panjat tebing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tidak hanya pada periode saya, tetapi juga pada periode-periode sebelumnya,” ujar Yenny yang menjabat Ketua FPTI sejak 2023.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/12/05859f3ad5044f5f4af9ae4b63a72d2b-CA87B492_2229_4708_A332_A04E23123C70.jpeg)
Yenny berharap posisinya sebagai Wakil Presiden IFSC Asia dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kolaborasi antarnegara. Selain itu, Yenny bertekad untuk meningkatkan kualitas kompetisi serta memperluas jangkauan olahraga panjat tebing di kawasan Asia.
Dengan posisi ini, Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan strategis, baik di Asia maupun dunia.
Yenny juga optimistis momentum ini akan membawa dampak positif, termasuk untuk perkembangan olahraga panjat tebing Tanah Air.
”Saya percaya momentum ini dapat menciptakan lebih banyak peluang dan pengalaman berharga bagi atlet-atlet Indonesia di kancah internasional,” tutur Yenny.
Beberapa hari sebelumnya, panjat tebing Indonesia juga memberikan kabar baik melalui atlet peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo. Pada Selasa (7/1/2025), Veddriq diumumkan sebagai nomine Athlete of the Year 2024 versi International World Games Association (IWGA).
Selain Veddriq, terdapat 21 atlet lainnya dari berbagai negara dan cabang olahraga, baik individu maupun pasangan. Dari total 22 kandidat, Veddriq menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia. Namanya diajukan oleh IFSC.
Masuknya Veddriq dalam nominasi tersebut tidak lepas dari prestasi gemilangnya selama ini. Veddriq mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama untuk cabang olahraga panjat tebing di Olimpiade Paris 2024 pada disiplin speed atau kecepatan.
Tak hanya itu, performa pemanjat asal Pontianak, Kalimantan Barat, pada beragam kejuaraan internasional serta keberhasilannya berkali-kali mencetak rekor dunia juga menjadi salah satu faktor yang membuatnya masuk nominasi tersebut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/12/d5891070adc94396b8b5a91b80ef9fd1-42228221_E1E7_4354_9467_F73F6B08264A.jpeg)
FPTI pun mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung Veddriq dengan memberikan suaranya di situs resmi The World Games di www.theworldgames.org.
Masyarakat bisa mengeklik ”Vote Now” untuk masuk ke halaman voting, lalu memilih nama Veddriq Leonardo dan satu kandidat lainnya pada tahap pertama. Pemilihan dapat dilakukan setiap hari sampai pemungutan suara tahap pertama selesai pada 22 Januari 2025 pukul 19.00 WIB.
Hanya 10 kandidat dengan suara terbanyak dari tahap pertama yang lolos ke tahap kedua. Perolehan suara akan direset menjadi nol. Pada tahap ini, pemilih hanya dapat memberikan satu suara per hari untuk satu kandidat. Tiga kandidat dengan suara terbanyak di akhir tahap kedua akan menjadi pemenang penghargaan Athlete of the Year 2024.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .