Sinner dan Alcaraz Wujudkan Final Ideal di ATP Masters Roma

Menjelang Perancis Terbuka, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz akan bertemu di final Roma Masters 2025. Persaingan mereka imbang di lapangan tanah liat.

17 Mei 2025 13:50 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

 

ROMA, JUMAT – Setelah selalu bersaing sejak awal musim pada dua tahun terakhir, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz akan bertemu untuk pertama kalinya pada bulan kelima di musim 2025. Dua petenis tunggal putra terbaik itu akan bertemu dalam final turnamen ATP Masters 1000 Roma.

Alcaraz memastikan langkah lebih dulu ke final setelah memenangi laga semifinal atas Lorenzo Musetti dengan skor 6-3, 7-6 (4) di lapangan tanah liat Foro Italico, Roma, Italia, Jumat (16/5/2025). Setelah menyelesaikan semifinalnya pada Jumat malam waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia, Sinner memastikan akan memperpanjang rivalitasnya dengan Alcaraz. Sinner mengalahkan Tommy Paul, 1-6, 6-0, 6-3.

Pertemuan Sinner dan Alcaraz di final Roma akan berlangsung Minggu, sehari setelah final tunggal putri antara Cori Gauff dan Jasmine Paolini dalam level WTA 1000. Gauff dua kali menang dari tiga pertemuan dengan Paolini, tetapi Paolini menang pada pertemuan terakhir dalam perempat final WTA 500 Stuttgart, sebulan lalu.

Sinner dan Alcaraz adalah dua petenis tunggal putra terbaik pada 2023 dan 2024. Meski saat ini Alcaraz hanya berperingkat ketiga dunia, di bawah Sinner (ke-1) dan Alexander Zverev (ke-2), performanya lebih baik dan konsisten dibandingkan Zverev.

Setelah bertemu pada babak-babak awal turnamen dalam dua pertemuan pertama, Sinner dan Alcaraz lebih sering bertemu pada semifinal atau final sejak 2022. Dari sepuluh pertemuan, tujuh berlangsung dalam panggung besar berlevel ATP Masters 1000 dan Grand Slam. Alcaraz, petenis Spanyol berusia 22 tahun, unggul 6-4 dan menang dalam tiga pertemuan terakhir yang berlangsung 2024.

Petenis Italia, Jannik Sinner, melakukan servis saat menghadapi Tommy Paul (Amerika Serikat) pada semifinal ATP Masters 1000 Roma di Roma, Italia, Jumat (16/5/2025) waktu setempat. Sinner menang, 1-6, 6-0, 6-3.

Final ATP 500 Beijing pada Oktober 2024 menjadi persaingan terakhir sebelum mereka bertemu kembali tujuh bulan kemudian. Padahal, Sinner dan Alcaraz biasanya sudah bersaing pada sekitar awal musim, seperti di Indian Wells Masters pada Maret 2023 dan 2024.

Sempat diskors

Pertemuan yang terlambat pada 2025 ini terjadi karena Sinner menjalani skors selama tiga bulan setelah menjuarai Australia Terbuka, Januari. Larangan bertanding dijalani petenis Italia itu karena kasus doping setahun lalu.

Sinner pun baru bisa bertanding lagi di Roma, 7-18 Mei, turnamen Masters 1000 terakhir sebelum Grand Slam Perancis Terbuka, 25 Mei-8 Juni 2025. Dengan hukuman itu, Sinner melewatkan turnamen Masters di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, dan Madrid.

Quote

Setiap kali melawan Sinner, selalu terjadi pertarungan sulit di antara kami, tetapi saya selalu menikmatinya. - Carlos Alcaraz -

Saat Sinner absen dari turnamen, performa Alcaraz tak begitu baik. Dia gagal mempertahankan gelar juara Indian Wells Masters dan tersingkir pada babak kedua di Miami.

Performa petenis berusia 22 tahun itu naik kembali ketika persaingan berlangsung di lapangan tanah liat. Dia  lolos ke final dalam tiga turnamen beruntun, yaitu Monte Carlo Masters, ATP 500 Barcelona, dan Roma Masters.

Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, memukul bola saat menghadapi Lorenzo Musetti (Italia) pada laga semifinal ATP Masters 1000 Roma di Roma, Italia, Jumat (16/5/2025) waktu setempat. Alcaraz menang, 6-3, 7-6 (4).

Alcaraz menjadi juara di Monte Carlo setelah mengalahkan Musetti di final, tetapi kalah dari Holger Rune di final Barcelona. Setelah itu, dia absen di Madrid Masters karena cedera otot perut, lalu kembali tampil di Roma.

”Saya dan Carlos sudah saling mengenal permainan masing-masing. Kami harus mempersiapkan taktik yang tepat. Hal-hal kecil tampaknya akan berubah dan bisa memengaruhi pertandingan. Ini tes yang bagus untuk mengetahui level permainan saya setelah absen dari kompetisi,” tutur Sinner dalam laman resmi ATP.

Dukungan penonton

Jika menang atas Alcaraz, Sinner akan menjadi petenis Italia kedua yang menjuarai Roma Masters setelah Adriano Pantanna pada 1976. Petenis berusia 23 tahun tersebut memiliki kesempatan tersebut karena akan mendapat dukungan lebih banyak dari penonton di Roma.

Selain itu, Sinner bisa mengalahkan Alcaraz pada salah satu dari dua pertemuan di lapangan tanah liat, meskipun tertinggal head to head atau rekor pertemuan secara keseluruhan. Sinner menang di lapangan tanah liat Umag, Kroasia, pada 2022, lalu Alcaraz mengalahkan Sinner di Roland Garros, Paris, pada semifinal Perancis Terbuka 2024.

Rekor pertemuan (head to head) Jannik Sinner dengan Carlos Alcaraz.

Namun, Sinner pun perlu berhati-hati karena dia tak dapat bergerak leluasa saat menjalani semifinal akibat lecet pada kaki. ”Ada lecet kecil di kaki sejak babak ketiga. Itu membuat saya tidak bisa bergerak dengan baik dan rasanya lebih sakit pada hari ini. Akan tetapi, itu tidak akan menjadi alasan karena saya bisa mendapat energi dari penonton saat final,” kata Sinner.

Alcaraz, yang menyelesaikan semifinal lebih dulu, telah menyiapkan mentalnya untuk berhadapan dengan Sinner meskipun belum tahu lawan yang akan dihadapi. ”Jannik bermain sangat baik di sini. Level permainannya sangat tinggi. Setiap kali melawan dia, selalu terjadi pertarungan sulit di antara kami, tetapi saya selalu menikmatinya,” kata Alcaraz.

(AFP/Reuters)

 

Rekor Pertemuan Sinner–Alcaraz (4-6)

Final ATP 500 Beijing 2024, Alcaraz menang 6-7 (6), 6-4, 7-6 (3)

Semifinal Perancis Terbuka 2024, Alcaraz menang 2-6, 6-3, 3-6, 6-4, 6-3

Semifinal Indian Wells Masters 2024, Alcaraz menang 1-6, 6-3, 6-2

Semifinal ATP 500 Beijing 2023, Sinner menang 7-6 (4), 6-1

Semifinal Miami Masters 2023, Sinner menang 6-7 (4), 6-4, 6-2

Semifinal Indian Wells Masters 2023, Alcaraz menang 7-6 (4), 6-3

Perempat final AS Terbuka 2022, Alcaraz menang 6-3, 6-7 (7), 6-7 (0), 7-5, 6-3

Final ATP 250 Umag 2022, Sinner menang 6-7 (5), 6-1, 6-1

Babak IV Wimbledon 2022, Sinner menang 6-1, 6-4, 6-7 (8), 6-3

Babak III Paris Masters 2021, Alcaraz menang 7-6 (1), 7-5


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul