Pemerintah AS menghentikan pencetakan koin 1 sen untuk menghemat biaya produksi.
13 Nov 2025 12:05 WIB · Internasional
AP/Matt Slocum
Setelah digunakan dan beredar selama 230 tahun, koin 1 sen AS akhirnya tidak lagi diproduksi. Percetakan uang Amerika Serikat di Philadelphia pada Rabu (12/11/2025) mencetak sen terakhirnya. Ini berarti meninggalkan budaya 1 sen yang telah tertanam sejak pertama mata uang itu dicetak tahun 1792.
”Tuhan memberkati Amerika dan kita akan menghemat uang pembayar pajak sebesar 56 juta dollar AS,” ujar Bendahara Brandon Beach di US Mint di Philadelphia sebelum menekan tombol untuk mencetak sen terakhir.
Ketika koin terakhir muncul, para laki-laki dan perempuan bertepuk tangan dan bersorak satu sama lain. Koin-koin tersebut kemudian dengan hati-hati diletakkan di atas nampan agar dapat dilihat oleh para jurnalis. Beberapa sen terakhir akan dilelang.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/13/744108a4-cc80-4a03-a33b-c412921fd8b5_jpg.jpg)
Saat pertama diperkenalkan, 1 sen dapat untuk membeli biskuit, lilin, atau permen. Sekarang, sebagian besar uang tersebut dibuang dan disimpan di stoples atau laci. Biaya pembuatan setiap koin 1 sen hampir 4 sen. Bagi pemerintahan Donald Trump, ini dinilai pemborosan.
”Sudah terlalu lama Amerika Serikat mencetak uang sen yang harganya benar-benar lebih dari 2 sen,” tulis Trump dalam sebuah unggahan daring di bulan Februari. (Dan) Ini sungguh pemborosan, tambahnya.
Namun, banyak orang Amerika masih bernostalgia dengan koin-koin ini. Mereka menganggap koin sen sebagai sesuatu yang membawa keberuntungan atau menyenangkan untuk dikoleksi.
Beberapa peritel juga menyuarakan kekhawatiran dalam beberapa pekan terakhir karena persediaan menipis dan produksi hampir habis. Beberapa bisnis membulatkan harga agar tidak merugikan pembeli. Yang lain meminta pelanggan untuk membawa uang pas. Toko-toko yang lebih kreatif memberikan hadiah, seperti minuman gratis, dengan imbalan setumpuk uang receh.
Menurut para pedagang, penghentian ini terjadi secara tiba-tiba dan menyusahkan. Ini karena sebagian besar label harga diakhiri dengan 0,99 dollar yang selama ini digunakan untuk meyakinkan pelanggan akan penawaran yang bagus.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/13/3de0113f-ea7e-4c7a-931c-9d342e54cf71_jpg.jpg)
Diperkirakan masih ada 250 miliar sen yang beredar di AS dan sen masih beredar serta akan tetap menjadi alat pembayaran yang sah, tetapi uang baru tidak akan dibuat lagi. Koin AS terakhir yang dihentikan produksinya adalah setengah sen pada tahun 1857. (AP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Heru Sri KumoroPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan