Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Subang turut berdampak pada terganggunya perjalanan puluhan KA dari dan menuju wilayah Daop 4 Semarang.
02 Agt 2025 16:11 WIB · Ekonomi & Bisnis
SEMARANG, KOMPAS — Sebanyak 25 perjalanan kereta api dari sejumlah stasiun di Daerah Operasi 4 Semarang, Jawa Tengah, dibatalkan, buntut insiden anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Subang, Jawa Barat. Sebagian penumpang pun akhirnya diantarkan menggunakan bus hingga ke Jakarta.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, pembatalan sejumlah perjalanan KA itu dilakukan sebagai langkah tanggap atas gangguan operasional akibat anjloknya KA Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, pada Jumat (1/8/2025). Gangguan itu disebut menyebabkan jalur kereta api lintas barat tidak dapat dilalui secara normal, baik dari arah timur menuju Jakarta maupun sebaliknya.
”Langkah ini diambil demi memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanannya meskipun kereta tidak bisa melintas langsung ke jalur berikutnya,” katanya, Sabtu (2/8/2025).
Sejumlah perjalanan kereta api (KA) dari atau yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang hingga Sabtu siang dibatalkan. Perjalanan kereta yang dibatalkan pada Sabtu, yakni KA 1 Bromo Anggrek relasi Surabaya-Semarang-Gambir, KA 2 Bromo Anggrek relasi Gambir-Semarang-Surabaya, KA 17 Argo Sindoro relasi Semarang Tawang-Gambir, KA 20 Argo Muria relasi Gambir-Semarang Tawang, KA 29F Argo Anjasmoro relasi Surabaya-Semarang-Gambir, dan KA 39 Sembrani relasi Surabaya-Semarang-Gambir.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/02/aa9a893f7bc49840d8234ec87bf92db5-antarafoto_evakuasi_ka_argo_bromo_anggrek_yang_anjlok_di_subang_1754094967.jpg)
Selain itu, KA 40 Sembrani relasi Gambir-Semarang-Surabaya, KA 175 menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen, KA 259 Tawangjaya relasi Semarang Poncol-Pasar Senen, KA 267 Banyubiru relasi Solo Balapan-Semarang, KA 268 Banyubiru relasi Semarang-Solo Balapan, KA 26 Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang, dan KA 2 Argo Merbabu relasi Semarang Tawang-Gambir.
Kemudian, KA 178 Tawangjaya Premium relasi Pasar Senen-Semarang Tawang, KA 179 Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang-Pasar Senen, KA 100 Harina relasi Bandung-Semarang Tawang-Surabaya, KA 166 Dharmawangsa relasi Pasar Senen-Semarang-Surabaya, KA 272 Airlangga relasi Pasar Senen-Semarang Poncol-Surabaya, KA 204 Tegal Bahari relasi Pasar Senen-Tegal, dan KA 203 Tegal Bahari relasi Tegal-Pasar Senen juga batal berangkat.
”Perjalanan KA 91 Jayabaya relasi Surabaya-Semarang-Pasar Senen, KA 163 Gumarang relasi Surabaya-Semarang-Pasar Senen, KA 165 Dharmawangsa Surabaya-Semarang-Pasar Senen, dan KA 271 Airlangga relasi Surabaya- Semarang-Pasar Senen, serta KA 99 Harina relasi Surabaya-Semarang Tawang-Bandung juga dibatalkan,” kata Franoto.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/02/3231fcd69ef8563084a462f754d77c23-antarafoto_kereta_api_argo_bromo_anggrek_anjlok_di_subang_1754094711.jpg)
Menurut Franoto, pembatalan perjalanan KA sebagai bagian dari upaya normalisasi jalur itu dimungkinkan masih akan berlangsung hingga Minggu (3/8/2025). Hal itu disebabkan keterlambatan perjalanan KA yang terjadi akibat insiden itu cukup tinggi.
Petugas KAI telah dikerahkan untuk mendampingi proses overstappen di lapangan, mulai dari pengaturan naik bus hingga pelayanan tambahan bagi penumpang yang terdampak.
Para pelanggan KA yang telah memiliki tiket perjalanan, kata Franoto, berhak mengajukan pengembalian uang pembayaran tiket dan bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan. Pengembalian akan diproses hingga 7 hari, terhitung sejak keberangkatan KA.
Pemberitahuan telah dikirimkan kepada para pelanggan KA yang perjalanannya dibatalkan. Kendati demikian, sebagian penumpang telanjur sampai di stasiun. Kondisi itu pun mengakibatkan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/01/ebffd0e3d509c06788b1ba861c24a1cd-IMG_20250801_WA0039.jpg)
Untuk mengurai kepadatan penumpang di stasiun sekaligus meringankan beban penumpang, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan pengaturan perjalanan berupa overstappen atau pengalihan beberapa penumpang KA menggunakan moda transportasi lain, yaitu bus.
Hingga Sabtu pukul 08.30 WIB, sebanyak 13 bus yang disiapkan KAI Daop 4 Semarang telah mengantarkan sebanyak 539 penumpang KA yang tertahan di Stasiun Tegal. Mereka diantar ke arah Cirebon, Cikampek, dan Jakarta.
”Petugas KAI telah dikerahkan untuk mendampingi proses overstappen di lapangan, mulai dari pengaturan naik bus hingga pelayanan tambahan bagi penumpang yang terdampak,” ujar Franoto.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/02/f7d805c9803f9a565f007bac2889e7c4-WhatsApp_Image_2025_08_02_at_15.42.12.jpeg)
Selain itu, KAI juga melakukan upaya pengalihan rute sejumlah KA dengan pola operasi memutar. Sejumlah perjalanan KA dialihkan dari jalur Cirebon–Pegadenbaru–Cikampek (PP) menjadi Tegal/Cirebon–Purwokerto–Kroya–Banjar–Bandung–Cikampek.
”KAI terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api di seluruh Indonesia. Seluruh upaya perbaikan dan pemulihan layanan akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional. Kami memohon maaf atas pembatalan dan keterlambatan yang dialami pelanggan,” ucap Franoto.
Sebelumnya, terdapat lima gerbong kereta yang keluar dari jalur rel akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api, khususnya di jalur hulu dan hilir lintas utara antara Jakarta dan Cirebon. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu (Kompas, 2/8/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/02/7188bd323c7e857a69e071d15bfebe9f-antarafoto_evakuasi_ka_argo_bromo_anggrek_yang_anjlok_di_subang_1754094632.jpg)
Manajer Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, ada 259 penumpang di KA Argo Bromo tersebut. Semuanya disebut telah diantar ke Jakarta menggunakan bus.
”Salah satu penumpang mengalami luka-luka dan sudah dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit dan dinyatakan bisa pulang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyebut, timnya telah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti peristiwa anjloknya KA Argo Bromo Anggrek. Namun, ia belum dapat menjelaskan lebih detail pemeriksaan atau investigasi selanjutnya.
Penulis:
Kristi Dwi UtamiEditor:
Irma TambunanPenyelaras Bahasa:
Nur Adji