Masa depan bek timnas Inggris, Marc Guehi, masih menjadi teka-teki terbesar di jendela transfer Januari. Kapan dan ke mana sang pemain Crystal Palace itu berlabuh?
12 Jan 2026 17:50 WIB · Olahraga
AFP
Kisah transfer bek Crystal Palace, Marc Guehi, sudah seperti serial drama bermusim-musim yang tak berujung. Dari hanya diperankan Palace dan Liverpool pada enam bulan lalu, kini kisah itu melibatkan klub-klub besar lain. Mulai dari Arsenal hingga Manchester City enggan ketinggalan.
Guehi, 25 tahun, tinggal menyisakan lima bulan kontrak bersama Palace. Jika tidak memperpanjang kontrak, dia bebas pergi dengan status bebas transfer pada musim panas 2026. City tiba-tiba datang menawarkan solusi kepada Palace dengan berniat memboyong sang pemain pada Januari ini.
City rela mengeluarkan uang puluhan juta pound sterling saat ini walaupun berpotensi mendapatkan Guehi dengan gratis di musim panas. Situasi itu berhasil menggoyang pendirian Pelatih Palace Oliver Glasner. Sebelumnya, Glasner menginginkan sang kapten tim tetap di klub sampai habis kontrak.
”Saya pikir Marc akan bertahan. Tetapi, jika ada tawaran cukup tinggi dan dia ingin pergi, dia tidak akan berstatus pemain Palace lagi. Saya sangat yakin pemimpin klub (Steve Parish) akan mematok harga yang sangat tinggi untuk dia. Mari kita lihat,” kata Glasner kepada Sky Sports, Kamis (8/1/2026).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/03/12/3335674e-1a57-4a6c-8cc8-ef3e9a66d90d_jpg.jpg)
City sangat agresif karena sedang mengalami krisis bek. Dua bek tengah mereka, Ruben Dias dan Josko Gvardiol, cedera bersamaan. Keduanya harus menepi berbulan-bulan. Dengan masih bersaing dalam empat kompetisi, Manajer Pep Guardiola butuh suntikan tenaga baru di pertahanan.
Guardiola baru saja memanggil kembali bek 20 tahun, Max Alleyne, dari peminjaman ke Watford. Alleyne langsung dipercaya dalam dua laga terakhir dan tampil cukup solid. Meskipun begitu, pengalamannya masih diragukan untuk bersaing di momen-momen krusial pada akhir musim.
Guehi menjadi rebutan karena sudah teruji sebagai salah satu bek paling tangguh di Liga Inggris saat ini. Dia merupakan starter yang tidak tergantikan di tim nasional Inggris. Selain kemampuan, situasi kontraknya juga membuat banyak klub semakin tertarik.
Arsenal merupakan salah satu klub yang ikut dalam perburuan karena situasi kontrak tersebut. Menurut The Athletic, Arsenal sudah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Guehi sejak awal Januari. Mereka berupaya menghadirkan sang pemain dengan status bebas transfer di musim panas.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/11/df25489a-6f4b-4d67-a1a0-ed43c2687176_jpeg.jpg)
Di Arsenal, Guehi bisa bermain dengan rekan-rekan timnas, seperti Bukayo Saka dan Noni Madueke. Dia juga bisa menyusul mantan rekannya di Crystal Palace, yaitu Eberechi Eze. ”Kami akan selalu aktif mencari pemain. Baik bisa dicapai maupun tidak, itu urusan lain,” kata Pelatih Mikel Arteta soal sikap Arsenal di jendela transfer Januari.
Guehi sebenarnya paling dekat dengan Liverpool. Dia nyaris pindah pada pengujung bursa transfer musim panas lalu. Palace dan Liverpool sudah bersepakat dengan nilai transfer sebesar 35 juta pound sterling (Rp 793,3 miliar), tetapi Palace tiba-tiba berubah pikiran karena pengaruh Glasner.
Guehi sedang menghabiskan waktu untuk memikirkan semua kemungkinan, bersama keluarga dan agennya.
Liverpool, menurut jurnalis spesialis isu transfer Fabrizio Romano, kini lebih menginginkan Guehi untuk bergabung dengan status bebas transfer pada Juli nanti. Namun, rumor transfer itu tersebar sebelum bek sayap Liverpool, Conor Bradley, dipastikan mengalami cedera hingga akhir musim.
Akibat tambahan cedera, lini pertahanan Liverpool sangat kekurangan pemain. Mereka hanya memiliki tiga bek tengah saat ini, yaitu Ibrahima Konate, Joe Gomez, dan Virgil van Dijk. Adapun Gomez sering mendapatkan tugas untuk menggantikan Bradley di sisi kanan.
Terlepas dari urgensi klub-klub peminat, keputusan mutlak ada di tangan Guehi. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sang bek, mulai dari tim hingga waktu terbaik untuk pindah. Seperti diketahui, Guehi sedang menargetkan untuk tampil bersama Inggris di Piala Dunia Amerika 2026.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/11/68f1e51d-4c89-4300-b3c6-1f4152b0a2df_jpeg.jpg)
Jika pindah pada Januari, peluangnya tampil di Piala Dunia bisa terancam. Kepindahan ke tim baru pasti membutuhkan waktu adaptasi. Dia bisa kehilangan jaminan bermain atau konsistensi performa seperti di Palace. Baginya, keputusan paling aman adalah pindah pada musim panas.
Di musim panas, klub peminat akan semakin banyak. Selain dari Inggris, ketertarikan juga ditunjukkan klub Jerman, Bayern Muenchen, dan klub Spanyol, Barcelona. ”Guehi sedang menghabiskan waktu untuk memikirkan semua kemungkinan, bersama keluarga dan agennya,” kata Romano dalam siniarnya.
Wajar jika Guehi menjadi harta karun terbesar, jarang-jarang ada pemain bintang dalam usia prima yang bisa didatangkan tanpa biaya transfer. Jika diibaratkan peribahasa ”ada gula, ada semut”, Guehi seperti gula dan klub-klub besar seperti para semut yang berlomba mencari peruntungan. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar