Aljazair raih satu dari sembilan tiket Piala Dunia yang tersedia pada jeda internasional Oktober. Dua dari sembilan tiket itu jadi jatah Asia dan diincar Indonesia.
10 Okt 2025 11:52 WIB · Olahraga
ORAN, JUMAT — Aljazair jadi tim ke-20 yang lolos ke Piala Dunia. Mereka menyusul Mesir yang telah lebih dulu lolos sebagai wakil Afrika. Kepastian itu diperoleh setelah mengalahkan Somalia, 3-0, pada laga di Stadion Olimpiade d’Oran, Oran, Aljazair, Kamis (9/10/2025) malam.
Bahkan dalam pertandingan yang krusial ini, kami tetap menikmati pertandingan di lapangan. Kritik membantu kami untuk maju dan memperbaiki kesalahan kami.
Setidaknya ada sembilan tiket Piala Dunia yang diperebutkan pada jeda internasional Oktober. Tujuh tiket tersedia untuk wakil Afrika, adapun dua tiket lainnya diperebutkan anggota AFC (Asia), termasuk Indonesia. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) mendapatkan jatah sembilan wakil di Piala Dunia 2026.
Jumlah itu masih bisa bertambah satu jika ada tim yang memenangi tiket melalui jalur kualifikasi playoff intercontinental atau antarbenua. Hingga kini baru ada empat negara anggota CAF yang telah memastikan tiket Piala Dunia, yaitu Tunisia, Maroko, Mesir, dan Aljazair.
”Selamat untuk kami dan kita semua. Kami berhasil membuat pertandingan ini terlihat mudah. Bahkan, dalam pertandingan yang krusial ini, kami tetap menikmati pertandingan di lapangan. Kritik membantu kami untuk maju dan memperbaiki kesalahan kami,” kata Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, seusai laga, Jumat (10/10/2025) dini hari WIB.
Tiga gol kemenangan Aljazair disumbangkan Mohamed Amoura (dua gol) dan mantan penyerang Manchester City, Riyad Mahrez. Hasil tersebut menempatkan Aljazair di posisi teratas kualifikasi Grup G dengan koleksi 22 poin hasil dari mencetak 7 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kali kalah. Grup G berisi enam negara dan hanya peringkat teratas yang berhak lolos secara langsung. Negara peringkat kedua harus menjalani laga kualifikasi putaran kedua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/10/be669ffd27734183186cccff8ae8dba6-FILES_FBL_ALG_LUCA_ZIDANE_132700960.jpg)
Langkah Aljazair menuju Piala Dunia 2026 sempat tersendat saat ditahan imbang Guinea, 0-0, pada jeda internasional September. Namun, Aljazair kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya untuk mengalahkan Somalia dan menyegel tiket ke Piala Dunia untuk kelima kalinya sepanjang sejarah negara itu. Aljazair terakhir kali tampil di Piala Dunia Brasil 2014. Saat itu mereka berhasil melaju hingga babak 16 besar.
Keberhasilan Aljazair lolos ke Piala Dunia membuat kuota tiket untuk wakil Afrika atau CAF semakin menipis. Hingga akhir jeda internasional Oktober, setidaknya ada lima tiket lolos secara langsung yang masih bisa diperebutkan.
Kelima tiket itu berpotensi direbut para pemimpin grup, seperti Ghana, Pantai Gading, Cape Verde, Benin, dan Senegal. Para pemimpin grup itu harus tampil konsisten agar tidak terpeleset pada laga dua laga berikutnya yang sangat menentukan kelolosan.
Jika para anggota CAF masih memperebutkan lima tiket hingga akhir jeda internasional Oktober, situasi lebih sengit dialami anggota AFC. Ada enam negara yang bersaing memperebutkan dua tiket lewat jalur kualifikasi putaran keempat. AFC total mendapatkan delapan tiket lolos secara langsung.
Arab Saudi berpeluang besar lolos setelah mengalahkan Indonesia pada laga Grup B. Sementara itu, tiga negara di Grup A masih punya peluang lolos yang sama besar seusai hasil imbang antara Qatar dan Oman.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2021/05/24/AP21143662966547_1621813985.jpg)
Indonesia masih punya peluang lolos kendati kecil. Syaratnya, tim besutan Pelatih Patrick Kluivert itu harus menang besar atas Irak di laga kedua dan di pertandingan lainnya Arab Saudi kalah dari Irak. Skema tersebut akan membuat ketiga tim Grup B punya perolehan poin yang sama, yakni tiga poin. Negara yang lolos kemudian akan ditentukan melalui selisih gol.
”Sekarang saatnya untuk menganalisis dan kembali lebih kuat melawan Irak karena pertandingan melawan Irak, kita harus menang,” kata Kluivert.
Di sisi lain, Oman optimistis bisa mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Untuk itu pula, mereka sampai berusaha dengan merekrut pelatih kelas dunia, Carlos Queiroz, demi mewujudkan mimpi besar tersebut. Mantan Pelatih Real Madrid dan timnas Portugal itu diyakini bisa membawa Oman ke Piala Dunia.
”Dia sudah bekerja bersama kami selama sekitar tiga bulan dan performanya bagus. Semoga saja dia membantu kami lolos ke Piala Dunia,” ucap penyerang Oman, Muhsen Al Ghassani, yang kini bermain untuk Bangkok United.
Hanya juara dari tiap grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia. Adapun tim runner up harus melanjutkan perjuangan ke putaran kelima dengan bertemu satu sama lain pada laga kandang dan tandang. Pemenang putaran kelima ini akan mewakili AFC pada babak kualifikasi antarbenua. (REUTERS)
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto