Nama Besar Bukan Jaminan di Timnas Inggris Era Tuchel

Thomas Tuchel menolak silau dengan nama besar. Dia mengutamakan pemanggilan kepada pemain yang bergabung di pemusatan latihan tim pada jeda internasional bulan lalu.

04 Okt 2025 11:43 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

Tidak ada Jude Bellingham dalam daftar 24 pemain timnas Inggris yang dipanggil Pelatih Thomas Tuchel menjelang menghadapi Wales dan Latvia pada jeda internasional Oktober. Pelatih asal Jerman itu meninggalkan kecenderungan pendahulunya yang ramah terhadap pemain-pemain bintang. Di era Tuchel, pemain yang dipanggil adalah mereka yang pernah bergabung dalam pemusatan latihan pada jeda internasional bulan lalu.

Selain Bellingham, Tuchel juga tidak menyertakan Jack Grealish dan Phil Foden. Tiga pemain bintang tersebut sebelumnya selalu menjadi langganan timnas Inggris era Pelatih Gareth Southgate, termasuk saat mengarungi Piala Dunia Qatar 2022. Semenjak Tuchel memegang kendali, status sebagai pemain bintang ternyata tidak cukup untuk membuat mereka dipanggil kembali ke timnas.

”Kami mencapai level dan standar baru di pemusatan latihan terakhir. Itu terlihat jelas dalam pertandingan melawan Serbia. Mengapa tidak memilih pemain dan skuad yang sama jika tersedia karena mereka harus membuktikannya lagi. Mereka menetapkan standar dan sekarang mereka harus memastikan standar tersebut menjadi lebih stabil. Inilah kesempatan yang mereka miliki,” ujar Tuchel mengenai alasan di balik pemilihan pemainnya, Jumat (3/10/2025) malam WIB.

Alih-alih memanggil pemain bintang, Tuchel terkesan hendak mempertahankan susunan pemain yang sama dengan jeda internasional bulan lalu. Dalam daftar 24 pemain pilihan antara bulan lalu dan saat ini, hampir tidak ada perbedaan. Setidaknya ada dua pemain yang tidak dipanggil lagi, yakni Adam Wharton dan Tino Livramento.

Livramento harus menepi sekitar dua bulan akibat cedera lutut saat membela Newcastle United menghadapi Arsenal pekan lalu. Posisi Livramento digantikan oleh Jarell Quansah. Adapun Wharton kehilangan posisinya setelah gagal bergabung akibat cedera bulan lalu. Posisinya kemudian digantikan oleh Ruben Loftus-Cheek.

Quote

Ini lebih tentang pemusatan latihan terakhir dan apa yang mulai kami bangun. Bukan ketergantungan pada pemain individu. Bergantung pada satu pemain saja tidak akan pernah menjadi solusi dalam sepak bola.

Selebrasi pemain timnas Inggris setelah bek Ezri Konsa mencetak gol dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Serbia dan Inggris di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Serbia, Selasa (9/9/2025). Inggris mengalahkan Serbia, 5-0.

Kini meski Wharton telah pulih, Tuchel tetap mempertahankan Loftus-Cheek di timnas. Meski gelandang yang kini membela AC Milan itu tampil kurang mengesankan dengan hanya mencatatkan 424 menit bermain dari tujuh laga musim ini dan hanya mencetak satu gol.

”Ini lebih tentang pemusatan latihan terakhir dan apa yang mulai kami bangun. Bukan ketergantungan pada pemain individu. Bergantung pada satu pemain saja tidak akan pernah menjadi solusi dalam sepak bola,” kata Tuchel menjelaskan alasannya mempertahankan susunan pemain yang dipanggil.

Alasan itu sangat bisa dimengerti karena Tuchel agaknya tidak ingin mengganggu proses internalisasi yang tengah berlangsung di timnya. Menambah banyak pemain baru berisiko mereset tim kembali ke titik nol. Tuchel belum genap setahun mengarsiteki Inggris dan itulah sebabnya ia menginginkan kestabilan meski harus mengorbankan pemain bintang seperti Bellingham.

Tim ”Tiga Singa” menghadapi Wales dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wembley, London, pertengahan pekan depan sebelum menantang Latvia pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika Inggris menang di Latvia, mereka hanya akan membutuhkan maksimal dua poin dari dua laga kualifikasi terakhir melawan Serbia dan Albania untuk lolos ke Piala Dunia di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Gelandang timnas Inggris Ruben Loftus-Cheek saat konferensi pers di St George's Park, Burton-upon-Trent, Inggris, Rabu (3/9/2025) menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Andorra.

Misteri Bellingham

Absennya Bellingham dari pemanggilan bulan lalu masih bisa dipahami karena Bellingham masih dalam proses pemulihan cedera bahu. Namun, Bellingham telah pulih dan tetap tidak menjadi pilihan Tuchel di pos gelandang serang. Padahal, Bellingham masuk sebagai gelandang serang terbaik Inggris bersama dengan Phil Foden dan Cole Palmer.

Sebagaimana Bellingham, Foden dan Palmer juga tidak mendapatkan panggilan. Hanya saja, absennya Palmer lebih disebabkan cedera. Adapun Foden, yang sudah tampil reguler bersama Manchester City, bernasib serupa dengan Bellingham.

Spekulasi pun berkembang mengenai tidak dipanggilnya Bellingham kali ini. Apalagi sebelumnya Tuchel dan Bellingham diterpa kabar hubungan mereka yang kurang harmonis. Akan tetapi, Tuchel membantahnya.

”Satu-satunya alasan dia (Tuchel) melakukan itu (mempertahankan mayoritas pemain yang dipanggil) adalah karena kemenangan 5-0 melawan Serbia sangat mengesankan. Selain itu, suasana di pemusatan latihan sangat baik. Dia ingin memberikan penghargaan kepada para pemain atas hal itu,” kata jurnalis senior Sky Sports, Rob Dorsett.

Para pemain yang dipanggil akan kembali berlatih pada Senin pekan depan waktu setempat di pemusatan latihan timnas Inggris di St George’s Park.

Real Madrid's Jude Bellingham reacts after Arsenal's Gabriel Martinelli scored his side's second goal during the Champions League quarterfinals second leg soccer match between Real Madrid and Arsenal at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid, Wednesday, April 16, 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Skuad Inggris Jeda Internasional Oktober

Penjaga gawang:

Dean Henderson (Crystal Palace), Jordan Pickford (Everton), James Trafford (Manchester City)

Bek:

Dan Burn (Newcastle United), Marc Guehi (Crystal Palace), Reece James (Chelsea), Ezri Konsa (Aston Villa), Myles Lewis-Skelly (Arsenal), Jarell Quansah (Bayer Leverkusen), Djed Spence (Tottenham Hotspur), John Stones (Manchester City)

Gelandang:

Elliot Anderson (Nottingham Forest), Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest), Jordan Henderson (Brentford), Ruben Loftus-Cheek (AC Milan), Declan Rice (Arsenal), Morgan Rogers (Aston Villa)

Penyerang:

Jarrod Bowen (West Ham United), Eberechi Eze (Arsenal), Anthony Gordon (Newcastle United), Harry Kane (Bayern Muenchen), Marcus Rashford (Barcelona), Bukayo Saka (Arsenal), Ollie Watkins (Aston Villa)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji