Kekuatan Indonesia di All England berkurang. Anthony Sinisuka Ginting urung bermain karena belum pulih dari cedera lengan.
04 Mar 2025 12:56 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Anthony Sinisuka Ginting mencapai hasil terbaik dalam turnamen bulu tangkis All England ketika mencapai final pada 2024. Hasil serupa tak akan bisa dicapai atau ditingkatkan karena Anthony tak akan bermain di All England 2025.
Ginting sudah pulih dari cedera lengan, tapi harus lebih disiapkan lebih baik lagi untuk mengikuti turnamen besar.
Sepekan sebelum turnamen berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, 11-16 Maret, pengunduran diri Anthony diumumkan PP PBSI. ”Ginting sudah pulih dari cedera lengan, tapi harus lebih disiapkan lebih baik lagi untuk mengikuti turnamen besar. Jadi, kami lebih memilih tindakan preventif untuk menghindari cederanya kambuh lagi,” kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian di Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Pengunduran diri Anthony dilakukan sebelum BWF menggelar undian pada Selasa. Dengan demikian, tunggal putra Indonesia akan diwakili juara bertahan, Jonatan Christie, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Pada All England 2024, Jonatan berdiri di podium tertinggi. Dalam persaingan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengikuti beberapa seniornya yang menjuarai All England sebanyak dua kali atau lebih.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/09/127a557df70fdbd2987379fd83253791-Ginting4_R16_MalaysiaOpen2025_PBSI_20240109.jpg)
Sebelum Fajar/Rian, ganda putra Indonesia yang lebih dari satu kali menjadi juara dalam turnamen prestisius itu, antara lain, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky.
Sementara itu, final sesama Indonesia antara Jonatan dan Anthony menjadi yang pertama setelah Hariyanto Arbi mengalahkan Ardy Bernadus Wiranata di All England 1994. Jonatan pun menjadi tunggal pertama Indonesia yang menjuarai All England setelah Hariyanto pada tahun tersebut.
Jonatan akan kembali ke Birmingham setelah meraih pencapaian tertinggi sejak debut di All England pada 2016, tetapi kali ini tanpa Anthony. Dengan demikian, Anthony baru bermain dalam satu turnamen pada 2025, yaitu Malaysia Terbuka, dan kalah pada babak kedua. Cedera lengan kanan yang dirasakan di Malaysia membuatnya batal bermain di India Terbuka dan di hadapan publik sendiri dalam turnamen Indonesia Masters.
Dia pun mengakhiri penampilan pada tahun sebelumnya dengan lebih cepat setelah tersingkir pada babak pertama Arctic Terbuka dan Denmark Terbuka, Oktober. Peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu tak tampil dalam Tur Asia sepanjang November, antara lain di Kumamoto Masters dan China Masters.
Hasil buruk dan absen pada beberapa turnamen sejak menjelang akhir 2024 membuat Anthony terlempar dari peringkat sepuluh besar dunia sejak 21 Januari 2025. Padahal, dia konsisten berada pada posisi itu sejak November 2017.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/04/02/c4f2c145-99df-44e4-b58f-55c99d01bc86_jpg.jpg)
Anthony diperkirakan akan kembali bertanding dalam Kejuaraan Asia di China, 8-13 April. Salah satu ajang kontinental ini merupakan kejuaraan atas undangan Badminton Asia berdasarkan posisi atlet dalam pemeringkatan.
Selain mundurnya Anthony, tak ada perubahan pada skuad Indonesia seperti yang telah didaftarkan pada BWF untuk All England. Total terdapat 11 wakil dari lima nomor yang akan bersaing dalam kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia tersebut.
Sebagian besar atlet akan langsung menuju Birmingham tanpa mengikuti turnamen pemanasan, kecuali Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Rehan/Gloria mencapai final Jerman Terbuka pada 25 Februari-2 Maret. Mereka melanjutkan penampilan ke Orleans Masters di Perancis, 4-9 Maret, sebelum bermain di All England.
Adapun Apriyani/Fadia akan tampil di Orleans Masters yang merupakan turnamen pertama mereka setelah terakhir kali bermain di Olimpiade Paris 2024. Setelah tersingkir pada penyisihan grup Olimpiade, Apriyani beristirahat dari turnamen, sementara Fadia bermain bersama Lanny Tria Mayasari dan berpasangan juga dengan Dejan Ferdinansyah pada ganda campuran, sejak 2025.
Wakil Indonesia di All England
1. Jonatan Christie (tunggal putra)
2. Chico Aura Dwi Wardoyo (tunggal putra)
3. Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri)
4. Putri Kusuma Wardani (tunggal putri)
5. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra)
6. Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra)
7. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra)
8. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (ganda putra)
9. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri)
10. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri)
11. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Nur Adji