Indonesia meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair pada penyisihan Grup D Piala Thomas. Atlet senior dan debutan menyumbangkan kemenangan tersebut.
25 Apr 2026 07:25 WIB · Olahraga
Humas PP PBSI
HORSENS, JUMAT — Bertanding dengan antusiasme yang sama, atlet senior dan atlet muda dalam tim bulu tangkis putra Indonesia memenangi laga pertama kejuaraan Piala Thomas dan Uber di Denmark. Kemenangan 5-0 dengan straight games atas Aljazair dalam setiap pertandingan menjadi modal untuk tantangan lain.
Fajar Alfian dan kawan-kawan memenangi pertandingan penyisihan Grup D tersebut di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Jumat (24/4/2026) tengah malam hingga Sabtu dini hari waktu Indonesia. Setiap pertandingan, yang terdiri dari tiga tunggal dan dua ganda, berlangsung kurang dari 30 menit.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memenangi pertandingan hanya dalam waktu 18 menit. Tampil di partai kelima dalam debut di Piala Thomas, mereka membawa Indonesia menang 5-0 setelah mengalahkan Adel Hamek/M Abdelaziz Ouchefoun, 21-4, 21-7.
Urutan tiga partai tunggal lalu dua ganda digunakan dalam pertandingan ini karena terdapat pemain Aljazair yang bermain dalam dua pertandingan. Sesuai peraturan BWF, jika terdapat pemain yang harus tampil dalam dua pertandingan, nomor tunggal harus dimainkan lebih dulu. Dalam laga Indonesia melawan Aljazair, atlet-atlet Indonesia tampil dengan urutan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar/Muhammad Shohibul Fikri, dan Raymond/Nikolaus.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/25/b9b47ce356e474c02c9c54885ca3a4b7-WhatsApp_Image_2026_04_25_at_03.57.50.jpeg)
Urutan serupa diterapkan pada pertandingan lain di Grup D antara Perancis dan Thailand. Thailand membuat kejutan dengan mengalahkan Perancis, 3-2. Berdasarkan hasil pertandingan pada hari pertama turnamen ini, tim Piala Thomas Indonesia memimpin klasemen Grup D, diikuti Thailand, Perancis, dan Aljazair.
”Senang bisa debut di Piala Thomas, akhirnya mimpinya bisa menjadi kenyataan. Tadi bermain lancar, hanya memang sedikit harus menyesuaikan lagi dengan kok yang kencang. Untuk selanjutnya, kalau dipercaya diturunkan lagi, pasti kami akan memberikan yang terbaik,” tutur Nikolaus.
Raymond/Nikolaus menjadi salah satu debutan dalam tim Piala Thomas Indonesia. Atlet lain yang belum diturunkan adalah Mohammad Zaki Ubaidillah dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.
Zaki sebenarnya berstatus sebagai tunggal ketiga, sementara Sabar/Reza menjadi ganda kedua. Akan tetapi, atas dasar kebutuhan dalam laga tersebut dan tantangan berikutnya, pelatih menurunkan Anthony dan Raymond/Nikolaus pada pertandingan melawan Aljazair yang hanya diperkuat lima atlet dengan ranking di luar posisi 100 dunia.
Pertandingan pertama juga digunakan oleh atlet-atlet senior untuk adaptasi pada semua kondisi lapangan dan bermain dengan antusias. Tim putra Indonesia memiliki tiga senior yang bermain dalam Piala Thomas kelima atau lebih, yaitu Jonatan, Anthony, dan Fajar.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/25/ef9c94e8402e5053ca5cd5d07fcff7bf-WhatsApp_Image_2026_04_25_at_00.27.20.jpeg)
Menjadi tunggal pertama dan tampil di laga pembuka, Jonatan berhadapan dengan tunggal putra terbaik Aljazair berperingkat ke-273 dunia, Adel Hamek. Jonatan menang 21-8, 21-6 setelah bertanding 28 menit.
”Hari ini mencoba adaptasi dengan situasi lapangan, juga dengan kok, karena kecepatannya lumayan berbeda dengan yang dipakai saat uji coba lapangan dan training camp. Kok yang dipakai hari ini sedikit lebih cepat, jadi harus adaptasi untuk menemukan pola main yang tepat,” kata Jonatan.
Penyesuaian lain untuk Jonatan, meski sudah lima kali tampil di Piala Thomas, adalah bermain sebagai tunggal pertama. Pada lima keikutsertaan sebelumnya sejak Kunshan 2016, Jonatan selalu menjadi tunggal kedua. Dalam debutnya, dia berada di bawah Tommy Sugiarto, lalu di bawah Anthony pada 2018 hingga 2024.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/25/189054ab83b2e6c81c81d966dd240d8d-WhatsApp_Image_2026_04_25_at_00.59.18.jpeg)
”Menjadi tunggal pertama untuk pertama kalinya dalam Thomas Cup, ada satu tanggung jawab berbeda. Saya mencoba semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik, juga dengan aura positif. Semoga semangatnya menular ke teman-teman,” kata Jonatan, yang merupakan tunggal putra ranking kelima dunia.
Anthony tak kalah antusias meski berperan sebagai tunggal ketiga. Baginya, berstatus sebagai apa pun di tim tetap memiliki tanggung jawab yang sama. ”Yang berbeda hanya susunan mainnya saja. Kadang, itu membuat kondisi dan tekanan berbeda. Apa pun, semoga ke depannya bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia,” kata Anthony.
Fajar, yang menjadi kapten tim Thomas Indonesia, tampil untuk kelima kali dalam kejuaraan beregu putra dan putri dua tahunan ini. Akan tetapi, ada yang berbeda karena kali ini berpasangan dengan Fikri, bukan dengan Muhammad Rian Ardianto seperti pada empat kejuaraan sebelumnya.
Kemenangan atas Aljazair menjadi hasil wajar bagi Indonesia. Meski demikian, hasil ini tetap penting karena persaingan di fase grup berlangsung dalam format round robin ketika skor pada setiap pertandingan bisa menentukan posisi tim dalam klasemen.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/25/d776241b23efb306b32e33be7191d4db-WhatsApp_Image_2026_04_25_at_02.30.16.jpeg)
Sementara beberapa kejutan dalam berbagai konteks terjadi pada hari pertama kejuaraan. Tim putra Perancis yang lebih diunggulkan kalah dari Thailand, 2-3.
Tim putri Thailand menang atas Bulgaria pada persaingan Grup D Piala Uber, tetapi kehilangan dua partai. Salah satu kekalahan dialami atlet ranking ketujuh dunia, Ratchanok Intanon, dari Kaloyana Nalbantova (ranking ke-49) dengan skor 23-21, 14-21, 22-24. Intanon kalah setelah unggul 15-9 pada gim ketiga.
Thailand juga kehilangan poin pada partai keempat setelah Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran kalah dari Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, 11-21, 21-15, 9-21, hingga skor menjadi 2-2. Thailand akhirnya mendapat poin kemenangan dari Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudajaipraparat yang menang atas Elena Popivanova/Tsvetiva Popivanova, 21-4, 21-6.
Tim putra Kanada juga bisa mencuri satu partai dari India meski akhirnya kalah. Dalam persaingan Grup A, Kanada memenangi laga pembuka ketika Victor Lai mengalahkan Lakhsya Sen, tetapi kehilangan empat partai berikutnya.
Hari kedua turnamen, Sabtu, diwarnai pertandingan tim putri Indonesia melawan Kanada dalam penyisihan Piala Uber Grup C mulai pukul 17.00 WIB. Pertandingan lain dalam Grup ini mempertemukan Taiwan dan Australia. (iya)
Hasil pertandingan tim Thomas Indonesia-Aljazair
Jonatan Christie vs Adel Hamek, 21-8, 21-16
Alwi Farhan vs M Abderrahmie Belarbi, 21-8, 21-7
Anthony Sinisuka Ginting vs M Abdelaziz Ouchefoun, 21-8, 21-6
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs M Abderrahmie Belarbi/Koceila Mammeri, 21-14, 21-8
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Adel Hamek/M Abdelaziz Ouchefoun 21-4, 21-7
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti