Kompas.id Brief

Apakah Indonesia Akan Membawa Gelar dari Piala Sudirman 2025?

Indonesia masuk ke Grup D bersama Denmark, India, dan Inggris yang berusaha keras untuk lolos ke perempat final. Persaingan awal di fase grup sudah berjalan ketat.

27 Apr 2025 15:42 WIB · Olahraga

Oleh Wisnu Aji Dewabrata

Piala Sudirman 2025, yang digelar di Xiamen, China, pada 27 April-4 Mei menjadi ajang pertama setelah Olimpiade Paris 2024 untuk mengukur kekuatan setiap negara peserta. Kejuaraan beregu campuran ini menampilkan kekuatan baru dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Saatnya Jonatan Christie dan kawan-kawan fokus pada strategi dan kondisi fisik dengan target lolos ke final sekaligus memberikan tambahan jam terbang kepada pemain muda.

Apa yang bisa dipelajari dari artikel berikut ini?

1.       Bagaimana peluang Indonesia di Piala Sudirman?

2.       Seperti apa kondisi persaingan di Grup D?

3.       Bagaimana persiapan Indonesia menghadapi Piala Sudirman?

1. Bagaimana peluang Indonesia di Piala Sudirman?

copy title

Tidak mudah bagi skuad Indonesia mewujudkan target di Piala Sudirman. Namun, Indonesia masih mempunyai peluang asal setiap atlet diarahkan fokus selangkah demi selangkah. Tampil dalam kejuaraan beregu memiliki tantangan dan tekanan berbeda. Mereka pun harus tetap menjaga fokus pada diri sendiri agar bisa bermain maksimal di setiap laga.

Pengalaman bukan menjadi satu-satunya indikator untuk menentukan atlet yang akan bermain dalam kejuaraan beregu. Faktor lain patut diperhatikan, seperti statistik pertemuan dan gaya bermain calon lawan. Selain itu, faktor terpenting adalah kondisi atlet yang bersangkutan menjelang pertandingan.

Indonesia membawa pemain berpengalaman dan wajah-wajah baru. Jonatan Christie menjadi andalan utama, didukung oleh ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto. Sementara itu, pemain muda, seperti Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah, mendapat kesempatan untuk membuktikan diri.

Tunggal putri Putri Kusuma Wardani mengambalikan pukulan Ester Nurumi Tri Wardoyo dalam simulasi Tim Piala Sudirman 2025 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (21/4/2025). Putri Kusuma Wardani menang 2-1 dalam laga tersebut. PBSI mempertandingkan dua tim yakni TIm Garuda dan Tim Rajawali dalam simulasi tersebut. Piala Sudirman 2025 akan berlangsung di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China pada 27 April hingga 5 Mei 2025.

Sektor putri juga mengalami perubahan, Putri Kusuma Wardani mengambil alih peran Gregoria Mariska Tunjung yang absen. Ganda putri diisi oleh pasangan baru, Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Prativi, sementara Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Lanny Tria Mayasari menjadi pilihan alternatif.

Status andalan ganda campuran Indonesia diberikan kepada Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari meski ada opsi lain, seperti Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja. Rinov dan Pitha baru kembali berpasangan sejak Kejuaraan Asia sehingga mereka perlu cepat membangun komunikasi.

Bagi Indonesia, turnamen ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi. Hasilnya untuk mengevaluasi sejauh mana program regenerasi bulu tangkis, sekaligus persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

2. Seperti apa kondisi persaingan di Grup D?

copy title

Indonesia berada di Grup D bersama Denmark, India, dan Inggris. Grup D adalah grup dengan persaingan terberat karena setidaknya tiga tim, yaitu Indonesia, Denmark, dan India, memiliki kekuatan yang sama.

Tantangan di Piala Sudirman akan sangat berat sejak penyisihan grup. Sebanyak 16 tim dibagi dalam empat grup. Setiap tim bersaing dalam format round robin untuk mencapai dua peringkat teratas setiap grup sebagai syarat lolos ke perempat final.

Ketiga tim di Grup D memiliki kekuatan yang mirip, yaitu tunggal dan ganda putra. India mempunyai kekuatan tambahan di tunggal putri dengan adanya Pusarla V Sindhu. Adapun Denmark memiliki andalan lain pada nomor ganda campuran.

Tunggal putri Putri Kusuma Wardani melawan Ester Nurumi Tri Wardoyo dalam simulasi Tim Piala Sudirman 2025 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (21/4/2025). Putri Kusuma Wardani menang 2-1 dalam laga tersebut. PBSI mempertandingkan dua tim yakni TIm Garuda dan Tim Rajawali dalam simulasi tersebut. Piala Sudirman 2025 akan berlangsungdi Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China pada 27 April hingga 5 Mei 2025.

Bukan hal mudah bagi Indonesia untuk menempati peringkat dua besar Grup D. Apalagi, prestasi pebulu tangkis Indonesia sepanjang 2025 berada di bawah banyak negara. Sepanjang tahun 2025, prestasi bulu tangkis Indonesia di turnamen internasional, seperti BWF World Tour, kurang maksimal. Hanya Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari yang meraih gelar (Thailand Masters Super 300), sementara di turnamen besar, seperti Kejuaraan Asia, hasil terbaik hanya semifinal.

Tantangan bertambah besar jika lolos dari fase grup. Laga perempat final akan ditentukan berdasarkan undian antara juara dan peringkat kedua dari grup berbeda. Maka, terdapat peluang melawan tim kuat, seperti China, Korea Selatan, atau Jepang.

3. Bagaimana persiapan Indonesia menghadapi Piala Sudirman?

copy title

Tim bulu tangkis Indonesia menjalani persiapan intensif menjelang Piala Sudirman 2025 di Xiamen, China, dengan mengadakan simulasi pertandingan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Senin (21/4/2025). Simulasi ini dirancang untuk menciptakan atmosfer kompetitif seperti turnamen sebenarnya dengan membagi tim menjadi dua, yaitu Garuda dan Rajawali. Tujuannya adalah mempersiapkan mental dan strategi atlet, terutama bagi pemain muda yang baru pertama kali tampil di Piala Sudirman.

Tim Rajawali unggul dengan skor 3-2, dimenangi oleh tiga pasangan ganda: Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran), Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri), dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra). Sementara itu, tim Garuda meraih dua kemenangan melalui Putri Kusuma Wardani (tunggal putri) dan Mohammad Zaki Ubaidillah (tunggal putra). Hasil ini tidak hanya menunjukkan kekuatan di sektor ganda, tetapi juga potensi pemain muda, seperti Zaki dan Putri.

Tunggal putra M Zaki Ubaidillah (kiri) bersiap melawan Alwi Farhan dalam simulasi Tim Piala Sudirman 2025 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (21/4/2025). PBSI mempertandingkan dua tim yakni TIm Garuda dan Tim Rajawali dalam simulasi tersebut. Piala Sudirman 2025 akan berlangsungdi Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China pada 27 April hingga 5 Mei 2025.

Rehan/Gloria, yang baru pertama kali dipanggil ke tim nasional, menjadi sorotan setelah mengalahkan pasangan utama Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dalam tiga gim. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri mereka, terutama setelah performa solid di turnamen Eropa, seperti Jerman Terbuka dan Polandia Terbuka.

Di sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani mengaku sempat gugup melawan Ester Nurumi Tri Wardoyo, tetapi berhasil bangkit setelah gim pertama. Sementara itu, Zaki Ubaidillah menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Alwi Farhan dua gim langsung, menegaskan kesiapannya sebagai alternatif tunggal putra.

Simulasi juga mengungkap tantangan tim, seperti ketidakkonsistenan ganda putri Siti Fadia/Lanny Tria Mayasari yang kalah dari Febriana/Amalia. Fajar/Rian, yang menang atas Shohibul Fikri/Daniel Marthin, tetap menjadi andalan di ganda putra meski sempat kehilangan gim kedua.


Kerabat Kerja

Penulis:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra