Arsenal Kunci Posisi Kedua, Lima Tim Bersaing Menuju Liga Champions

Meskipun belum meraih Liga Inggris, Mikel Arteta ialah Manajer Arsenal dengan rasio kemenangan terbaik. Persaingan Liga Champions ditentukan hingga laga penutup.

19 Mei 2025 06:43 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LONDON, MINGGU — Peringkat kedua Liga Inggris lagi-lagi menjadi pelipur lara bagi Arsenal dalam perjalanan musim nirtrofi. Ketika Liverpool dan Arsenal sudah memastikan tempat di Liga Champions edisi 2025-2026, tiga jatah tersisa di kompetisi antarklub terbaik Eropa itu diperebutkan oleh lima tim hingga pekan pamungkas.

Sumbangan gol dari Declan Rice, salah satu pemain Arsenal paling konsisten sepanjang musim ini, di menit ke-55 memastikan keunggulan Arsenal 1-0 atas Newcastle United, Minggu (18/5/2025). Tiga poin pada laga kandang terakhir di Stadion Emirates pada kampanye kompetisi 2024-2025 memastikan Arsenal kembali tampil di Liga Champions.

Dengan koleksi 71 poin, “Si Meriam” sudah tidak bisa lagi dikejar oleh tiga tim di bawah mereka yang sama-sama mengemas 66 poin. Ketiganya adalah Newcastle, Chelsea, dan Aston Villa.

Konstelasi zona lima besar yang menjadi arena pertarungan untuk jatah tampil di Liga Champions bisa berubah pada tengah pekan ini. Hal itu bakal dipengaruhi hasil laga Manchester City kontra Bournemouth, Rabu (21/5/2025), di Stadion Etihad. Kemenangan akan mendongkrak posisi City ke peringkat ketiga di bawah Arsenal.

Jika menang atas Bournemouth, secara matematis, City masih bisa menggusur Arsenal di posisi kedua pada pekan ke-38. Namun, situasi itu mustahil terjadi karena Arsenal jumpa Southampton, penghuni terakhir klasemen, sedangkan City bertandang ke markas Fulham. Dengan skenario itu, Si Meriam hanya butuh imbang kontra Southampton untuk menjaga posisi kedua.

Gelandang Arsenal Declan Rice (tengah) mencetak gol ke gawang Newcastle United pada laga Liga Inggris di London, Minggu (18/5/2025). Arsenal mengunci tiket Liga Champions dengan kemenangan 1-0.

Di tengah kepastian besar mengunci peringkat kedua di bawah Liverpool, sang juara Liga Inggris, Manajer Arsenal Mikel Arteta akhirnya secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya. Arteta baru mempersembahkan satu trofi Piala FA 2019-2020 sejak mengisi kursi manajer Arsenal pada Desember 2019.

Pada musim ini, ia membawa Arsenal menembus semifinal pada dua ajang, yakni Liga Champions yang ditaklukkan Paris Saint-German serta Piala Liga Inggris yang disingkirkan Newcastle, peraih trofi kampiun. Mereka juga hanya bisa mencapai putaran ketiga Piala FA usai tumbang dari Manchester United.

“Kami tidak puas dan kesal. Tetapi, saya pikir kami berada di jalan yang tepat,” kata Arteta dalam konferensi pers pasca-laga terakhir di Emirates pada musim ini dilansir BBC.

“Apa yang bisa saya janjikan adalah saya akan melakukan yang sangat terbaik (untuk memenangkan trofi). Saya akan menggantungkan hidup saya dan membantu semua pemain di sini untuk meraih trofi (pada musim depan),” lanjut Arteta.

Rasio kemenangan tertinggi

Meskipun baru mengemas satu gelar juara, juru taktik berasal dari kawasan Basque, Spanyol, itu adalah manajer terbaik Arsenal dalam catatan persentase kemenangan. Arteta memberikan 59 persen kemenangan dalam 255 gim memimpin Si Meriam. Artinya, ia membantu Arsenal menang dalam 151 pertandingan.

Angka persentase itu tidak bisa ditandingi oleh manajer Arsenal sebelumnya yang mencatatkan minimal 100 laga. Arteta sudah melebihi manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger (1996-2018), yang mengoleksi 57 persen hasil positif  dan Herbert Chapman (1925-1934) dengan 49 persen kemenangan.

Britain Soccer Premier League

Mengalahkan Newcastle mendekatkan Arsenal sebagai penghuni peringkat kedua dalam tiga musim beruntun. Sayangnya, performa Arsenal menurun pada musim ini. Mereka maksimal hanya bisa mengemas 74 poin.

Koleksi poin itu menurun 15 poin dibandingkan pada musim 2023-2024 dengan 89 poin. Bukayo Saka dan kawan-kawan untuk pertama kali sejak Liga Inggris edisi 2022-2023 gagal finis dengan catatan lebih dari 80 poin.

“Kami harus menyakinkan untuk mengejar mimpi tidak memudar serta memastikan memburu trofi dengan situasi positif dan antusiasme. Masih banyak hal yang bisa dicapai tim ini, meski tidak mudah. Para pemain memiliki talenta besar,” tutur Arteta.

Berbagi jatah Eropa

Persaingan tiket Liga Champions memang belum berakhir. Tetapi lima tim yang menghuni peringkat ketiga hingga ketujuh sudah memastikan mereka menyegel jatah tampil di kompetisi antarklub Eropa.

Peringkat satu sampai lima ke Liga Champions, lalu peringkat keenam akan mendampingi Crystal Palace—juara Piala FA—ke Liga Europa, serta posisi ketujuh bakal menjadi duta Inggris di Liga Konferensi Eropa.

Jatah tim Inggris di Liga Champions akan bertambah untuk Tottenham Hotspur atau Manchester United yang menembus final Liga Europa 2024-2025. Pemenang duel penghuni peringkat ke-17 dan ke-16 Liga Inggris itu akan membantu Liga Inggris menjadi kompetisi pertama yang mengirim enam wakil ke Liga Champions.

Britain Soccer Premier League

Memanasnya persaingan di zona peringkat ketiga hingga ketujuh yang hanya berjarak satu poin tidak lepas dari kemenangan Nottingham Forest 2-1 atas West Ham United di Stadion Olimpiade London. Morgan Gibbs-white (11’) dan Nikola Milenkovic (61’) membantu Forest menjaga harapan finis lima besar.

“Ini kemenangan besar. Saya pikir sejak awal musim kami menginginkan untuk bertarung dengan tujuan yang jelas. Pada laga terakhir di City Ground, kami berusaha untuk mengkreasi sesuatu yang magis,” ucap Manajer Forest Nuno Espirito Santo kepada Sky Sports.

Forest wajib mengalahkan Chelsea pada pertandingan pamungkas musim ini untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Selain menang, Forest juga perlu berharap salah satu dari tiga pesaing mereka, yaitu City (versus Fulham), Newcastle (versus Everton), dan Aston Villa (versus MU) tidak meraih kemenangan untuk memuluskan ambisi finis di zona lima besar.

Merujuk perhitungan Opta, tiga tim yang memiliki kans terbesar melengkapi susunan lima tim melaju ke Liga Champions melalui jalur peringkat Liga Inggris adalah City (85,9 persen), Newcastle (83,55 persen), serta Chelsea (56,84 persen). Adapun Villa dan Forest hanya dijagokan masing-masing dengan peluang 44,42 persen dan 29,29 persen.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .