Perdamaian akan ditandatangani di Geneva, Swiss, pekan ini. Trump mencabut blokade atas Iran. Namun, Israel masih terus menyerang Lebanon dan mengabaikan AS-Iran.
15 Jun 2026 09:18 WIB · Internasional
AFP
WASHINGTON DC, SENIN — Para pejabat Amerika Serikat dan Iran secara terpisah menyatakan telah mencapai kesepakatan damai, Senin (15/6/2026). Kesepakatan damai direncanakan ditandatangani pada Jumat (19/6/2026) di Geneva, Swiss.
Harga minyak dunia langsung turun. Namun, proses perundingan pasca-perdamaian, menurut pejabat Iran, masih berlangsung sekurangnya dua bulan ke depan.
”Kesepakatan dengan Republik Islam Iran sudah dicapai,” kata Presiden AS Donald Trump dalam akun Truth Social pada Minggu (14/6/2026) petang atau Senin WIB. Unggahan itu muncul sesaat setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang menjadi penengah mengumumkan kesepakatan damai sudah dicapai, Senin pagi (waktu Pakistan). Sharif memuji AS-Iran yang memilih jalan diplomasi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/26/9b6f1c478dfd43f56618ff3b69f0f6ab-Pakistan_US_Iran_137772397.jpg)
Sharif juga berterima kasih atas dukungan Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki dalam upaya menjembatani perundingan AS-Iran selama ini.
Rincian dari kesepakatan damai AS-Iran itu belum diungkapkan. Sharif dalam X mengatakan, kesepakatan itu menyebutkan segera menghentikan operasi militer di seluruh front, termasuk Lebanon.
Isu Lebanon menjadi ganjalan dalam perundingan damai karena militer Israel terus menyerang Hizbullah di Lebanon. Hizbullah juga terus melawan agresi Israel yang sudah menduduki 20 persen wilayah Lebanon hingga 45 kilometer utara perbatasan Israel di Sungai Zahrani.
Trump dalam unggahannya mengatakan, Selat Hormuz yang ditutup Iran berbulan-bulan akibat serangan AS-Israel akan dibuka Jumat (19/6/2026). Dia juga memerintahkan agar blokade terhadap pelabuhan Iran dicabut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/06/12/d9795d57-cc3a-49ef-931a-b2def4606db8.jpg)
”Tanker sedunia siap nyalakan mesin Anda. Minyak akan kembali mengalir,” demikian ujar Trump dalam Truth Social.
Harga minyak Brent pun turut 4 persen atau sekitar 3,45 dolar AS menjadi 83,88 dolar AS per barel. Dalam sesi pembukaan Senin, West Texas Intermediate turun lebih dari 4,6 persen atau sekitar 3,95 dolar AS menjadi 80,93 dolar AS per barel.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan, rincian perjanjian lebih luas akan dibahas dalam periode gencatan senjata 60 hari, terutama menyangkut pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran. Nasib dari program nuklir Iran juga akan dibahas dalam perundingan lanjutan tersebut.
Bagian dari kesepakatan damai adalah AS mencairkan aset Iran yang dibekukan sebesar 25 miliar dolar AS, Iran setuju tidak memproduksi atau melakukan riset senjata nuklir hingga kesepakatan akhir dicapai.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/15/e6c6211145c94f8dfcd664e452190ec5-wires_photo_2026_06_15T080627.132.jpg)
Seorang pejabat AS menjelang perjanjian damai mengatakan, kesepakatan tersebut akan berujung pada perlucutan program nuklir Iran. Sebagaimana diketahui, Iran memiliki cadangan uranium yang diperkaya yang menurut AS akan dihancurkan. Seorang pejabat tinggi Iran mengatakan, Iran tidak akan membuat bom nuklir dan akan menghancurkan cadangan uranium di dalam negeri.
Dalam unjuk rasa pro-pemerintah di Iran, Sabtu malam, warga dan kantor berita melaporkan kelompok garis keras menolak kesepakatan damai. Warga di kota Mashhad mengatakan kepada Reuters, sejumlah pengunjuk rasa mengecam keras pihak yang menyetujui perdamaian dengan AS. Kecaman tersebut ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Dari New York dikabarkan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyambut baik kesepakatan damai AS-Iran. Ia menyebut hal itu sebagai langkah penting menuju perdamaian Timur Tengah.
Pemerintah Inggris, Perancis, Jerman, dan Italia mengatakan siap mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran. Dalam keterangan bersama, Minggu, negara Eropa Barat tersebut menyambut baik kesepakatan damai AS-Iran. ”Kita siap mencabut sanksi seiring upaya penghentian program nuklir Iran yang terverifikasi,” demikian keterangan bersama empat negara itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/02/24/2028e8416ea86f2fb9b5d8dfabb446d1-Switzerland_Human_Rights_Council_136398648.jpg)
Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan, para pemimpin G7 akan membahas pembukaan Selat Hormuz dalam pertemuan di Paris, Senin. ”Kita berharap pada pembukaan Selat Hormuz secara permanen seiring penghentian program nuklir Iran,” ujar Macron.
Sudah ribuan orang tewas di Iran dan Lebanon sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026. Iran membalas dengan menghantam Israel dan berbagai pangkalan militer AS di negara Teluk Persia serta menutup Selat Hormuz. Harga minyak dan gas dunia pun melonjak.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/15/f5cc8813b8758c3d824b779e91702d46-wires_photo_2026_06_15T080608.341.jpg)
Agresi AS di Iran menjadi beban politik dalam negeri bagi Trump dan kubu Partai Republik di Kongres AS. Rakyat AS frustrasi akibat kenaikan harga bensin menjelang pemilihan umum sela, November 2026.
Di sisi lain, Trump ditekan pendukungnya untuk menghentikan program nuklir Iran. Sesuai aturan internasional, Iran dan negara lain di dunia berhak mengembangkan nuklir untuk tujuan damai dan di bawah pengawasan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Belum ada tanggapan dari Israel atas kesepakatan yang dicapai oleh AS dan Iran. Seiring itu, Israel terus melancarkan agresi di Lebanon sepanjang Minggu. PM Israel Benjamin Netanyahu, yang sedang menghadapi dakwaan kasus korupsi dan beberapa masalah lain di dalam negeri, mengatakan, Israel justru membatasi serangan di Lebanon agar AS bisa mencapai kesepakatan damai.
Iran dan Trump sama-sama mengecam serbuan Israel ke Lebanon. Trump dalam unggahan Minggu pagi mengatakan, serangan Israel terhadap pinggiran Beirut tidak perlu terjadi. Apalagi AS-Iran sudah hampir mencapai kesepakatan damai. Kantor berita Israel, N12, melaporkan, Trump memberitahukan Netanyahu tentang perkembangan perdamaian dalam pembicaraan telepon Minggu pagi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/15/95383378f6bbcd104008a7653a1aa997-wires_photo_2026_06_15T080547.058.jpg)
Sementara, Iran menegaskan, perdamaian meliputi gencatan senjata menyeluruh, termasuk di Lebanon, sebagai bagian kesepakatan dengan AS. Juru runding Iran, Mohammad Bager Qalibaf, dalam akun X mengatakan, serangan Israel ke pinggiran kota Beirut membuktikan AS tidak mampu memenuhi komitmen perdamaian.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan, AS bertanggung jawab atas terus berlanjutnya serangan terhadap Lebanon. Iran menyatakan akan bersikap keras dan militer Iran sudah memegang picu senjata dan siap menghantam lawan. (AFP/REUTERS/AP)
Penulis:
Iwan SantosaEditor:
Bonifasius Josie Susilo HPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan