Aston Villa Versus Juventus, Mendamba Sosok Pembeda

Aston Villa dihadapkan penampilan buruk dua penyerang, sedangkan Juventus kehilangan striker murni. Maka, imbang adalah hasil ideal untuk duel mereka di Villa Park.

26 Nov 2024 17:34 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

BIRMINGHAM, SELASA - Aston Villa dan Juventus tengah dalam kondisi tidak ideal untuk saling berebut tiga poin di Stadion Villa Park, Kamis (28/11/2024) pukul 03.00 WIB. Villa ingin keluar dari rentetan nirmenang pada enam laga terakhir, sedangkan Juve tengah kehilangan pemain depan.

Setelah mengemas tiga kemenangan beruntun pada musim perdana mereka kembali ke Liga Champions Eropa sejak musim 1982-1983, Villa menelan kekalahan yang diawali kesalahan fatal saat menghadapi Club Brugge, 7 November lalu. Blunder bek tengah Villa, Tyrone Mings, yang memegang bola aktif di kotak penalti sendiri menyebabkan mereka dihukum penalti yang memastikan kemenangan Brugge.

Kekalahan itu mengusik ketangguhan mental Villa. Padahal, mereka menjalani tiga laga awal, yaitu kontra Young Boys, Bayern Muenchen, dan Bologna, dengan kemenangan dan tanpa kemasukan. Hasil itu sempat membawa Villa memimpin klasemen sementara Liga Champions hingga pekan ketiga.

Seusai kekalahan dari Brugge, posisi Villa pun melorot ke peringkat kedelapan. Meskipun masih dalam zona lolos langsung ke babak 16 besar, Villa perlu segera bangkit agar tidak mengalami penurunan posisi yang signifikan.

Namun, kembali ke jalur kemenangan di Eropa tidak mudah. Villa sudah mengalami laga tanpa koleksi hasil positif setelah menaklukkan Bologna, 23 Oktober lalu, di Villa Park. Usai laga itu, mereka takluk dari Tottenham Hotspur dan Liverpool, lalu ditahan imbang Bournemouth dan Crystal Palace di kandang.

Bek Bologna, Sam Beukema (kiri), memenangi perebutan bola dari penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, pada laga Liga Champions Eropa di Stadion Villa Park di Birmingham, Inggris, Rabu (23/10/2024) dini hari WIB. Villa menang, 2-0.

Villa juga disingkirkan Palace dari Piala Liga Inggris, yaitu di babak 16 besar. Satu kekalahan lainnya diciptakan Brugge.

Manajer Villa Unai Emery mengakui timnya tengah dalam kondisi buruk dalam satu bulan terakhir. Meskipun begitu, Emery yakin hasil akhir nirmenang itu akan segera berakhir.

”Kami terus berusaha untuk tampil lebih baik dan mencoba tetap positif. Hasil pada laga-laga terakhir tentu tidak baik, tetapi kami harus menerima itu demi melakukan pembenahan,” tutur Emery dilansir laman resmi Villa, Selasa (26/11/2024).

Kurang tajam

Tak ayal, Emery membutuhkan sosok pembeda yang membantu mereka meraih dua kemenangan kandang Liga Champions, yaitu atas Bayern dan Bologna. Pada dua laga itu, penyerang asal Kolombia, Jhon Duran, mencetak masing-masing satu gol.

Quote

Dengan absennya Vlahovic, kami harus tampil lebih baik untuk mendorong pemain depan (Manuel Locatelli).

Setelah gol ke gawang Bologna, Duran, yang berusia 20 tahun, baru bisa mencetak satu gol dalam enam pertandingan terakhir. Penyerang utama Villa, Ollie Watkins, juga menciptakan kuantitas gol yang serupa pada durasi laga dalam satu bulan terakhir. Kurang tajamnya dua striker itu adalah salah satu penyebab Villa dijauhi kemenangan.

Penyerang Aston Villa, Jhon Duran (kiri), merayakan golnya ke gawang Bologna pada laga Liga Champions Eropa di Stadion Villa Park di Birmingham, Inggris, Rabu (23/10/2024) dini hari WIB. Villa menang, 2-0.

”Kami menyadari usaha kami sejauh ini belum cukup untuk menang. Kami mengkreasi peluang demi peluang di setiap pertandingan, tetapi gagal memanfaatkannya. Kami harus tingkatkan performa,” ucap Emery yang berasal dari Spanyol.

Ross Barkley, gelandang Villa, optimistis timnya akan tampil membaik pada laga melawan Juve. Menurut dia, skuad Villa telah menunjukkan respons positif setelah rentetan hasil nirmenang. Akan tetapi, nasib baik untuk raih hasil positif belum memihak.

”Kami akan terus berusaha untuk mengejar kemenangan pada laga selanjutnya (kontra Juve). Kami sudah menganalisis kekurangan kami di laga sebelumnya dan fokus untuk bangkit,” ucap Barkley seperti dikutip The Guardian.

Selain butuh menang untuk keluar dari periode sulit, Villa juga memburu kemenangan perdana atas Juve di Liga Champions. Mereka baru dua kali bertemu di babak perempat final pada edisi 1982-1983.

Berstatus sebagai juara bertahan, Villa kalah dua kali dari Juve. Mereka tumbang 1-2 di Villa Park, lalu kalah 1-3 di Italia. Gol terakhir Villa ke gawang Juve diciptakan oleh mantan pelatih tim nasional Indonesia, Peter Withe.

Perkiraan susunan pemain Aston Villa versus Juventus pada laga Liga Champions Eropa, Kamis (28/11/2024) dini hari WIB.

Kehilangan penyerang

Jika Emery menginginkan perbaikan efektivitas dua penyerangnya, Juve justru kehilangan dua penyerang mereka. Dusan Vlahovic dan Nico Gonzalez harus menepi akibat menderita cedera.

Tanpa memiliki penyerang murni, Juve memainkan taktik unik, 4-2-4, ketika menghadapi AC Milan. Duo gelandang, Weston McKennie dan Teun Koopmeiners, diturunkan sebagai pemain depan. Mereka ditopang oleh dua pemain sayap cepat, yakni Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao.

Strategi ”Si Nyonya Besar” tidak berjalan baik dalam proses menyerang. Mereka hanya mampu menciptakan dua tembakan mengarah ke gawang, sehingga harus puas bermain imbang tanpa gol, akhir pekan lalu.

Merujuk laporan Tuttosport, McKennie dan Koopeminers pun dikabarkan tidak bugar untuk ikut dalam laga tandang ke Inggris. Dengan kondisi itu, Timothy Weah berpeluang dipaksa bermain sebagai penyerang tengah.

Terlepas dari penyerang dadakan yang disiapkan, Pelatih Juve Thiago Motta akan kian menghadapi keterbatasan skuad. Pada duel melawan Milan, Motta hanya membawa 18 pemain. Artinya, Juve hanya memiliki lima pemain outfield di bangku cadangan yang merupakan lebih sedikit dari jatah tujuh pergantian pemain.

Gelandang Juventus, Teun Koopeiners, berusaha merebut bola dari kaki bek Torino, Adam Masina, pada gim pekan ke-12 Liga Italia, Minggu (10/11/2024) WIB, di Stadion Allianz Arena. Juve menang, sehingga kembali masuk ke zona tiga besar.

”Saya senang dengan sikap dan pekerjaan yang telah dilakukan skuad sejauh ini, tetapi perjalanan musim ini masih jauh. Sekarang, kami harus meningkatkan banyak elemen dalam permainan tim dan individu,” kata Motta dilansir Tuttosport.

Manuel Locatelli, gelandang Juve, berharap penyerang Juve bisa tampil lebih baik di Villa Park. ”Para penyerang adalah sosok yang bisa memberikan perbedaan. Pada akhirnya, mereka bisa menentukan laga. Dengan absennya Vlahovic, kami harus tampil lebih baik untuk mendorong pemain depan,” tutur Locatelli kepada DAZN.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono