Veddriq Leonardo terpilih sebagai Athlete of the Year 2024. Ini menjadi pengakuan global atas prestasi sang pemanjat tebing yang menorehkan sejarah di Olimpiade.
01 Feb 2025 08:44 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS – Pemanjat tebing Indonesia disiplin kecepatan, Veddriq Leonardo, resmi terpilih sebagai Athlete of the Year 2024 dalam anugerah The World Games Award 2024 yang diselenggarakan The International World Games Association. Penghargaan ini dinilai sebagai pengakuan global atas prestasi Veddriq yang menorehkan sejarah dengan meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Dipilih oleh publik, dan dengan begitu banyak atlet hebat dari begitu banyak cabang olahraga hebat lainnya, merupakan suatu kehormatan yang mutlak dan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap panjat tebing.
Kepastian tersebut diumumkan secara resmi oleh The International World Games Association di laman resminya theworldgames.org pada Jumat (31/1/2025) malam. Lewat pemilihan yang menggunakan sistem voting selama dua sesi, 9-22 Januari 2025 dan 22-31 Januari 2025, Veddriq terpilih setelah memperoleh 77.045 suara.
Jumlah suara Veddriq tak tertandingi oleh kompetitornya, yakni atlet flying disc asal Estonia, Kristin Latt, yang memperoleh 51.338 suara. Adapun peringkat ketiga, atlet wushu asal China, Xin Tong, meraup 26.181 suara.
Veddriq mengaku tak pernah membayangkan bisa meraih penghargaan sebagai atlet terbaik versi The World Games itu. Apalagi, dia harus ”bersaing” dengan atlet-atlet berprestasi dari beragam cabang olahraga lain di dunia.
”Dipilih oleh publik, dan dengan begitu banyak atlet hebat dari begitu banyak cabang olahraga hebat lainnya, merupakan suatu kehormatan yang mutlak dan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap panjat tebing,” ucap Veddriq dalam laman resmi The World Games.

Melalui media sosialnya, Veddriq mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang memilihnya pada pemungutan suara. Itu terutama masyarakat Indonesia dan secara khusus rekan sesama atlet, pelatih, pegiat olahraga dan media sosial, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), serta Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC).
Dengan penghargaan tersebut, atlet yang meraih medali emas dalam edisi perdana disiplin kecepatan atau speed yang dilombakan di Olimpiade ini juga berharap bisa memberi dampak positif bagi olahraga panjat tebing Indonesia dan dunia.
Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI Yenny Wahid juga mengapresiasi dukungan yang luas untuk Veddriq selama pemungutan suara. Menurut Yenny, kemenangan Veddriq merupakan hasil dari kebersamaan dan menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
”Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah selalu membuahkan hasil,” ucap Yenny.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/11/03001d12-7fc6-4071-9c29-db251270a688.jpg)
Terpilihnya Veddriq menjadi Athlete of the Year menambah daftar atlet panjat tebing peraih penghargaan tersebut. IFSC mencatat, sudah ada dua atlet panjat tebing sebelum Veddriq yang pernah meraih penghargaan tersebut.
Adam Ondra, atlet panjat tebing asal Ceko, meraih penghargaan yang sama pada tahun 2014. Selanjutnya, Reza Alipour asal Iran memenangi penghargaan tersebut pada tahun 2017.
Presiden IFSC Marco Scolaris turut memberikan penghormatan atas pencapaian luar biasa ini. Scolaris menyoroti betapa istimewanya penghargaan ini karena ditentukan langsung oleh suara publik sehingga mencerminkan pengakuan global atas prestasi Veddriq.
”Memenangi penghargaan seperti ini sangat istimewa karena dipilih langsung oleh publik, yang memberikan pengakuan kepada Veddriq atas pencapaiannya yang luar biasa,” ucap Scolaris.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/08/08/c4359750-5dcd-467e-a188-7218ca9f02d2_jpg.jpg)
Scolaris juga menekankan capaian Veddriq tak lepas dari sejarah yang ditorehkannya di Olimpiade Paris 2024. Dengan meraih medali emas bersama lifter Rizki Juniansyah, atlet yang pernah empat kali memecahkan rekor dunia ini membuat Indonesia untuk pertama kalinya menyabet prestasi tertinggi di luar bulu tangkis yang selama ini cabang olahraga andalan.
”Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia tengah berinvestasi untuk menjadi raksasa olahraga seperti negara-negara besar lainnya, dan kami merasa terhormat menjadi bagian dari proses ini. Jika Anda melihat reaksi yang diterima Veddriq di Indonesia, dia telah membuat banyak orang bangga,” tutur Scolaris.
World Games adalah ajang multiolahraga untuk cabang olahraga dan disiplin yang tidak termasuk dalam program Olimpiade. Seiring perkembangannya, banyak olahraga dan disiplin World Games yang juga telah dilombakan di Olimpiade.
Semua atlet yang berpartisipasi dalam acara tersebut adalah yang terbaik di dunia dalam disiplin masing-masing serta lolos kualifikasi melalui beberapa ajang terpilih dari Federasi Internasional. Untuk World Games 2025, sekitar 5.000 atlet kelas dunia dari lebih dari 100 negara akan bertanding dalam 253 cabang olahraga untuk memperebutkan medali emas.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/08/08/f153659c-2b1b-46d3-9a64-35f44733c70e_jpg.jpg)
Edisi ke-12 World Games tersebut akan berlangsung pada 7-17 Agustus di Chengdu, China. Panjat tebing akan tampil untuk keenam kalinya berturut-turut dalam program olahraga tersebut, dengan enam medali diperebutkan dalam disiplin speed.
Indonesia menjadi bagian dari 11 negara yang lolos untuk berlaga di Chengdu. Daftar atlet yang berlaga untuk setiap tim akan diumumkan secara resmi pada tahap selanjutnya tahun 2025.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji Dewabrata