BULU TANGKIS

Awal Baik Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia

Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan menjadi dua wakil Indonesia yang tampil awal dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Mereka memenangi babak pertama.

17 Agt 2026 14:31 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

NEW DELHI, SENIN — Tampil sebagai dua wakil pertama Indonesia pada hari pembuka Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026), Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan menang. Di luar kemenangan dua gim, ada faktor lain yang lebih penting, yaitu proses adaptasi dan evaluasi untuk menjalani babak berikutnya.

Putri menang atas Mikaela Joy De Guzman (Filipina) dengan skor 21-12, 21-6 pada pertandingan kedua di Lapangan 2. Tepat setelah Putri tampil, Alwi mengalahkan Yoo Tae-bin (Korea Selatan), 21-17, 21-12, di lapangan yang sama.

Kemenangan dua gim menjadi awal yang baik bagi Putri dan Alwi, tetapi, evaluasi untuk meningkatkan level penampilan mereka lebih penting. Putri akan menghadapi Petra Maixnerova (Ceko) pada babak kedua. Adapun Alwi melawan Joakim Oldorff (Finlandia) atau Le Duc Phat (Vietnam).

Putri Kusuma Wardani memukul dengan backhand pada babak pertama tunggal putri Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Putri menang atas Mikaela Joy De Guzman (Filipina).

Putri, misalnya, unggul jauh pada awal pertandingan, lalu didekati lawan menjelang interval gim pertama. Setelah itu, barulah Putri menjauh lagi hingga memenangi pertandingan.

Alwi, yang menjadi unggulan ke-11, disalip Yoo, tunggal putra ranking ke-49 dunia, meski unggul lebih dulu. Alwi unggul  9-6 pada gim pertama, tetapi kemudian tertinggal 9-13.

Pada gim kedua, keunggulan atlet Indonesia berusia 21 tahun itu saat skor 10-6 berubah menjadi 10-10. Selepas interval, barulah Alwi memperlebar jarak.

Quote

Ada waktu seminggu lebih untuk mempelajari undian, dan itu bagus buat saya. Jadi, tadi menang sudah mengantisipasi lawan, bahkan, saya hafal dia mau berbuat seperti apa.

Dalam daftar peringkat dunia, Yoo berada di bawah Alwi yang menempati ranking ke-12. Akan tetapi, tunggal putra nomor dua Korea Selatan itu menunjukkan performa meningkat dalam sebulan terakhir. Yoo mencapai final secara beruntun dalam dua turnamen terakhir sebelum Kejuaraan Dunia, yaitu Taiwan Terbuka dan Korea Masters yang berlevel Super 300.

Alwi Farhan tampil pada babak pertama tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Alwi mengalahkan Yoo Tae-bin (Korea Selatan).

”Ada waktu seminggu lebih untuk mempelajari undian, dan itu bagus buat saya. Jadi, tadi menang sudah mengantisipasi lawan, bahkan, saya hafal dia mau berbuat seperti apa. Waktu istirahat, besok, akan saya gunakan untuk mempersiapkan semuanya, pemulihan fisik, menjaga makan, tidur, juga menjaga fokus dan mentalitas,” tutur Alwi.

Alwi tampil dalam Kejuaraan Dunia untuk kedua kali setelah Paris 2025. Meski tersingkir pada babak ketiga saat itu, penampilannya tak terlalu buruk. Alwi kalah dalam laga ketat melawan juara dunia 2023, Kunlavut Vitidsarn (Thailand), dengan skor 18-21, 21-18, 20-22.

Performa yang cukup konsisten pada tujuh bulan pertama 2026, di antaranya dengan menjuarai Indonesia Masters dan Australia Terbuka, serta mencapai semifinal Singapura Terbuka, membuatnya menargetkan diri bisa melangkah lebih jauh.

Alwi Farhan bertahan dari serangan Yoo Tae-bin (Korea Selatan) pada babak pertama tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Alwi menang  dalam dua gim.

Putri juga ingin mendapat hasil lebih baik dibandingkan menjadi semifnalis pada setahun lalu. Akan tetapi, dia harus meningkatkan performa berdasarkan performa pembukanya di Kejuaraan Dunia edisi ke-30 ini.

”Ke depan, pastinya harus fokus terus. Konsistensi dan pikiran di lapangannya harus kuat. Saya berharap performa saya bisa seperti di Jepang Terbuka,” kata Putri.

Turnamen Jepang Terbuka yang berlevel Super 750, pada 14-19 Juli, dijadikan patokan oleh Putri untuk membangun kepercayaan diri dan tampil lebih baik, terutama pada ajang besar. Saat itu, Putri mengalahkan satu atlet ranking lima besar dunia yang belum pernah dikalahkannya, Wang Zhi Yi (China/ranking kedua), pada perempat final. Langkahnya dihentikan Akane Yamaguchi di semifinal. Akan tetapi, pemain Indonesia peringkat keenam dunia itu puas karena bisa memaksa sang juara dunia itu bermain tiga gim.

Putri Kusuma Wardani mengembalikan pukulan lawan dengan forehand pada babak pertama tunggal putri Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Putri menang atas Mikaela Joy De Guzman (Filipina).

Selain Putri dan Alwi, dua wakil Indonesia lainnya akan menjalani laga babak pertama pada hari pembuka di sesi sore dan malam hari. Mereka adalah ganda putri, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, dan Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal putri). Dalam debut pada Kejuaraan Dunia, Isyana/Rinjani berhadapan dengan Julie Macpherson/Clara Torrance (Skotlandia). Adapun Thalita melawan Ines Lucia Castillo Salazar (Peru).

Semua pemain nomor tunggal, dalam undian dengan 64 peserta, menjalani babak pertama yang berlangsung Senin dan Selasa. Ini berbeda dengan nomor ganda ketika 16 unggulan mendapat bye di babak pertama. Di antara atlet Indonesia yang mendapat bye pada babak awal adalah tiga wakil ganda putra, yaitu Fajar Alfian/Mohammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata