Babak pertama laga pekan pembuka Liga Super 2025-2026 antara Persebaya Surabaya dan tim promosi, PSIM Yogyakarta, di Stadion Gelora Bung Tomo berlangsung nirgol.
08 Agt 2025 20:23 WIB · Olahraga
SURABAYA, KOMPAS — Persebaya Surabaya sementara bermain tanpa gol dengan PSIM Yogyakarta di babak pertama pekan pembuka BRI Liga Super 2025-2026, Jumat (8/8/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo.
Sejak sepak mula dilakukan tepat pukul 19.00 WIB, tuan rumah segera menekan. Persebaya bermain dengan tempo dan transisi cepat.
Di sepanjang babak pertama, skuad ”Green Force” memberikan enam ancaman ke gawang ”Laskar Mataram”. Dua tembakan di antaranya tepat sasaran. Selain itu, tiga tendangan penjuru.
Persebaya turun dengan formasi 4-3-3 sekaligus memaksimalkan pemain asing yang baru didatangkan. Mereka masing-masing ialah bek tengah Risto Mitrevski, gelandang Milos Raickovic, dan penyerang Mihailo Perovic.
Pelatih Persebaya Eduardo Perez bereksperimen dengan menempatkan gelandang Dejan Tumbas sebagai bek kiri. Dia bahu-membahu membangun serangan dari sektor kiri bersama Toni Firmansyah dan sayap serang sekaligus kapten tim, Bruno Moreira.
Namun, PSIM, tim tamu yang baru promosi ke Liga Super, berusaha mengimbangi. PSIM turun dengan formasi serupa 4-3-3. Bermain sederhana dan efektif, Laskar Mataram sedikit lebih banyak menguasai bola dengan persentase 52 persen.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/24/ddebad57bda6d918ac8c62060da47522-antarafoto_persebaya_kalahkan_persija_jakarta_1732438552.jpg)
PSIM yang diasuh Jacobus Van Gastel mencoba bermain efektif memanfaatkan serangan balik. Namun, pola ini hanya menghasilkan dua tembakan yang mengancam gawang kawalan kiper Ernando Eri. Satu tembakan di antaranya tepat sasaran.
Laga antara Persebaya dan PSIM juga diwarnai upacara pembukaan kompetisi. Upacara dimeriahkan dengan pementasan musik dan tari tradisional. Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo diberi kehormatan untuk melakukan tendangan pembuka.
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase