Liverpool membuktikan mereka sulit ditandingi dalam perburuan Liga Inggris musim ini. Darwin Nunez lebih bermanfaat sebagai ”supersub”.
19 Jan 2025 07:47 WIB · Olahraga
LONDON, MINGGU — Liverpool menunjukkan bahwa mereka adalah tim dengan bekal yang paling komplet untuk mengukuhkan diri sebagai penguasa Liga Inggris edisi 2024-2025. Kemenangan 2-0 atas Brentford, Sabtu (18/1/2025), di Stadion Gtech Community tidak hanya menegaskan mental juara ”Si Merah”, tetapi juga berpadunya keputusan tepat Pelatih Arne Slot dan sikap pantang menyerah individu pemain.
Manajer Brentford Thomas Frank menyebut Liverpool lebih baik dari Manchester City dan Arsenal yang telah lebih dulu mereka hadapi di kandang dalam satu bulan terakhir. Brentford kalah 1-3 dari Arsenal dan menahan City 2-2.
”Bagi saya, Liverpool berada di level di atas kedua tim itu. Mereka komplet. Etos kerja mereka luar biasa dan cara mereka mundur bertahan juga baik. Mereka sangat bagus di seluruh bagian lapangan,” ujar Frank kepada BBC Sport.
”Mereka adalah tim terbaik di Liga Inggris dan dunia. Mereka favorit terbaik untuk memenangi (titel liga),” lanjutnya.
Meskipun berjarak 10 peringkat di papan klasemen, Liverpool membutuhkan waktu hingga tambahan waktu babak kedua untuk menaklukkan pertahanan Brentford. Darwin Nunez mencetak gol pertama pada menit 90+1, lalu ia melengkapi koleksi tiga poin Liverpool dua menit kemudian.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/19/5952e12ccb13e9c94d8eb3b1573261b0-3c480b6b2ce94625b496dd06c2b90006_0_df6392405e51437b802094743da0f8d4.jpg)
Mayoritas permainan kami pada setengah jam terakhir laga ialah mengontrol di sekitar 18 ’yards’ (kotak penalti lawan) dan itu di mana posisi terbaiknya untuk bergerak. Memiliki pemain seperti Darwin (Nunez) sangat menguntungkan.
Tidak hanya mencetak gol paling telat di liga musim ini, Liverpool juga membukukan jumlah tembakan terbanyak untuk membuka keran gol dalam sebuah pertandingan di era Arne Slot. Mereka baru mampu menggetarkan jala gawang tim tuan rumah melalui sepakan ke-36. Secara total, ”Si Merah” menghasilkan 37 tembakan. Itu artinya, Liverpool menang berkat dua tembakan terakhir mereka di pertandingan.
Nunez juga membuktikan bahwa dirinya bisa diandalkan untuk menjadi supersub Liverpool. Ketika penyerang utama, seperti Luis Diaz dan Cody Gakpo, buntu, Nunez bisa hadir sebagai pemupus dahaga gol Liverpool.
Penyerang asal Uruguay itu pun mengakhiri paceklik gol di delapan pertandingan Liga Inggris beruntun. Meski kerap bermain kurang efektif di depan, Nunez masih mencatatkan koleksi statistik yang tidak terlalu buruk.
Ia sudah mencetak empat gol di Liga Inggris musim 2024-2025. Torehan gol itu sudah melampaui 3,27 expected goals (xG) miliknya. Bahkan, tingkat gol Nunez mencapai 40 persen dari total 10 tembakan tepat sasaran yang dihasilkannya.
Dengan kembali mencatatkan nama di papan skor, harapan besar memayungi Nunez untuk mengembalikan kepercayaan diri di depan gawang lawan. Setidaknya, hal itu bisa menjauhi sejenak Nunez dari rumor dirinya pergi dari Stadion Anfield di bulan Januari ini sehingga memiliki kesempatan untuk membantu Liverpool mengejar gelar liga ke-20.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/19/c7aa9782fd5c96cccf52d69671536c77-eaab755333ba466d8402df590c3ff349_0_31bdc4f2b8cf4f31b593797ffedbcf35.jpg)
Pelatih Liverpool Arne Slot mengungkapkan keputusannya jarang memainkan Nunez sejak sepak mula. Dari 16 penampilan di liga, Slot hanya tujuh kali menyertakan Nunez sebagai pemain utama.
”Mayoritas permainan kami pada setengah jam terakhir laga ialah mengontrol di sekitar 18 yards (kotak penalti lawan) dan itu di mana posisi terbaiknya untuk bergerak. Memiliki pemain seperti Darwin (Nunez) sangat menguntungkan,” ucap Slot dilansir laman klub.
Selain faktor permainan Liverpool yang lebih butuh pemain menunggu di kotak penalti lawan pada menit-menit akhir, Slot juga mengakui aura positif yang dibawa Nunez ketika memasuki lapangan.
”Ia selalu memiliki dampak besar ketika masuk. Ia membawa energi dan kekuatan yang besar,” tambahnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/19/4bfda2cb05a6a18b3a3e1bec8bab4c0b-AFP_36UL6AV.jpg)
Terlepas dari kemampuan personal Nunez, Slot sendiri melakukan keputusan tepat untuk merespons kebuntuan serangan Liverpool dengan melakukan pergantian pemain. Nunez yang masuk pada menit ke-65 membuat bek-bek Brentford lebih sibuk di kotak penalti sendiri.
Selanjutnya, Slot mengganti duo gelandang Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister denga Curtis Jones dan Harvey Elliot ketika waktu normal tersisa 10 menit.
Mobilitas Jones dan insting Elliot melepaskan umpan-umpan di sisi buta pertahanan lawan menjadi kunci Liverpool bisa meraih tiga poin. Elliot mencatatkan umpan kunci pada proses gol pertama Nunez, lalu ia pula yang memberikan asis bagi gol kedua Si Merah.
Selain itu, kehadiran Federico Chiesa yang masuk pada menit ke-87 untuk mengisi tempat Gakpo juga berjalan baik. Chiesa membantu inisiasi transisi positif Liverpool yang berbuah gol kedua. Liverpool hanya butuh 10 detik dari merebut bola hingga menggetarkan jala gawang tim tuan rumah.
”Tentu saya memiliki keraguan (timnya bisa menang). Dalam beberapa laga terakhir, kami gagal menang karena menyia-nyiakan banyak peluang. Namun, pemain membuktikan saya keliru,” ucap Slot yang mempersembahkan gelar Liga Belanda 2022-2023 untuk Feyenoord.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/19/6521a78e47c8fb30fc830bb4562a79de-4c57cfd475f942cf8b3374c192a21c02_0_0aac725778c14489ae8fd033ddba3a30.jpg)
Jalan Liverpool menuju titel liga menguat setelah Arsenal ditahan Aston Villa, 2-2, di Stadion Emirates, Minggu dini hari WIB. Keunggulan dua gol Arsenal yang dicetak Gabriel Martinelli dan Kai Havertz gugur berkat penyama skor Aston Villa dari Youri Tielemans dan Ollie Watkins.
Berstatus pesaing terdekat, Arsenal sudah tertinggal enam poin dari Liverpool. Selisih poin kedua tim bisa kian melebar karena Si Merah masih memiliki tabungan satu laga.
”Liverpool mencetak dua gol di tambahan waktu, sedangkan Arsenal melepas kemenangan. Ini adalah perubahan masif. Saya akan terkejut jika Liverpool tidak memenangi liga,” ujar pakar Liga Inggris, Paul Merson, kepada Sky Sports.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .