Belasan Ribu Warga Lampung Terdampak Banjir

Hujan deras diprediksi masih mengguyur sejumlah daerah di Lampung selama beberapa hari ke depan.

22 Jan 2025 19:36 WIB · Nusantara

Oleh Vina Oktavia

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS – Banjir masih merendam sejumlah kabupaten di Lampung hingga Rabu (22/1/2025). Akibatnya, belasan ribu warga terdampak dan ribuan hektar sawah terendam. Ke depan, dampaknya berpotensi lebih buruk karena hujan deras masih akan turun hingga beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, 14.160 rumah Kota Bandar Lampung terdampak banjir, pada Jumat (17/1/2025). Akibatnya, 11.223 warga di 16 kecamatan terdampak.

Di Kabupaten Lampung Timur, banjir yang melanda sembilan kecamatan membuat 2.184 jiwa terdampak. Adapun di Kabupaten Pringsewu, banjir di enam desa dan tiga kecamatan, pada Senin (20/1/2025), membuat 1.616 warga terdampak.

Humas BPBD Lampung Wahyu Hidayat mengatakan, banjir di Pringsewu terjadi setelah hujan deras sejak Senin dini hari. Akibatnya, Sungai Way Bulog yang melintasi Pekon (Desa) Sidoharjo, meluap hingga merendam ratusan rumah warga. Ketinggian air berkisar 50-100 sentimeter.

Warga yang terdampak banjir di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, membersihkan sisa lumpur pada Sabtu (18/1/2025). Sejumlah warga menyebut, belum mendapat bantuan dari pemerintah.

Selain Sidoharjo dan Margakaya di Kecamatan Pringsewu, banjir juga terjadi di Pekon Klaten, Jogjakarta, dan Parerejo di Kecamatan Gading Rejo serta Pekon Ambarawa di Kecamatan Ambarawa.

“Paling parah terjadi di Pekon Sidoharjo. Sebanyak 330 keluarga atau 1.230 jiwa terdampak banjir,” kata Wahyu di Bandar Lampung, Rabu (22/1/2025). Sementara itu, korban terdampak banjir di Pekon Margakaya sebanyak 136 orang, Klaten (50), Parerejo (100), Jogjakarta (70), dan Ambarawa (30).

Wahyu mengatakan, BPBD Lampung telah meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir. Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji untuk para korban banjir.

Saat ini, pemerintah kabupaten dan BPBD Pringsewu juga membuka dua posko bencana dan dapur umum untuk para korban banjir. Bantuan makanan juga terus berdatangan dari sejumlah instansi dan masyarakat umum.

Sementara itu, di Kabupaten Lampung Timur, banjir tidak hanya merendam ratusan rumah, tapi juga membuat 4.456 hektar sawah terendam banjir hampir sepekan terakhir. Kondisi itu membuat tanaman padi yang berusia 30 hari terancam gagal tumbuh.

Evakuasi

Sisa lumpur banjir terlihat di permukiman padat penduduk di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (18/1/2024).

Sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan, banjir melanda Desa Banjar Agung di Kecamatan Sragi, Rabu (22/1/2025). Banjir setinggi 1,5 meter membuat puluhan warga terpaksa dievakuasi dari rumah.

Evakuasi para korban banjir di desa tersebut dilakukan tim gabungan dari Satuan Polairud Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan, pada Rabu pagi.  Sedikitnya, 20 warga terjebak banjir dan harus dievakuasi dari rumahnya.

“Kami mengevakuasi warga menggunakan perahu karet, memindahkan mereka ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Satuan Polairud Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Fatul Arif.

Desa Banjar Agung, yang berada di kawasan pesisir Lampung Selatan, memang kerap dilanda banjir setiap tahun. Selain akibat hujan deras, kawasan itu juga kerap dilanda banjir rob atau limpasan air laut.

Tembok rumah salah satu warga di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung roboh saat banjir bandang menerjang kawasan itu pada Jumat (17/1/2024) sore.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung Rudi Hariyanto mengatakan, hujan deras diprediksi masih akan mengguyur sejumlah daerah di Lampung selama beberapa hari ke depan. BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk agar masyarakat waspada dengan ancaman bencana banjir maupun longsor.

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan deras disertai petir diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Lampung selama tuga hari ke depan. Hujan diprediksi masih akan mengguyur sejumlah daerah yang dilanda banjir beberapa hari, seperti di Bandar Lampung, Pringsewu, Lampung Timur. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap siaga.


Kerabat Kerja

Penulis:

Vina Oktavia
 | 

Editor:

Cornelius Helmy Herlambang