Presiden Prabowo Subianto melanjutkan tradisi menjadi tamu negara utama India sejak negara itu pertama kali merayakan Hari Republik pada 1950.
24 Jan 2025 22:16 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri India S Jaishankar di New Delhi, India, Jumat (24/1/2025). Pertemuan itu merupakan tradisi India dalam menyambut tamu negara utama dalam perayaan Hari Republik-nya. Indonesia merupakan tamu negara utama India sejak negara itu merayakan Hari Republik pertama pada 1950.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri (Menlu) India S Jaishankar di hotel tempatnya bermalam di New Delhi, India, Jumat. Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI di New Delhi Ina Krisnamurthi.
Seusai pertemuan, Ina Krisnamurthi menjelaskan, kunjungan kehormatan dari Menlu India merupakan bagian dari tradisi India dalam menerima tamu negara utamanya. Indonesia merupakan tamu negara utama India yang pertama sejak negara tersebut pertama kali merayakan Hari Republik tahun 1950. Saat itu, Presiden pertama RI Soekarno yang menjadi tamu negara utama yang menghadiri Hari Republik India.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/24/e26b092a5ee0ef46ed9ab61f1670f1e2-6b4cbeea_309d_4ee0_a137_d5ffaeaff016.jpeg)
Tahun ini, kata Ina, Presiden RI kembali diundang sebagai tamu negara utama, salah satunya untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Peringatan itu juga diiringi harapan bahwa kesepakatan kerja sama strategis komprehensif yang dicapai pada 2018 lalu bisa lebih dikonkretkan.
”Selain itu, 75 tahun itu juga menandai hubungan antara tamu pertama di Republic Day pertama, yaitu Presiden Soekarno, dengan Presiden RI sekarang, Prabowo Subianto,” ujar Ina.
Sebelumnya, dalam keterangan pers yang disampaikan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum keberangkatan ke India, Prabowo juga menyinggung soal hubungan persahabatan Indonesia-India yang terbangun sejak lama. Prabowo mengingatkan kembali bahwa India merupakan salah satu negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Indonesia.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/23/8b28a0af-bb41-4083-ae37-02acea2f5b07_jpg.jpg)
Ketika Indonesia masih berjibaku dalam perang kemerdekaan hingga 1949, India merupakan salah satu negara yang menyumbangkan berbagai hal untuk membantu perjuangan Indonesia.
”Mereka waktu itu mengirim bantuan obat-obatan, bantuan keuangan, dan sebagainya. Mendukung perjuangan kemerdekaan kita. Jadi, bagi kita, India adalah negara sahabat dan mitra yang sangat penting,” kata Prabowo.
Ina melanjutkan, dalam kunjungan kehormatan yang dilakukan hari ini, Menlu India berperan sebagai utusan khusus Perdana Menteri untuk menyambut tamu negara. Namun, tidak ada pembahasan substantif dalam pertemuan tersebut. Menlu India sebatas menjelaskan soal rangkaian kegiatan yang akan dilakukan selama kunjungan kenegaraan berlangsung.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/24/1ed29c807247a64b95083e907dc0b521-27033bdd_cf08_4426_9461_0cde28c3197d.jpeg)
Pembahasan substantif tidak dilakukan karena agenda berfokus untuk menghormati Presiden Prabowo sebagai kepala negara dan pemerintahan yang menjadi tamu utama dalam peringatan Hari Republik India yang ke-76. ”Jadi, beliau diperlakukan secara lengkap, ya, sebagai presiden ataupun sebagai pejabat kepala pemerintahan,” kata Ina.
Menurut rencana, Presiden Prabowo akan melakukan pertemuan kenegaraan besok, Sabtu (25/1/2025). Kemudian pada Minggu (26/1/2025) Presiden akan menghadiri perayaan Hari Republik India yang ke-76.
Penulis:
Kurnia Yunita RahayuEditor:
A. Ponco Anggoro