Biden Anggap Kenaikan Tarif oleh Trump Bahayakan Relasi AS-Dunia

Negara-negara di Amerika Utara terikat perjanjian dagang. Menaikkan tarif justru memukul masyarakat kecil.

29 Nov 2024 14:48 WIB · Internasional

Oleh Laraswati Ariadne Anwar

WASHINGTON, JUMAT — Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan penerusnya, presiden terpilih Donald Trump, bahwa sewenang-wenang menaikkan tarif akan berdampak buruk pada perekonomian dan politik luar negeri AS. Trump pada Senin (25/11/2024) telah mengumumkan kepada negara-negara mitra ataupun pesaing, tarif akan segera diterapkan begitu ia dilantik pada 20 Januari 2025.

”Ini bukan tindakan yang produktif karena bisa merusak hubungan dengan Kanada dan Meksiko,” kata Biden di sela-sela kunjungan ke Nantucket, Massachusetts, Kamis (28/11/2024) waktu setempat atau Jumat waktu Indonesia. Kanada dan Meksiko adalah tetangga langsung AS di Amerika Utara. Ketiga negara tersebut terikat perjanjian perdagangan bebas.

Biden juga menjelaskan pentingnya menjaga hubungan dengan China. Ia menggambarkan China bukan sahabat terbaik AS, tetapi China selalu mau untuk bekerja sama. AS-China memiliki hubungan langsung, yaitu antara Biden dan Presiden China Xi Jinping serta kontak langsung antarmiliter.

”Presiden Xi juga akan berhati-hati dalam melangkah,” kata Biden.

Tarif

Pada Senin, Trump mengutarakan dirinya akan mengenakan tarif sebesar 25 persen untuk semua produk impor dari Kanada dan Meksiko. Khusus untuk produk impor dari China, tarifnya ditambah 10 persen. Saat ini, tarif untuk produk impor dari China di AS mencapai 50 persen. Bahkan, untuk kendaraan listrik, tarifnya 100 persen.

”Tarif akan dicabut jika negara-negara ini bekerja sama menghentikan arus imigran gelap dan penyelundupan narkoba,” kata Trump.

Meskipun demikian, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan dirinya optimistis perang dagang dengan AS bisa dihindari. Sheinbaum pada Senin berbicara dengan Trump melalui telepon.

Belum ada keterangan lengkap mengenai isi pembicaraan mereka dan apakah ada perjanjian pada sektor tertentu yang memungkinkan produk Meksiko tidak dijatuhi tarif oleh Trump. Sheinbaum mengatakan, buat berjaga-jaga, Meksiko juga siap menjatuhkan tarif terhadap produk-produk dari AS.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengangkat kedua tangannya di sebuah acara di Mexico City, Sabtu (5/10/2024). Sheinbaum akan mengumumkan rencana kebijakan keamanan baru pascakematian Wali Kota Chilpancingo Alejandro Arcos Catalan yang dibunuh dan dimutilasi oleh kelompok kriminal teroganisir. Mexico's President Claudia Sheinbaum gestures during the swearing-in ceremony of the new Mexico City mayor Clara Brugada (out of frame) in Mexico City on October 5, 2024. (Photo by Yuri CORTEZ / AFP)

Sheinbaum juga mengunggah di akun media sosial bahwa Meksiko telah menerapkan berbagai aturan melarang masuknya imigran gelap ke negara tersebut. Rombongan imigran sudah diusir di perbatasan Meksiko dengan Guatemala. Oleh sebab itu, Sheinbaum berpendapat tidak adil jika Trump menuduh Meksiko membiarkan imigran gelap masuk seenaknya.

Salah satu produk andalan Meksiko adalah alpukat. Pertanian terbesar berada di Meksiko bagian utara, yang juga pengekspor alpukat terbesar ke AS. Pelaku usahanya bukan perusahaan-perusahaan perkebunan besar, melainkan petani-petani kecil dengan lahan yang sudah mereka miliki dan kelola secara turun-temurun. Jika hasil panen alpukat dikenai tarif 25 persen, para petani akan terpukul.

Sementara di Kanada, pemerintahnya sedang menyiapkan daftar produk yang diimpor dari AS dan hendak dijatuhi tarif. Tindakan serupa dilakukan Kanada pada 2018 ketika Trump yang menjabat presiden juga mengenakan tarif untuk baja dan aluminium dari Kanada. Kanada menjatuhkan tarif antara lain atas produk susu dan wiski dari AS.

Kanada keberatan disamakan dengan Meksiko terkait penanganan arus imigran gelap. Menurut data pasukan penjaga perbatasan AS, pada Oktober 2024 saja mereka menangkap 56.530 imigran gelap di perbatasan dengan Meksiko. Sebanyak 23.721 imigran gelap ditangkap di perbatasan dengan Kanada selama periode Oktober 2023-Oktober 2024.

”Kita harus bersatu dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk sambil mempertahankan diri,” kata Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland. Perdana Menteri Justin Trudeau mengadakan rapat koordinasi dengan semua kepala daerah terkait kemungkinan tarif tersebut.

Para pengamat ekonomi di dalam negeri AS memperingatkan Trump bahwa meningkatkan tarif justru melukai perekonomian masyarakat. Pada 2017-2021 atau masa jabatannya yang pertama, melansir dari laporan Tax Foundation, Trump mengumpulkan 380 miliar dollar AS dari peningkatan penarikan tarif. Pada saat yang sama, masyarakat AS yang harus membayarnya melalui kenaikan harga.

Penelitian Veljko Fotak dkk dari Sekolah Manajemen SUNY Buffalo mengungkapkan, persoalan tarif sarat dengan politik. Mereka menemukan, perusahaan-perusahaan yang dekat dan menyumbang untuk Partai Republik, meskipun 100 persen produksinya di luar negeri, tidak dikenai tarif oleh Trump. (AP/AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Laraswati Ariadne Anwar
 | 

Editor:

Fransisca Romana Ninik W