Diculik di Makassar, Bilqis Ditemukan di Jambi

Polisi akhirnya menemukan Bilqis, bocah yang diculik di Makassar, di area perkebunan di Jambi. Penculikan ini diduga melibatkan jaringan internasional.

09 Nov 2025 18:33 WIB · Kriminalitas

DOKUMENTASI POLRESTABES MAKASSAR

Oleh Reny Sri Ayu

MAKASSAR, KOMPAS — Setelah sepekan, Bilqis (4,5), bocah yang diculik di Makassar, akhirnya ditemukan di Jambi. Bilqis diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang yang kemungkinan melibatkan jaringan internasional.

Penemuan korban bermula dari informasi yang diperoleh aparat Polrestabes Makassar. Informasi menyebut korban dijual kepada warga Jambi dan disembunyikan di sebuah kebun yang dihuni komunitas Suku Anak Dalam. Butuh waktu dan pendekatan persuasif hingga orang yang menahan korban mau melepaskannya.

Korban akhirnya diserahkan kepada aparat pada Sabtu (8/11/2025) malam. Selanjutnya, Bilqis dibawa ke Makassar dengan penerbangan via Surabaya. Bilqis tiba pada Minggu (9/11/2025) di Polrestabes Makassar dan langsung diserahkan kepada orangtuanya.

”Alhamdulillah, setelah beberapa hari dilakukan pencarian dengan berbagai upaya serta doa dari seluruh masyarakat Kota Makassar, anak tersebut sudah ditemukan tadi malam dan hari ini telah kembali ke Makassar,” kata Kepala Polrestabes Makassar Komisaris Besar Arya Perdana, Sabtu sore.

Polisi berdiri bersama Bilqis (4,5), bocah yang diculik di Makassar. Korban penculikan ini ditemukan di area perkebunan di Jambi, Sabtu (8/11/2025).

Dia menyebut pemeriksaan kesehatan telah dilakukan pada Bilqis dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Kondisi psikologisnya juga sudah dicek oleh Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hasilnya, kondisi Bilqis cukup baik dan diharapkan tidak mengalami trauma.

Terkait kronologi penemuan dan pelaku, Kapolrestabes mengatakan akan merilis secara lengkap pada Senin (10/11/2025).


”Meskipun anaknya sudah ditemukan, kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap anak, orangtua, dan para pelaku yang sudah diamankan. Besok kami pastikan akan kami sampaikan secara lengkap setelah proses pemeriksaan selesai, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan sindikat jaringan internasional,” katanya.

Dwinurmas, ayah korban, mengaku sangat bersykur dengan kembalinya anaknya dalam keadaan sehat. ”Kami berterima kasih kepada polisi yang sudah berupaya menemukan hingga mengembalikan anak kami. Saya belum bisa bicara banyak. Saat ini kami masih fokus mendampingi Bilqis,” ujarnya.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjawab wartawan terkait aksi unjukrasa A mahasiswa di Makasaar, Jumat (21/2:2025). Akai ini berujung bentrok

Penculikan Bilqis terjadi di Taman Pakui, di seputar jalan AP Pettarani Makassar, Minggu (2/11/2025). Taman ini adalah salah satu tempat yang kerap ramai dikunjungi untuk berolahraga. Di taman ini ada beberapa fasilitas untuk berolahraga, juga tempat bermain untuk anak-anak.

Dwinurmas mengatakan, saat itu dia datang ke Taman Pakui bersama Bilqis. Menurut rencana, dirinya akan bermain tenis sembari melatih. Saat itu Bilqis berada di pinggir lapangan.

”Sebelum melatih, dia masih sama saya. Tapi, setelah itu dia izin mau bermain di sebelah (lapangan). Saya memang sering bawa dia kalau saya lagi melatih. Tapi, saya selalu pantau waktu dia bermain. Pagi itu juga sering saya panggil dan dia menyahut. Tapi, pas game ketiga saya panggil sudah tidak ada,” katanya.

Dia mengingat saat itu waktu menunjuk antara pukul 09.00 dan 10.00 Wita. Saat menyadari anaknya tak ada, dia mencari di sekitar lapangan, bahkan hingga ke Jalan AP Pettarani dan sekitarnya, tetapi Bilqis tak ditemukan.

Satpam sekolah memastikan para siswa dijemput oleh orang tua ataupun keluarga siswa saat pulang sekolah di SD Negeri Joglo 05, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (30/1/2023). Maraknya kasus penculikan anak membuat pihak sekolah menerapkan kebijakan bagi para siswa agar menunggu jemputan di halaman sekolah.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. Tak berselang lama, beredar rekaman video dari salah satu kamera pemantau (CCTV) di sekitar Taman Pakui yang menujukkan seorang perempuan membawa tiga anak. Dwinurmas mengonfirmasi salah satu anak dalam video tersebut adalah Bilqis.


Kerabat Kerja

Penulis:

Reny Sri Ayu
 | 

Editor:

Irma Tambunan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati