LIGA INGGRIS

Cadangan atau Inti, Sesko Krusial bagi Manchester United

Dana besar yang dikeluarkan MU untuk Benjamin Sesko pada musim panas mulai terkesan murah. Sang striker adalah permata paling berharga di lini serang MU saat ini.

02 Mar 2026 02:31 WIB · Olahraga

AP

Oleh Kelvin Hianusa

MANCHESTER, MINGGU — Penyerang muda Manchester United Benjamin Sesko tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan tampil, baik sebagai pemain inti maupun pengganti. Setelah dijuluki ”supersub” belakangan ini, dia bersinar dalam kesempatan pertama menjadi starter.

Sesko membayar tuntas kepercayaan pelatih interim untuk memasukkannya ke sebelas pertama dalam laga versus Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (1/3/2026) WIB. Sang striker menjadi pahlawan kemenangan lewat gol sundulan yang membuat MU berbalik unggul 2-1.

Palace bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-56 setelah bek Maxence Lacroix melanggar penyerang Matheus Cunha di kotak penalti. MU yang tertinggal lebih dulu di paruh pertama menyamakan skor lewat penalti gelandang Bruno Fernandes. Gol Sesko menyusul di menit ke-65.

Manchester United's Slovenian striker #30 Benjamin Sesko (L) scores his team's second goal during the English Premier League football match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford in Manchester, north west England, on March 1, 2026. (Photo by Darren Staples / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

MU tidak memberikan ruang bagi tim tamu untuk beradaptasi dengan sepuluh pemain. Aksi Sesko benar-benar memupus asa Palace untuk mencuri poin. Setelah unggul, ”Si Setan Merah” bermain lebih sabar dengan fokus terhadap penguasaan. Skor itu pun bertahan sampai peluit panjang.

Gol Sesko diawali dengan umpan silang terukur dari Fernandes. Skema umpan silang tersebut sudah dilakukan berkali-kali untuk menyasar sang penyerang bertubuh jangkung itu, dan akhirnya berbuah manis juga. Fernandes berperan sebagai kreator, sementara Sesko menjadi eksekutor.

”Dia pemain yang sangat bagus. Kami hanya ingin membuatnya semakin percaya diri. Dia ingin berkembang, sangat menyadari bahwa perlu mencetak gol setiap minggu untuk klub ini. Mudah-mudahan dia akan mencetak lebih banyak gol dari sekarang hingga akhir musim,” kata Fernandes tentang Sesko.

Kombinasi Sesko dan Fernandes perlahan menjadi duet maut di lini serang MU. Sesko sudah menghasilkan empat gol dalam lima laga terakhir. Dua gol itu berasal dari asis Fernandes, termasuk di laga tadi. Fernandes seperti sudah sangat memahami penempatan posisi striker 22 tahun itu.

Hal paling menarik dari Sesko di laga tersebut adalah penempatannya sebagai starter. Dia dipercaya masuk sebelas pertama MU untuk pertama kalinya di era Carrick. Sebelumnya, dalam lima laga terakhir, Sesko selalu tampil pada paruh kedua sebagai pemain pengganti.

Terlepas dari status itu, Sesko tetap mampu memberikan pengaruh nyata. Empat golnya sejauh ini, di era Carrick, telah menghasilkan tujuh poin tambahan untuk MU. Tiga gol sang penyerang berhasil menentukan kemenangan MU, sementara gol satunya jadi gol penyeimbang.

Manchester United's Portuguese midfielder #08 Bruno Fernandes (L) congratulates Manchester United's Slovenian striker #30 Benjamin Sesko after the second goal during the English Premier League football match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford in Manchester, north west England, on March 1, 2026. (Photo by Darren Staples / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Carrick berkata, sudah sepantasnya Sesko mendapatkan kesempatan bermain sejak awal. ”(Keputusan) itu bukan pertaruhan, juga bukan keputusan yang besar. Benjamin berada dalam kondisi yang bagus dan berhasil memberikan pengaruh dalam beberapa pekan terakhir. Dia terus belajar caranya bermain untuk tim ini,” ujarnya.

Miskin taktik

Laga tersebut sekaligus membuktikan Carrick bukanlah pelatih miskin taktik yang nyaman hanya dengan satu skema andalan. Dia mengubah komposisi lini serang andalannya dengan memasukkan Sesko. Adapun Sesko menggantikan pemain sayap Amad Diallo di skuad inti.

Peran Diallo yang bermain di sayap kanan digantikan oleh Bryan Mbeumo. Sesko mengambil alih peran ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1. Carrick memutuskan bermain dengan penyerang murni, tidak lagi mengandalkan Mbeumo yang biasa diberi kebebasan bergerak di luar kotak penalti.

Tujuan Carrick sangat jelas. MU membutuhkan presensi striker di kotak penalti lawan. Mereka berhadapan dengan tim yang kerap menggunakan strategi bertahan blok rendah dengan formasi 3-5-2 ala Pelatih Oliver Glasner. Dengan tinggi hampir dua meter, Sesko sudah seperti menara yang siap membongkar ”parkir bus” lawan.

Terbukti, penempatan sosok penyerang murni itu terbilang berhasil. Selain mencetak gol, Sesko juga menjadi pemain paling banyak dalam percobaan tembakan (4 kali). Presensinya begitu terasa di kotak penalti lawan selama tampil 75 menit. Dia digantikan Diallo saat tuan rumah butuh keseimbangan.

Hanya ada satu catatan dari penampilan Sesko sebagai starter. Ketika menemukan kebuntuan, seperti sebelum kartu merah Palace tadi, Carrick harus mencari ”supersub” baru dari bangku cadangan. Selama ini, peran tersebut dimainkan dengan sangat sempurna oleh Sesko.

Manchester United's Benjamin Sesko scelebrates after scoring during the Premiier League soccer match between Manchester United and Crystal Palace in Manchester, England, Sunday, March 1, 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Berkat Sesko yang sedang berapi-api, MU kini menikmati laju tujuh laga tak terkalahkan di era Carrick. Enam laga di antaranya berakhir menang. Hasil itu membuat MU berada di peringkat ketiga (51 poin), mengudeta tim pesaing zona Liga Champions, Aston Villa.

Menurut Glasner, Palace bermain lebih baik dibandingkan MU, tetapi kartu merah Lacroix merusak momentum timnya. ”Ketika Anda unggul 1-0, lalu dihukum penalti dan kartu merah, itu sangat menentukan. Pelanggaran itu juga sebenarnya terjadi di luar kotak. Cunha sangat pintar,” katanya. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji