PIALA DUNIA 2026

Camavinga Dicoret, Perancis Andalkan Gelandang Veteran

Setelah mengantar Perancis ke final di Qatar, Camavinga tidak akan kembali ke Piala Dunia. Namanya disisihkan seiring kembalinya gelandang veteran N’golo Kante.

15 Mei 2026 06:28 WIB · Olahraga

KOMPAS

Oleh Kelvin Hianusa

PARIS, KAMIS — Pelatih Perancis Didier Deschamps membuat kejutan dalam pemilihan 26 nama skuad untuk Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, yang sudah menjadi langganan tim nasional, tidak masuk dalam daftar skuad. Tren performa menjadi alasan keputusan itu.

Deschamps sudah mengumumkan daftar skuad resmi ”Si Biru” pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB. Di lini tengah, sang pelatih hanya memanggil lima pemain. Mereka adalah dua gelandang veteran, N’golo Kante dan Adrien Rabiot, serta pemain berbakat Aurelien Tcouameni, Manu Kone, dan Warren Zaire-Emery.

Tidak ada nama Camavinga, pemain yang turut mengantar Perancis ke final Piala Dunia Qatar 2022. Padahal, gelandang 23 tahun itu merupakan salah satu andalan Deschamps dalam beberapa tahun terakhir. ”Dia punya alasan untuk marah kepada saya. Saya paham itu,” kata Deschamps soal keputusannya.

Quote

Pasti karena musimnya (kurang baik) dan beberapa cedera juga. Persaingan di dalam skuad juga sangat ketat. Tentu dia merupakan salah satu yang paling disayangkan.

Pemain Argentina Lionel Messi berebut bola dengan pemain Perancis Eduardo Camavinga pada partai final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Senin (19/12/2022) dini hari WIB. Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Perancis lewat adu tendangan penalti 7-5 (3-3) Kompas/Yuniadhi Agung (MYE) 19-12-2022

Bukan tanpa alasan, Deschamps mencoret sang gelandang jangkar. Camavinga tidak bermain reguler di level klub pada musim ini karena rentetan cedera. Begitu pun di Perancis, dia hanya pernah sekali menjadi starter dalam kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, yaitu versus Eslandia pada Oktober 2025.

”Pasti karena musimnya (kurang baik) dan beberapa cedera juga. Persaingan di dalam skuad juga sangat ketat. Tentu dia merupakan salah satu yang paling disayangkan. Saya tidak pernah mempertanyakan bakatnya dan apa yang bisa dia lakukan, tetapi dia hanya bermain sedikit bersama kami pada Maret lalu,” lanjut sang pelatih.

Deschamps lebih memercayai sosok berpengalaman. Kante dan Rabiot merupakan duo gelandang yang mengantar Perancis berjaya di Piala Dunia Rusia 2018. Adapun Kante yang sudah berusia 35 tahun akan kembali ke Piala Dunia setelah tidak tampil di edisi sebelumnya.

Perancis biasanya memakai formasi dengan tiga gelandang. Namun, Deschamps hanya menggunakan dua gelandang jangkar. Satu pemain lagi beroperasi sebagai gelandang serang. Para pemain yang akan tampil di posisi itu, seperti Rayan Cherki dan Michael Olise, masuk dalam kategori pemain depan.

Bagi sang pelatih, lima pemain sudah cukup untuk mengisi dua spot sebagai jangkar. Saking tidak perlu banyak opsi, Zaire-Emery bahkan dimasukkan ke dalam skuad untuk melapisi posisi bek sayap kanan. Adapun Zaire-Emery cukup piawai menjalankan peran bek sayap di klubnya Paris Saint-Germain (PSG).

Selain itu, Deschamps juga menyisikan banyak spot lain untuk menampung talenta besar para penyerang Perancis. Sembilan pemain depan sekaligus dipanggil, antara lain Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Desire Doue. Mbappe tetap masuk ke dalam skuad walaupun sempat dikhawatirkan karena isu cedera.

Pemain Perancis Kylian Mbappe saat bertanding di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina di Stadion Lusail, Qatar, Senin (19/12/2022) dini hari WIB. Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Perancis lewat adu tendangan penalti 7-5 (3-3) Kompas/Yuniadhi Agung (MYE) 19-12-2022

”Ini adalah emosi yang istimewa. Saya menjalaninya dengan baik karena tim Prancis berada di atas segalanya. Semua energi saya, energi kami, dicurahkan untuk kompetisi yang akan datang. Ada keputusan penting yang harus diambil untuk menempatkan kami dalam kondisi terbaik,” kata Deschamps soal pemilihan skuad.

Pelatih yang mengantar Perancis dua kali berturut-turut ke final itu sangat mementingkan tren performa. Itu pula yang membuat kiper PSG, Lucas Chevalier, tidak dipanggil. Namanya digantikan oleh penjaga gawang 21 tahun RC Lens, yaitu Robin Risser, yang belum pernah debut di timnas senior.

Chevalier kehilangan tempat utama di level klub karena kalah bersaing dengan Matvei Safonov. Pelapis dari kiper utama Perancis, Mike Maignan, itu belum bermain lagi sejak akhir Januari. Deschamps pun lebih memilih Risser yang tampil 33 kali dari total 34 pertandingan di Liga Perancis musim ini.

Penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, berkesempatan menjalani debut di Piala Dunia. Namanya masuk di tengah ketidakhadiran penyerang Liverpool, Hugo Ekitike, yang menderita cedera panjang. Adapun Mateta baru membela Si Biru sejak dipanggil pada jeda internasional Oktober 2025.

”Ini adalah mimpi masa kecil dan saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya, rasanya sangat kuat. Ketika saya cedera, satu-satunya hal yang saya khawatirkan adalah kembali ke lapangan. Ketika saya tahu tanggal kembali saya, dalam pikiran saya, saya sudah siap,” jelas Mateta kepada L’Equipe. (AP/REUTERS)

Daftar 26 nama skuad Perancis untuk Piala Dunia 2026:

Penjaga gawang: Mike Maignan, Brice Samba, Robin Risser.

Pemain belakang: Lucas Digne, Malo Gusto, Lucas Hernández, Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Maxence Lacroix, William Saliba, Dayot Upamecano.

Pemain tengah: N’Golo Kante, Manu Kone, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, Warren Zaire-Emery.

Pemain depan: Maghnes Akliouche, Bradley Barcola, Rayan Cherki, Ousmane Dembele, Desire Doue, Jean-Philippe Mateta, Kylian Mbappe, Michael Olise, Marcus Thuram.


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan