Carlos Alcaraz memberikan peringatan terhadap calon lawan-lawannya di Grand Slam Australia Terbuka bahwa level permainannya terus meningkat.
23 Jan 2026 16:17 WIB · Olahraga
AP
MELBOURNE, JUMAT — Calon lawan Carlos Alcaraz di turnamen Australia Terbuka harus semakin mewaspadai permainan petenis nomor satu dunia itu. Petenis Spanyol ini memberikan peringatan pada lawan-lawannya dengan level permainan yang terus meningkat saat memastikan diri lolos ke babak 16 besar turnamen pembuka seri Grand Slam ini.
Alcaraz tampil mengesankan pada pertandingan babak ketiga dengan permainan nyaris sempurna. Petenis unggulan teratas ini tidak mengeluarkan banyak energi saat mengalahkan pemain Perancis, Corentin Moutet, dengan skor 6-2, 6-4, 6-1 di Melbourne, Jumat (23/1/2026).
Kemenangan itu membawanya ke pertandingan perebutan tempat di perempat final melawan unggulan ke-19 asal Amerika Serikat, Tommy Paul, yang lolos setelah lawannya dari Spanyol, Alejandro Davidovich Fokina, mengundurkan diri karena cedera.
”Saya rasa level permainan saya semakin membaik," kata peraih enam gelar Grand Slam tersebut. ”Jelas hari ini, Corentin, menurut saya, bukanlah pemain yang bermain dengan ritme yang stabil dalam pertandingan, dengan pukulan dropshot dan slice.”
Menurut Alcaraz, ia berhasil mendapatkan ritme permainan seperti yang diinginkannya sehingga bisa tampil bagus. ”Terkadang sulit untuk mendapatkan ritme yang bagus dan, menurut saya, hari ini saya berhasil memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dan saya sangat senang dengan hal itu. Saya bersemangat untuk terus melanjutkan performa ini," tuturnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/23/09072925edb0672ea52f7c1e21ab148b-TENNIS_AUS_OPEN_135498315.jpg)
Masalah bagi Alcaraz sekarang adalah mematahkan semacam ”kutukan” setiap kali tampil Australia Terbuka. Lapangan keras di Melbourne tersebut sangat tidak bersahabat baginya.
Ia tidak pernah mampu melewati babak perempat final dari empat kali tampil Melbourne Park. Artinya, Australia Terbuka adalah satu-satunya trofi Grand Slam yang belum bisa menjadi koleksinya.
Petenis berusia 22 tahun ini akan menjadi petenis putra termuda yang memenangi keempat turnamen Grand Slam jika mampu menjadi juara Australia Terbuka tahun ini.
Kemenangan atas Moutet didapatkannya pada pertandingan Grand Slam ke-100, dengan rekor menang kalah fenomenal, 87-13. Rekor itu menyamai pencapaian legenda tenis Bjorn Borg pada tahap yang sama dalam karier mereka.
Menghadapi Paul di babak keempat, Alcaraz menyebut lawannya itu memiliki pukulan dan tangan yang bagus. ”Jadi, saya harus memainkan gaya sendiri. Saya harus memberikan pukulan-pukulan terbaik jika saya ingin mengalahkannya,” tambahnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/23/0a49532cc99a8f747cca71e1ec00e553-Australian_Open_Tennis_135497204.jpg)
Pada tunggal putra lain, tiga kali finalis Daniil Medvedev akan kembali menghadapi rivalnya, Learner Tien, pada babak 16 besar.
Medvedev melaju setelah pertandingan sulit menghadapi Fabian Marozsan dengan skor 6-7 (5), 4-6, 7-5, 6-0, 6-3 selama 3 jam 43 menit. Adapun Tien mengalahkan Nuno Borges di babak ketiga.
Tien dan Medvedev bertemu tiga kali tahun lalu yang dua kali di antaranya dimenangi Tien. Itu termasuk pertarungan maraton lima set pada babak pertama Australia Terbuka tahun lalu, ketika Tien tampil melalui kualifikasi.
”Masalahnya adalah saya agak tidak suka bermain melawannya, tetapi dia pasti juga tidak suka bermain melawan saya,” kata Medvedev, yang memperkirakan akan terjadi reli panjang dan sengit dalam pertandingan hari Minggu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/23/55caefe1feaca737fbcc7145ac70f13a-Australian_Open_Tennis_135494102.jpg)
Pada tunggal putri, unggulan pertama Aryna Sabalenka akan ditantang oleh petenis remaja Victoria Mboko pada babak keempat. Bagi Mboko, yang baru berusia 19 tahun, ini adalah babak terjauh yang berhasil dicapainya di ajang Grand Slam. Mboko berhak menghadapi Sabalenka setelah mengalahkan Clara Tauson dengan skor 7-6 (5), 5-7, 6-3.
Sementara Sabalenka tengah mengejar gelar ketiganya dari Melbourne dalam empat tahun terakhir. Sabalenka melaju ke babak keempat setelah mengalahkan Anastasia Potapova dengan skor 7-6 (4), 7-6 (7). (AFP/REUTERS)
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti