Mengungkap kisah di balik foto pertama serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela,
09 Jan 2026 08:02 WIB · Internasional
AP/Matias Delacroix
Seorang perempuan bernama Mariana Camargo yang mengenakan kemeja putih dan celana jins berlari kencang di tengah suara dentuman. Wajahnya jelas menyiratkan rasa takut dan tergesa-gesa. Sementara sekelompok temannya berlari di belakangnya.
Serangan militer Amerika Serikat di Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari mengagetkan penduduk Caracas. Mereka yang masih berada di luar rumah segera berlari menjauhi bunyi ledakan.
Saat itu pukul 02.05, ketika tiba-tiba terdengar dentuman ledakan di Caracas. Fotografer Associated Press, Matías Delacroix, yang terbangun, segera mengambil kamera dan berlari ke jalan menuju lokasi ledakan.
Di sanalah, dengan suara pesawat militer di atas kepala, keduanya berpapasan. Satu orang berlari menjauhi ledakan dan satu orang berlari ke arah sumber ledakan.
Ekspresi yang terpancar di wajah Mariana dan teman-temannya segera menarik perhatian Delacorix. Ia segera menekan tombol pelepas rana dan mengambil beberapa momen. Sementara sambil berlari, Camargo atau yang biasa dipangil Nana sempat melihat Delacorix memotretnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/09/c2f754de-275f-4083-8c9f-af426b60da4d.jpg)
Foto Camargo ini kemudian menjadi salah satu foto pertama operasi militer Amerika di Venezuela. Saat foto itu menghiasi halaman depan dan situs web media terbesar di dunia, teman-teman Camargo mulai melihatnya dan menghubunginya melalui pesan grup Whatsapp mereka.
”Apa aku salah lihat atau itu Nana Mariana???” tanya salah satu temannya sambil mengunggah foto tersebut.
”ITU NANA!” tulis teman lainnya tak lama kemudian. Di Venezuela, Nana adalah nama panggilan untuk Mariana.
Foto itu perlahan menjadi bahan lelucon di kelompok pertemanannya dan bahkan berubah menjadi meme dengan bermacam tulisan penyerta. Camargo tertawa sambil membaca pesan-pesan tersebut.
Pada hari Minggu, sehari setelah pemogokan dan di tengah kekacauan, Camargo menulis kepada Delacroix melalui akun Instagram-nya, menanyakan apakah dia memiliki lebih banyak foto dari momen tersebut. Camargo lantas mengingat kembali peristiwa saat itu.
Saat ia dan teman-teman menyusuri jalan-jalan Caracas bagian timur, ia mendengar dentuman dari kejauhan. Seorang perempuan datang dengan truk besar, dan berhenti mendadak dan berkata, ”Anak-anak, apa yang kalian lakukan di sini? Pulanglah, mereka sedang mengebom!” Mereka bersembilan orang segera berlarian.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/09/4827c157-b0af-4d07-b305-98f0399baba1.jpg)
Saat mereka berdua bertemu pada hari Selasa, mengobrol di jalan, keduanya berpisah dengan berpelukan. (AP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Iwan SetiyawanPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto