Cunha Debut, Manchester United Mencari Ritme

Di laga pertama pramusim, Amorim menyoroti soal ritme permainan MU yang masih terlalu lambat dan adaptasi Cunha yang jauh dari optimal. Lini serang MU belum membaik.

20 Jul 2025 06:27 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

STOCKHOLM, SABTU — Manchester United memulai perjalanan pramusim dengan hasil imbang tanpa gol versus Leeds United. Walaupun tampil dengan penyerang baru Matheus Cunha, lini depan MU belum membaik. Mereka tampak masih mencari ritme setelah jeda.

Cunha menjalani debut tidak resmi bersama MU di Stadion Strawberry Arena, Stockholm, Swedia, Sabtu (19/7/2025) WIB. Penyerang yang dibeli seharga 62,5 juta pound sterling (Rp 1,36 triliun) itu diturunkan sebagai starter dan tampil selama 45 menit pertama.

Sesuai perkiraan, Cunha bermain sebagai gelandang serang sisi kiri di formasi 3-4-2-1. Dia sudah akrab dengan posisi itu sejak di Wolverhampton Wanderes. Cunha dikelilingi oleh gelandang sekaligus kapten tim Bruno Fernandes dan penyerang remaja Chido Obi-Martin.

Penampilan debut Cunha tidak buruk, tetapi juga tidak terlalu baik. Dia berkali-kali memperlihatkan kualitasnya di area halfspace dengan penetrasi dari lini kedua. Pemain tim nasional Brasil itu lebih banyak berhasil daripada gagal saat melewati lawan. Agresivitasnya menjadi titik terang untuk MU.

Pelatih MU Ruben Amorim cukup puas dengan penampilan Cunha walaupun tidak banyak memberikan pengaruh di kotak penalti. ”Dia telah memperlihatkan apa yang kami butuhkan, seorang pemain yang bisa agresif di antara lini. Kami sudah menyaksikan itu (sejak di Wolves),” katanya, seperti dikutip situs resmi klub.

Cunha cukup meyakinkan dari sisi individu. Namun, dia masih jauh dari harapan dalam hal kolektivitas. Duetnya bersama Fernandes belum memberikan kedinamisan di sepertiga akhir Leeds. Dalam salah satu momen di kotak penalti, Cunha juga sempat berebut dengan Obi-Martin untuk menembak.

(FILES) Wolverhampton Wanderers' Brazilian striker #10 Matheus Cunha runs with the ball during the English Premier League football match between Wolverhampton Wanderers and Manchester United at the Molineux stadium in Wolverhampton, central England on December 26, 2024. Manchester United announed on June 1, they had signed Brazil forward Matheus Cunha from Wolves in a deal worth a reported £62.5 million ($83 million). (Photo by HENRY NICHOLLS / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Menurut Amorim, sangat wajar jika Cunha belum menyatu dengan para pemain lain. Itu masih laga pertamanya. Chemistry akan terbentuk seiring waktu. ”Anda bisa melihat koneksinya dengan Bruno belum terbentuk, tetapi saya percaya hubungan mereka akan segera membaik,” ujarnya.

MU mendatangkan Cunha untuk mengatasi masalah serius di depan gawang lawan. Mereka hanya mencetak 44 gol di Liga Inggris musim lalu. Jumlah itu merupakan yang terendah dalam sejarah keikutsertaan klub di Liga Primer. Adapun Cunha berhasil menciptakan 15 gol pada musim lalu, lebih banyak dari seluruh pemain ”Setan Merah”.

Seperti terlihat di laga Sabtu, adaptasi akan menjadi pekerjaan rumah terbesar untuk Amorim jelang musim baru. Sebab, sang pelatih berencana merombak total komposisi di lini serang. Setelah Cunha, penyerang sayap Brentford, Bryan Mbeumo, akan segera bergabung dengan Setan Merah. Mereka juga sedang melirik striker baru.

Kurang agresif

Amorim mengganti seluruh starter pada awal paruh kedua. Dia memasukkan beberapa pemain kunci, seperti bek sayap Patrick Dorgu, gelandang Manuel Ugarte, dan penyerang Rasmus Hojlund. Hasilnya tidak banyak berubah. MU tetap kesulitan membuat peluang berarti.

Peluang terbaik MU datang saat waktu normal tersisa sekitar dua menit. Berawal dari skema bola mati, sundulan gelandang Kobbie Mainoo membentur mistar gawang. Setan Merah mampu menghasilkan total 18 tembakan, tetapi hanya empat kali menemui sasaran.

”Ini adalah laga pramusim. Jarak antarlini terkadang masih terlalu lebar. Kami kurang cepat, terutama di lini tengah. Anda bisa merasakan, kami kesulitan membawa bola tetapi mampu menghasilkan peluang. Ini ujian yang bagus untuk kami,” jelas Amorim.

Leeds hanya menghasilkan empat tembakan sepanjang laga. Meskipun begitu, mereka bermain sangat sabar ketika dalam penguasaan, termasuk bisa memecah tekanan tinggi lawan. Itu yang membuat tim asuhan Pelatih Daniel Farke unggul tipis dalam penguasaan bola 50,3 persen.

Leeds yang akan kembali ke divisi tertinggi pada musim depan turut memberikan debut pada pemain baru, yaitu Sean Longstaff. Sang gelandang baru didatangkan dari Newcastle United. Longstaff masuk dari bangku cadangan dan bermain sepanjang paruh kedua.

Striker Leeds United Patrick Bamford merayakan gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premiere Inggris antara Leeds United dan Crystal Palace di Elland Road di Leeds, Inggris, Selasa (9/2/2021) dini hari. Gol tersebut menjadi torehan gol ke seratus bagi Patrick Bamford selama di Liga Inggris.AFP/POOL/ Jon Super

Sementara itu, penyerang veteran Leeds, Patrick Bamford, tidak masuk dalam skuad. Menurut Farke, Bamford tidak masuk dalam rencananya untuk musim depan. ”Setelah dua musim terakhir, saya tidak akan membawanya sebagai pemain utama kami di Liga Inggris,” ujar sang pelatih kepada Sky Sports.

Bamford sudah membela Leeds sejak 2019. Dia pernah mencapai puncak kesuksesan ketika Liga Inggris musim 2020-2021. Pemain dengan satu penampilan bersama timnas Inggris itu menghasilkan 17 gol dan 9 asis dalam semusim. Prestasi itu tidak bisa dipertahankan setelah berbagai rentetan cedera. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan