Dari Barak ke Istana

Potret prajurit yang memimpin kudeta dan menjadi pemimpin di sejumlah negara.

20 Okt 2025 07:37 WIB · Internasional

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Dunia dibuat terkejut, saat seorang kolonel angkatan darat, Kolonel Michael Randrianirina, yang merebut kekuasaan melalui kudeta militer, dilantik sebagai pemimpin baru Madagaskar pada hari Jumat (17/10/2025). Perebutan kekuasaan berlangsung sangat cepat. Ia menggulingkan Presiden Andry Rajoeliana dan membuatnya melarikan diri dari negara itu dan bersembunyi.

Kolonel Michael Randrianirina, komandan unit elite angkatan darat, mengambil sumpah jabatan untuk menjadi presiden baru dalam sebuah upacara di ruang utama Mahkamah Konstitusi Tinggi negara itu, di hadapan sembilan hakim berjubah merah.

Komandan unit militer CAPSAT Kolonel Michael Randrianirina bergabung dengan para pengunjuk rasa untuk mengumumkan bahwa angkatan bersenjata mengambil kendali negara di Antananarivo, Madagaskar, Selasa, (14/10/2025).

Kenaikannya ke kursi kepresidenan terjadi hanya tiga hari setelah ia mengumumkan bahwa angkatan bersenjata mengambil alih kekuasaan di negara pulau di Samudra Hindia di lepas pantai timur Afrika. Negara itu berpenduduk sekitar 30 juta orang.

Sebelumnya, Randrianirina ditangkap pada November 2023 tepat sebelum pemilihan presiden dan dituduh merencanakan pemberontakan. Ia dikirim ke Penjara Tsiafahy. Setelah menghabiskan sekitar tiga bulan dalam tahanan, ia akhirnya dijatuhi hukuman penjara satu tahun yang ditangguhkan karena merusak keamanan negara. 

Randrianirina melancarkan aksinya pada Sabtu lalu ketika tentaranya memberontak dan bergabung dengan demonstrasi antipemerintah. Ia muncul dengan mengendarai mobil lapis baja di tengah para pengunjuk rasa dan menemani mereka ke alun-alun utama untuk berdemonstrasi. 

Komandan unit militer CAPSAT Kolonel Michael Randrianirina menunggu untuk dilantik sebagai presiden di Antananarivo, Madagaskar, Jumat (17/10/2025).
Komandan unit militer CAPSAT Kolonel Michael Randrianirina (tengah) tiba di istana kepresidenan untuk mengumumkan bahwa angkatan bersenjata mengambil kendali negara di Antananarivo, Madagaskar, Selasa (14/10/2025).
Kolonel Michael Randrianirina tiba di pengadilan tinggi konstitusi untuk dilantik sebagai presiden di Antananarivo, Madagaskar, Jumat (17/10/2025).
Komandan unit militer CAPSAT Kolonel Michael Randrianirina saat wawancara dengan Associated Press di Antananarivo, Madagaskar, Rabu (14/10/2025).

Kemunculannya menjadikan sebagai pemimpin pemberontakan, yang sebelumnya tidak memiliki sosok yang terlihat sebagai pemimpinnya. Kudeta militer Randrianirina telah dikecam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Afrika, yang menangguhkan keanggotaan Madagaskar.

Kolonel tersebut bukanlah orang pertama dalam sejarah yang bangkit dari barak menuju istana presiden. Setidaknya ada lima pemimpin militer terkenal lainnya yang pernah mengalami jalan yang sama.

Jenderal Min Aung Hlaing, kepala dewan militer, memeriksa para perwira saat parade untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata Myanmar ke-80 di Naypyitaw, Myanmar, Senin (27/10/2025).

Min Aung Hlaing di Myanmar

Setelah puluhan tahun naik pangkat secara bertahap dan disengaja di militer Myanmar, Min Aung Hlaing diangkat menjadi kepala staf gabungan angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara pada tahun 2010. Jabatan ini merupakan jabatan tertinggi ketiga militer.

Setahun kemudian, ia diangkat menjadi panglima tertinggi dan menghabiskan dekade berikutnya untuk mengonsolidasikan kekuasaan dan pengaruhnya. Menghadapi masa pensiun pada Juli 2021, Min Aung Hlaing merebut kekuasaan melalui kudeta militer pada Februari tahun itu.

Ia mendeklarasikan keadaan darurat, menyerahkan seluruh kekuasaan negara kepadanya, dan membentuk pemerintahan militer, yang dinamai Dewan Administrasi Negara. Sejak saat itu, ia telah memerintah Myanmar dengan berbagai gelar. Pemerintahan militer telah mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan pemilihan umum pada akhir tahun ini.  

Mayor Jenderal Idi Amin, kepala negara militer baru untuk Uganda, memeriksa pasukannya di Kampala, setelah kudeta militernya 4 Februari 1972.

Idi Amin di Uganda

Idi Amin memulai karier militernya sebagai juru masak dan bertugas di tentara kolonial Inggris. Setelah kemerdekaan Uganda pada tahun 1962, ia dengan cepat naik pangkat di militer di bawah arahan Presiden Milton Obote hingga menjadi panglima tentara. 

Pada Januari 1971, Obote sedang berada di Singapura untuk menghadiri pertemuan puncak Persemakmuran ketika Amin mengambil alih kekuasaan melalui kudeta militer. Obote melarikan diri ke negara tetangga Tanzania setelah kudeta tersebut. Ini akibat dari meningkatnya permusuhan politik dan pribadi antara keduanya.

Rakyat Uganda awalnya menyambut baik naiknya Amin ke tampuk kekuasaan karena ia berjanji akan membebaskan tahanan politik dan memulihkan demokrasi. Namun, rezimnya dengan cepat berubah menjadi diktator brutal yang diwarnai kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Amin sendiri digulingkan pada April 1979 oleh pasukan invasi yang terdiri dari militer Tanzania dan pemberontak Uganda.

Jenderal Kenan Evren, berdiri bersama para pemimpin lain hasil kudeta militer 12 September saat upacara di makam pendiri Turki modern, Kemal Ataturk, di Ankara, Turki, 29 Oktober 1980.

Kenan Evren di Turki

Kenan Evren memulai karier militernya sebagai perwira di akademi militer. Ia naik pangkat selama beberapa dekade hingga mencapai pangkat tertinggi jenderal, dan menjabat sebagai kepala staf umum. 

Ia memimpin kudeta militer di Turki pada September 1980 setelah berbulan-bulan kekerasan antara militan sayap kiri dan sayap kanan yang hampir menjerumuskan negara itu ke dalam perang saudara. Pemimpin kudeta mengambil alih kursi kepresidenan dan kemudian menulis ulang konstitusi untuk menjamin kekuatan politik militer. 

Militer membubarkan parlemen dan memerintah melalui Dewan Keamanan Nasional, yang dipimpin oleh Evren. Ini secara efektif membuatnya menjalankan negara sebagai seorang diktator. Periode kekuasaan militer tunggalnya berakhir ketika ia secara resmi mengambil alih gelar presiden Turki ketujuh pada November 1982.

Saat itu konstitusi baru disetujui melalui referendum, dan ia menjabat hingga November 1989. Pada tahun 2012, ia diadili karena memimpin kudeta dan kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan terhadap negara.

Mantan Presiden Ghana Jerry Rawlings berbicara pada rapat umum kampanye terakhir untuk kandidat presiden oposisi John Atta Mills, di Tema, Ghana., 5 Desember 2008.

Jerry Rawlings di Ghana

Jerry Rawlings naik ke tampuk kekuasaan melalui dua kudeta militer pertama pada Juni 1979. Pada Desember 1981, ia kembali melakukan kudeta militer, sebelum beralih menjadi presiden yang dipilih secara demokratis.

Rawlings, pilot Angkatan Udara Ghana, menjadi terkenal karena keberhasilan kudeta pertama yang dipimpinnya. Ia sempat menjabat sebagai penguasa Ghana sebelum akhirnya menyerahkan kekuasaannya.

Dalam kudeta kedua pada tahun 1981, ia menggulingkan pemerintahan sipil dan memimpin kediktatoran militer Dewan Pertahanan Nasional Sementara pada awal 1990-an. Setelah penyusunan konstitusi baru pada tahun 1992, ia terpilih secara demokratis sebagai presiden dan menjabat selama dua periode empat tahun, dari Januari 1993 hingga Januari 2001.

Ia dipuji atas reformasi ekonominya, tetapi juga dikritik atas pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penahanan sewenang-wenang dan penghilangan paksa.

Sebuah kelompok yang mendukung Jenderal. Augusto Pinochet merayakan ulang tahun ke-50 kudeta militer yang dipimpin oleh Pinochet, di dekat istana presiden La Moneda, di Santiago, Chili, 9 September 2023.

Augusto Pinochet di Chile

Augusto Pinochet adalah seorang perwira militer karier yang telah naik pangkat dan diangkat menjadi panglima tertinggi angkatan darat oleh Presiden Chile Salvador Allende pada Agustus 1973. Bulan berikutnya, Allende, presiden sosialis yang terpilih secara demokratis, digulingkan dalam kudeta militer berdarah yang dipimpin oleh Pinochet. 

Militer mengepung dan mengebom istana presiden, La Moneda, tempat Allende tinggal hingga ia meninggal karena bunuh diri. Setelahnya, militer memberlakukan junta militer di mana Pinochet muncul untuk mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin tunggal.

Ia menerapkan kediktatoran yang kejam selama 17 tahun. Hingga tahun 1990, rakyat Chile hidup dalam periode yang ditandai oleh pelanggaran hak asasi manusia yang sistematis dan penerapan kebijakan ekonomi pasar bebas yang radikal. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Iwan Setiyawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto