Ukraina akhirnya menerima kerja sama ekonomi dengan AS, termasuk berbagi hasil kekayaan mineral tanah jarang, meski belum ada jaminan keamanan yang jelas.
26 Feb 2025 08:53 WIB · Internasional
KYIV, RABU — Setelah Rusia menawarkan mineral logam tanah jarang kepada Amerika Serikat, Ukraina pun menyetujui kerangka kesepakatan ekonomi, termasuk akses ke mineral tanah jarang Ukraina, dengan AS. Ukraina berharap kesepakatan yang akan ditandatangani secepatnya pada Jumat (28/2/2025) itu akan memberikan jaminan keamanan di masa depan dari AS.
Dilaporkan media Ukraina, European Pravda, pada Rabu (26/2/2025), Wakil Perdana Menteri Ukraina Olha Stefanishyna mengatakan, AS-Ukraina masih merampungkan kesepakatan pemanfaatan mineral Ukraina. "Kami berharap pemimpin AS dan Ukraina meneken dan mengesahkan ini di Washington secepatnya," kata dia.
Presiden AS Donald Trump menyebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mungkin akan di AS akhir pekan ini. Salah satu agenda kunjungannya untuk meneken kesepakatan mineral.
Komisioner Eropa bidang Strategi Industri dan Kesejahteraan Stéphane Séjourné menyebut, 21 dari 30 mineral penting yang dibutuhkan UE bisa dipasok Ukraina. "Kami tidak akan pernah meminta kesepakatan yang tidak saling menguntungkan," kata dia.
Secara tidak langsung, ia menyorot tawaran kesepakatan AS. Dalam dua versi sebelumnya, Washington menuntut hak atas pengelolaan dan keuntungan penambangan mineral Ukraina tanpa menjelaskan imbal baliknya ke Kyiv. AS berkilah, Kyiv menerima bantuan ratusan miliaran dollar AS selama perang.
Perkembangan terbaru itu diutarakan tiga pejabat senior Ukraina yang tak mau disebutkan namanya, sebagaimana dilaporkan sejumlah kantor berita, Rabu (26/2/2025). Ukraina sedang menyusun rencana kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ke AS untuk bertemu Presiden AS Donald Trump di Washington.
Kesepakatan ekonomi ini disebutkan akan memberikan kesempatan kepada Zelenskyy dan Trump untuk membahas bantuan militer berkelanjutan bagi Ukraina. Alasan itulah yang membuat Ukraina memutuskan menyetujui kesepakatan.
Trump sudah mengetahui rencana kedatangan Zelenskyy dan tidak ada masalah jika ia mau menandatangani kesepakatan itu bersamanya. Trump menilai kesepakatan ini sangat besar dan dapat bernilai 1 triliun dollar AS. Sebelum tanda tangan, ada beberapa rincian teknis yang masih harus diselesaikan.
Namun, di dalam draf kesepakatan itu tidak disertakan proposal pemerintahan Trump agar Ukraina memberikan keuntungan senilai 500 miliar dollar AS kepada AS dari mineral tanah jarang sebagai kompensasi atas bantuannya di masa perang kepada Kyiv.
”Pembayar pajak Amerika sekarang akan mendapatkan kembali uang mereka. Biden menghambur-hamburkan uang seperti permen kapas. Kami ingin mendapatkan uang itu kembali,” kata Trump.
Ketika ditanya apa yang akan diperoleh Ukraina sebagai imbalan atas kesepakatan mineral tersebut, Trump menyebutkan, dana 350 miliar dollar AS serta peralatan militer dan hak untuk terus bertempur.
Ketika ditanya tentang berapa lama AS akan terus menyediakan senjata bagi Ukraina, Trump mengatakan, itu bisa berlanjut untuk sementara waktu dan mungkin sampai AS mencapai kesepakatan dengan Rusia. Namun, Trump kembali meramalkan perang dapat diakhiri dengan cepat.
Untuk kesepakatan ekonomi Ukraina-AS, rencananya AS dan Ukraina akan bersama-sama mengembangkan kekayaan mineral Ukraina. Pendapatannya akan masuk ke ”dana bersama untuk Ukraina dan AS”. Ukraina akan menyumbangkan 50 persen dari hasil kekayaan sumber daya alam milik negara, termasuk mineral, minyak, dan gas.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/26/c1c6cf31b4661629ad33ee18d6e7a843-New_Yorkers_Rally_For_Ukraine_On_War_s_3rd_Anniversary.jpg)
Ukraina memiliki endapan 22 dari 34 mineral yang diidentifikasi oleh Uni Eropa sebagai mineral penting. Mineral tersebut meliputi bahan industri dan konstruksi, yakni ferroalloy (paduan besi dengan unsur logam non-ferrous, seperti silikon, mangan, kromium, aluminium, atau titanium), logam mulia dan non-ferrous (contohnya aluminium, magnesium, tembaga, seng, nikel, timah hitam, timah putih, emas, perak, dan platina), serta beberapa unsur tanah jarang. Cadangan grafit Ukraina, komponen pokok dalam baterai kendaraan listrik dan reaktor nuklir, setara 20 persen dari sumber daya global.
Mengacu pada penjelasan Badan Geologi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, logam tanah jarang (LTJ) merupakan mineral yang bersifat magnetik dan konduktif. Mineral itu banyak digunakan di perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, komputer.
LTJ dimanfaatkan di sektor kesehatan, otomotif, penerbangan, hingga industri pertahanan. Banyak senjata militer canggih diproduksi dengan komponen yang harus dibuat dengan LTJ.
LTJ terdiri dari kumpulan 17 unsur kimia. Unsur itu adalah scandium (Sc), lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd), promethium (Pm), samarium (Sm), europium (Eu), gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), holmium (Ho), erbium (Er), thulium (Tm), ytterbium (Yb), lutetium (Lu) dan yttrium (Y).
Di industri tambang, LTJ kadang disebut juga sebagai mineral ikutan. Sebab, mineral itu hasil dari penambangan komoditas lain. Di Indonesia, LTJ antara lain ditemukan di antara penambangan nikel, bauksit, dan timah.
Seorang pejabat Ukraina mengatakan, kerangka baru kesepakatan LTJ AS-Ukraina memiliki persyaratan investasi yang lebih baik. Ukraina memperoleh amendemen yang menguntungkan dan memandang hasilnya ”positif”. Namun, kesepakatan itu tidak mencakup jaminan keamanan.
Mengenai poin ini akan dibahas saat Zelenskyy dan Trump bertemu. ”Ada klausul umum yang menyatakan Amerika akan berinvestasi di Ukraina yang berdaulat, stabil, dan makmur, bahwa Amerika akan bekerja untuk perdamaian abadi, dan bahwa Amerika mendukung upaya untuk menjamin keamanan,” kata salah seorang pejabat Ukraina.
Zelenskyy sebelumnya menolak tuntutan Trump untuk memberi AS mineral berharga 500 miliar dollar AS yang digunakan dalam kedirgantaraan, kendaraan listrik, dan teknologi lainnya. Jumlah ini jauh di atas angka resmi sebesar 60 miliar dollar AS dalam bantuan militer AS untuk Ukraina sejak invasi.
Sumber Ukraina mengatakan, AS telah memangkas referensi 500 miliar dollar AS. ”Mereka menghapus semua klausul yang tidak sesuai dengan kami,” kata salah seorang sumber di Ukraina.
Trump telah mengubah kebijakan luar negeri AS terkait perang Ukraina-Rusia dengan membuka dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. AS memihak Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa daripada sekutu-sekutunya di Eropa untuk mendorong resolusi yang menyerukan agar perang diakhiri tanpa mengecam invasi Rusia ke Ukraina atau membela integritas teritorial Ukraina.
Pada pekan lalu, Trump mengecap pemimpin Ukraina sebagai ”diktator” dan menyerukannya untuk ”bergerak cepat” mengakhiri perang. Itu dilakukan sehari setelah pejabat Rusia dan AS mengadakan pembicaraan di Arab Saudi tanpa Ukraina. Zelenskyy sebelumnya menuduh Trump tinggal di ”ruang disinformasi” Rusia.
Presiden Perancis Emmanuel Macron bertemu Trump, Senin, dan memberi pengarahan kepada Zelenskyy mengenai pembicaraannya. Ia akan berbicara dengan para pemimpin Eropa lainnya melalui konferensi video, Rabu waktu setempat.
Berbicara di Gedung Putih, Macron memperingatkan Trump bahwa perdamaian tidak dapat berarti ”menyerahkan diri” Ukraina. Ia juga meminta dukungan AS untuk setiap kemungkinan pengerahan pasukan Eropa yang bertujuan untuk mempertahankan kesepakatan damai.
Perubahan sikap Trump terhadap Rusia telah memicu kekhawatiran hal itu tidak hanya dapat mengakhiri dukungan AS untuk Ukraina, tetapi juga untuk seluruh Eropa.
Macron juga berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Selasa. Starmer mengatakan, keduanya memuji Trump karena ”berusaha keras untuk mencapai perdamaian yang langgeng di Ukraina”.
Starmer, yang akan mengunjungi Gedung Putih, bersikeras bahwa ”dukungan” AS sangat penting untuk mencegah Rusia ”meluncurkan invasi lain hanya dalam waktu beberapa tahun”. (REUTERS/AFP/AP)
Penulis:
Luki AuliaEditor:
Fransisca Romana Ninik WPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .